|
Apakah tanda Binatang itu?
Sepanjang masa Kesengsaraan, untuk
menundukkan semua manusia ke bawah pengendaliannya, Antikristus
akan memaksa semua orang menerima tanda baik di tangan kanan maupun
di dahi mereka. Tanda ini adalah tanda Binatang itu. Antikristus
akan menuntut semua manusia untuk menerima tanda ini sehingga Ia
bisa menjadikan semua orang sebagai hambanya. Ia akan melanjutkan
dengan rancangan politisnya dengan menggunakan kehidupan semua manusia
ada di bawah pengaruhnya. Kalau seseorang tidak memiliki tanda yang
menunjukkan bahwa ia adalah milik Binatang itu, ia akan melarang
mereka untuk membeli atau menjual sesuatu. Ketika Binatang itu muncul
di bumi ini, manusia di bumi akan dipaksa untuk menerima tanda ini
baik namanya atau bilangannya.
Kalau dihitung, bilangan dari Binatang
ini adalah tanda 666 ini. Ini berarti bahwa Binatang itu, yang adalah
Antikristus, menyatakan dirinya sendiri sebagai Jahweh. Dengan kata
lain, itu menunjukkan kesombongan manusia yang sedang berusaha untuk
menjadi Jahweh. Dengan demikian, siapa saja yang menerima tanda
ini di tangan kanan atau di dahinya akan melayani dan menyembah
Binatang Antikristus sebagai Jahweh.
Ketika dunia menghadapi kesulitan yang
semakin mendekat dengan malapetaka ketujuh sangkakala, Antikristus,
dengan kuasa Iblis, akan membawa seluruh dunia ke bawah penguasannya
dengan kekuatan yang besar. Dengan menyembuhkan dirinya sendiri
dari lukanya yang mematikan dan melakukan mujizat seperti menurunkan
api dari langit, ia akan membuat semua manusia di dunia ini mengikuti
dia. Seperti pahlawan yang muncul di masa-masa kesulitan, Antikristus,
seorang yang menerima kuasanya dari Iblis, akan menyelesaikan semua
masalah yang sulit yang dihadapi dunia dengan kedaulatan yang besar,
dan dengan itu akan dihormati oleh semua manusia di bumi ini sebagai
Jahweh. Karena Iblis kemudian membuat manusia melayani Antikristus
sebagai Jahweh, banyak yang memang akan memujanya demikian.
Antikristus dengan demikian melakukan
pekerjaan terakhirnya untuk menolong binatang yang lain muncul dari
bumi. Binatang yang kedua memaksa manusia untuk membuat patung dari
Binatang yang pertama, Antikristus itu; menghidupkan patung Binatang
ini dengan kuasa Iblis dan membuatnya bisa berbicara; dan membunuh
siapa saja yang tidak mau menyembah patung Binatang itu. Ia membuat
semua orang menerima tandanya baik di tangan kanan atau di dahinya,
dan melarang semua orang yang tidak menerima tanda itu untuk membeli
atau menjual sesuatu.
Menerima tanda Binatang itu berarti
menyerah kepadanya dan menjadi hambanya. Tanda ini bukan duterima
melalui paksaan fisik, tetapi dengan keputusan pribadi berdasarkan
pertimbangan akal. Tetapi karena kalau tidak menerima tanda ini
tidak seorangpun yang bisa membeli atau menjual sesuatu, dan bahkan
menjalani kehidupannya, semua manusia di dunia ini yang belum menerima
pengampunan dosa akan berdiri di pihak Binatang itu dan akhirnya
menyerah kepadanya.
Mereka yang kemudian menyerah kepada
Binatang itu dan menerima tandanya semuanya akan dibuang, bersama-sama
dengan Si Jahat, ke lautan yang menyala dengan api dan belerang.
Orang-orang Kristen nominal yang belum dilahirkan kembali akan,
karena di dalam hati mereka tidak didiami oleh Roh Kudus, beralih
pada masa akhir jaman, menerima tandanya di tangan kanan atau di
dahinya, dan menyembah dia sebagai Jahweh. Pada saat ini, hanya
mereka yang sudah menerima pengampunan dosa dan yang memiliki Roh
Kudus di dalam hatinya yang akan mampu melawan tuntutan Binatang
itu untuk menerima tandanya, dan berperang melawan serta menang
atas Antikristus dengan iman.
Kembali ke Daftar
|