|
Dapatkah seseorang
membeli Roh Kudus dengan usahanya sendiri?
<Kisah Para Rasul 8:14-24>
“Ketika rasul-rasul di Yerusalem
mendengar, bahwa tanah Samaria telah menerima firman Jahweh, mereka
mengutus Petrus dan Yohanes ke situ. Setibanya di situ kedua rasul
itu berdoa, supaya orang-orang Samaria itu beroleh Roh Kudus. Sebab
Roh Kudus belum turun di atas seorang pun di antara mereka, karena
mereka hanya dibaptis dalam nama Tuhan Jahshua. Kemudian keduanya
menumpangkan tangan di atas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus.
Ketika Simon melihat, bahwa pemberian Roh Kudus terjadi oleh karena
rasul-rasul itu menumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada
mereka, serta berkata: "Berikanlah juga kepadaku kuasa itu,
supaya jika aku menumpangkan tanganku di atas seseorang, ia boleh
menerima Roh Kudus." Tetapi Petrus berkata kepadanya: "Binasalah
kiranya uangmu itu bersama dengan engkau, karena engkau menyangka,
bahwa engkau dapat membeli karunia Jahweh dengan uang. Tidak ada
bagian atau hakmu dalam perkara ini, sebab hatimu tidak lurus di
hadapan Jahweh. Jadi bertobatlah dari kejahatanmu ini dan berdoalah
kepada Tuhan, supaya Ia mengampuni niat hatimu ini; sebab kulihat,
bahwa hatimu telah seperti empedu yang pahit dan terjerat dalam
kejahatan." Jawab Simon: "Hendaklah kamu berdoa untuk
aku kepada Tuhan, supaya kepadaku jangan kiranya terjadi segala
apa yang telah kamu katakan itu.
Dapatkah seseorang menerima Roh Kudus
Melalui penumpangan tangan? |
Tidak. Ia harus percaya
Injil air dan Roh. |
Berdasarkan Firman Jahweh di atas,
saya mau menyampaikan sebuah khotbah mengenai apakah “seseorang
bisa menerima Roh Kudus berdiam di dalam dirinya melalui usahanya
sendiri.” Para rasul di gereja mula-mula menerima kuasa dari Jahweh
dan kemudian di utus olehNya ke berbagai tempat. Ada beberapa peristiwa
supernatural dalam Kisah Para Rasul, salah satunya adalah turunnya
Roh Kudus ke atas orang-orang percaya melalui penumpangan tangan.
Alkitab berkata, “d were sent to various places by Him. There are
several supernatural events in Acts, one of them being the Holy
Spirit’s descent upon believers when the Apostles laid their hands
on their heads. The Bible says, “Saat para rasul menumpangkan
tangan kepada mereka yang belum menerima Roh Kudus meskipun mereka
sudah percaya Jahshua, maka mereka menerima Roh Kudus.”
Bagaimana mereka menerima Roh Kudus
penumpangan tangan? Pada saat itu, pekerjaan Tuhan masih sedang
ditulis dan pekerjaan itu belum selesai, sehingga Jahweh memberikan
kuasa khusus kepada para rasul untuk melakukan missi Jahweh. Jahweh
menyertai para rasul dan membuat banyak mujizat dan tanda ajaib
melalui mereka. Itu adalah masa yang khusus, saat Jahweh melakukan
keajaiban dan mujizat yang bisa dilihat dengan mata manusia agar
orang-orang percaya bahwa Jahshua adalah Anak Jahweh dan Juruselamat.
Semua itu dilakukan Jahweh, bersama dengan para rasul, untuk menunjukkan
degan penuh kuasa karya Roh Kudus untuk membuktikan bagwa Jahshua
adalah Jahweh dan bahwa Ia Anak, Sang Juruselamat. Kalau Roh Kudus
tidak bekerja melalui kejaiban dan mujizat pada zaman gereja mula-mula,
tidak akan ada orang yang percaya bahwa Jahshua adalah Juruselamat.
Namun, bagi kita tidak perlu menerima
Roh Kudus melalui kejaiban dan mujizat saat ini, karena Alkitab
sudah ditulis secara lengkap. Berdiamnya Roh Kudus sekarang ini
bergantung kepada iman. Dengan kata lain, dengan percaya kepada
Injil kebenaran. Jahweh memberikan Roh Kudus berdiam di dalam mereka
yang memiliki iman di dalam Injil kebenaran di hadapan Jahweh.
Berdiamnya Roh Kudus haya terjadi kepada mereka yang percaya kepada
Firman Jahweh, setelah semua itu digenapi oleh kedatangan Jahshua
ke dunia dan dengan baptisan Jahshua dan darahNya.
Saat-saat ini, banyak hamba Tuhan
yang mengajar orang percaya bahwa penampakan-penampakan mujizat
adalah tanda dari berdiamnya Roh Kudus. Dan mereka membimbing orang
percaya untuk menerima Roh Kudus dengan cara yang sama. Mereka
mendustai orang lain dengan memberikan ajaran palsu, seperti mengajarkan
bahwa bahasa roh adalah tanda kedatangan Roh Kudus. Hamba Tuhan-hamba
Tuhan itu menganggap diri mereka sebagai rasul yang melakukan kejaiban
dan mujizat, dan mereka menarik perhatian banyak orang fanatik yang
mau mengenal Jahweh melalui pengalaman emosi mereka.
Orang-orang fanatik ini telah menyebarkan
kekristenan ke seluruh dunia, dan banyak orang percaya mengikuti
ajaran mereka dan menerima roh jahat melalui cara-cara supernatural.
Bahkan sampai sekarang, mereka yang dipengaruhi ole orang-orang
fanatik itu berpikir bahwa mereka bisa membuat orang lain menerima
Roh Kudus melalui penumpangan tangan.
Mereka sama sesatnya seperti Simon,
penyihir yang muncul dalam ayat yang kita baca tadi. Mereka dicemarkan
oleh rasa puas diri dan keserakahan mereka sendiri, tetapi mereka
menimbulkan kekacauan. Pengajaran palsu seperti ini menarik orang
dari kebenaran yang memungkinkan seseorang menerima Roh Kudus di
hadapan Jahweh.
Bahkan sampai sekarang, banyak nabi-nabi
palsu melakukan pekerjaan Iblis melalui praktek-praktek keagamaan
yang keliru, dan berpura-pura melakukan pekerjaan Roh Kudus. Orang-orang
Kristen sejati harus bergantung sepenuhnya kepada Firman Jahweh,
dan mengerti Firman Jahweh sehingga bisa menerima Roh Kudus berdiam
dalam hidup mereka. Orang-orang yang disebut kelompok Pantekosta,
yang menekankan pengalaman fisik dari Roh Kudus, harus menanggalkan
ajaran mereka yang salah itu, kembali kepada Firman Jahweh dan percaya
kepada kebenaran, yang akan memimpin mereka kepada berdiamnya Roh
Kudus di dalam hidup mereka.
Simon adalah seorang penyihir terkenal
di Samaria pada masa itu. Setelah melihat murid-murid Jahshua membuat
orang lain menerima Roh Kudus, ia berusaha untuk membeli Roh Kudus
dengan uang. Orang-orang yang seperti dia tidak bisa lepas dari
menjadi hamba Iblis, dan dipakai olehnya untuk melakukan pekerjaannya.
Simon ingin menerima Roh Kudus, tetapi keinginannya hanyalah sekedar
ketamakan. Kita bisa melihat bahwa iman yang seperti ini bukanlah
iman sejati yang diberikan Roh Kudus.
Simon berusaha untuk membeli Roh Kudus
dengan uangnya karena keinginan dirinya untuk memiliki kuasa Roh
Kudus. Ia dengan keras ditegur oleh hamba Tuhan, Petrus karena
alasan itu. Meskipun dikatakan bahwa Simon percaya kepada Jahshua,
ia bukanlah orang yang menerima Roh Kudus melalui pengampunan dosa.
Dengan kata lain, ia berpikir bahwa ia bisa menerima berdiamnya
Roh Kudus dengan cara memberikan harta duniawi kepada Jahweh.
Meskipun secara sepintas dapat dilihat
bahwa ia percaya kepada Jahshua, tetapi di dalam hatinya, ia sama
sekali tidak memiliki hubungan dengan perkataan Jahshua yang sebenarnya.
nner thoughts were unrelated to Jesus’ true words. Justru ia dirasuki
oleh keserakahan yang luar biasa. Petrus, yang mengerti pikiran
Simon, menegurnya dengan keras karena ia berusaha memberli Roh Kudus,
yang adalah anugerah Jahweh, dengan uang. Ia berkata biarlah Simon
binasa dengan uangnya.
Hari-hari ini, nabi-nabi palsu yang
dikuasai oleh roh jahat berusaha untuk mendustai manusia dengan
membuat mereka berpikir bahwa semua kejaiban dan mujizat mereka
adalah karya Roh Kudus. Kita sering melihat banyak orang memuja
kemampuan yang demikian dan berdoa dengan sunggunh-sungguh untuk
menerima Roh Kudus. Tetapi orang harus ingat bahwa tidak seorangpun
yang bisa menerima Roh Kudus berdiam dalam hidup mereka melalui
doa yang dinaikkan dari keserakahan duniawi.
Apakah di sekitar anda ada orang-orang
karismatik? Anda harus berhati-hati dengan mereka. Mereka mendatangi
orang-orang lain dengan iman yang fanatik. Mereka berkata bahwa
mereka bisa mengusir roh jahat dan bahkan membuat seseorang menerima
Roh Kudus melalui penumpangan tangan. Tetapi, kuasa yang mereka
miliki bukan dari Roh Kudus, melainkan dari Iblis. Mereka yang
merasa bahwa mereka telah menerima Roh Kudus melalui penumpangan
tangan, sebenarnya menerima roh jahat.
Roh Kudus yang sungguh-sungguh berdiam
hanya di dalam mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh (1 Yohanes
5:3-7). Meskipun Injil air dan Roh telah ditulis dengan jelas di
dalam Alkitab, tetapi mereka tetap berusaha menjangkau Jahweh melalui
kekuatan dan pengalaman supernatural seperti trance, berbicara bahasa
roh, meramal, dan mengusir roh-roh jahat. Inilah sebabnya mengapa
guru-guru palsu menyesatkan begitu banyak orang kepada kepercayaan
Kristen takhayul yang bersumber dari si jahat.
Petrus menegur Simon dengan berkata;
“"Binasalah kiranya uangmu itu bersama dengan engkau, karena
engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia Jahweh dengan
uang.Tidak ada bagian atau hakmu dalam perkara ini, sebab hatimu
tidak lurus di hadapan Jahweh.” Kita harus menghela nafas penuh
keprihatinan atas kenyataan akan begitu banyaknya hamba Tuhan seperti
ini masa sekarang ini. Kebanyakan mereka adalah orang-orang Karismatik.
Mereka menuntut uang dari jemaat mereka. Kita harus menjaga jarak
dari iman yang semacam ini dan menerima Roh Kudus berdiam di dalam
diri kita dengan percaya kepada Injil air dan Roh yang sejati (Matius
3:15, 1 Petrus 3:21, Yohanes 1:29, Yohanes 19:21-23).
Orang-orang Karismatik bekerja melalui penumpangan
tangan!
Kita harus menjaga jarak dengan iman
yang seperti ini. Beberapa orang sekarang memiliki kepercayaan
yang salah bahwa mereka bisa menerima Roh Kudus kalau mereka menerimanya
dengan penumpangan tangan dari mereka yang memiliki kuasa. Mereka
berpikir bahwa karena Alkitab menulis ada banyak orang yang menerima
Roh Kudus melalui penumpangan tangan dari para rasul, maka mereka
juga bisa melakukan hal yang sama. Beberapa pendusta juga memiliki
kepercayaan yang konyol bahwa mereka bisa membuat orang didiami
Roh Kudus melalui penumpangan tangan mereka. Kita harus waspada
dengan keberadaan orang-orang yang demikian.
Kita harus ingat bahwa iman mereka
sangat berbeda dengan iman para rasul di masa gereja mula-mula.
Masa sekarang ini, tantangan terbesar untuk kepercayaan beberapa
orang Kristen adalah karena mereka tidak memiliki iman kepada Injil
air dan Roh yang sejati. Mereka berkata bahwa mereka percaya kepada
Jahweh, tetapi mereka tidak mengormatiNya dan bahkan mendustai orang
lain dan diri mereka sendiri. Orang-orang berdosa tidak bisa menerima
Roh Kudus dan juga tidak bisa membuat orang lain menerimaNya. Kalau
seseorang berkata bahwa Roh Kudus datang kepada seorang berdosa,
maka sebenarnya roh itu bukan Roh Kudus, tetapi roh jahat yang menyamar
sebagai Roh Kudus.
Para rasul dalam masa gereja mula-mula
adalah orang-orang yang mengenal dan percaya kepada Jahshua yang
adalah Juruselamat, yang menanggung dosa manusia melalui baptisan
Yohanes dan kematianNya di atas kayu salib. Mereka bisa menerima
Roh Kudus berdiam dalam kehidupan mereka karena mereka percaya kepada
kebenaran baptisan Jahshua dan darahNya di kayu salib. Mereka juga
mengabarkan Injil air dan Roh kepada orang-orang lain, dan menolong
orang-orang lain itu menerima Roh Kudus berdiam dalam kehidupan
mereka.
Tetapi akhir-akhir ini, banyak orang
Kristen salah mengerti. Mungkinkah seseorang yang berdosa menerima
Roh Kudus melalui penumpangan tangan dari hamba Tuhan yang juga
orang berdosa? Sama sekali tidak. Ada orang yang berkata bahwa
meskipun mereka memiliki dosa di dalam hati mereka, Roh Kudus sudah
berdiam di dalam hati mereka. Meskipun seseorang nampak seperti
seorang gembala yang baik di mata pengikutnya, ia tidak bisa membuat
siapapun menerima Roh Kudus jika di dalam hatinya masih ada dosa.
Namun demikian, banyak orang yang
memiliki iman yang salah seperti ini. Inilah sebabnya maka banyak
guru-guru palsu yang bisa membawa orang-orang ke neraka. Anda harus
mengerti kenyataan bahwa orang-orang yang mengajarkan iman yang
demikian adalah guru-guru palsu. Mereka adalah orang-orang yang
sudah ditawan oleh Iblis.
Kalau seseorang memiliki dosa di dalam
hatinya, bisakah Roh Kudus berdiam di dalam hati itu? Jawabannya
adalah tidak. Lalu apakah mungkin seseorang yang memiliki dosa
di dalam hatinya membuat orang lain didiami Roh Kudus? Sekali lagi,
jawabannya tidak. Lalu apa sebabnya orang-orang Karismatik sekarang
menunjukkan kejaiban dan mujizat dalam kekristenan, saat mereka
masih memiliki dosa di dalam hati mereka? Roh jahat yang memampukan
mereka. Roh Kudus tidak akan pernah bisa tinggal di dalam diri
orang berdosa. Ia hanya akan berdiam di dalam mereka yang memiliki
iman kepada Injil air dan Roh. Apakah anda yakin bahwa roh yang
ada di dalam anda adalah Roh Kudus?
Dalam Yohanes 3:5, Jahshua berkata,
“sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh,
ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Jahweh.” Jadi, berdiamnya
Roh Kudus hanya dapat diperoleh dengan percaya kepada Injil air
dan Roh yang sejati. Kesalahan orang-orang Kristen jaman sekarang
adalah percaya bahwa seseorang bisa menerima Roh Kudus berdiam dalam
dirinya dengan menerima penumpangan tangan dari hamba Tuhan yang
juga berdosa. Ini adalah kesalahan yang parah. Sekarang ini, banyak
orang Kristen dan hamba Tuhan yang percaya bahwa Roh Kudus berdiam
di dalam mereka melalui penumpangan tangan.
Hubungan antara pengampunan dosa yang sejati dengan
penumpangan tangan.
“Penumpangan tangan” adalah cara di
mana seseorang mengalirkan sesuatu kepada sesuatu yang lain. Bayangkan
begini: Kalau kita berbicara ke dalam sebuah mike, suara akan berjalan
melalui kabel ke amplifier dan kemudian keluar melalui loud speaker,
sehingga semua orang bisa mendengarkannya. Demikian juga, dalam
Perjanjian Lama, ketika seorang berdosa menumpangkan tangan kepada
binatang korban, ia memindahkan dosanya kepada korban itu, sehingga
orang itu diampuni dosanya. Dengan cara yang sama, kuasa Jahweh
dialirkan kepada orang-orang ketika hambaNya menumpangkan tangannya
ke atas mereka. Dengan demikian, penumpangan tangan memiliki arti
“memindahkan, mengalirkan.”
Orang-orang Karismatik tidak bisa
membuat orang-orang didiami Roh Kudus melalui penumpangan tangan
mereka, justru orang-orang lain itu akan menerima roh-roh jahat.
Anda harus mengingat bahwa seseorang yang memiliki kuasa roh jahat
akan megalirkan roh-roh jahat itu kepada orang lain melalui penumpangan
tangan. Saat orang yang dikuasai roh jahat melakukan penumpangan
tangan di atas kepala orang lain, roh jahat yang ada di dalam dirinya
mengalir kepada orang yang ditumpangi tangan itu, karena Iblis bekerja
melalui orang berdosa. Karena itu, semua orang harus percaya kepada
Injil air dan Roh kalau mereka mau didiami oleh Roh Kudus. Iblis
menguasai mereka yang berdosa, meskipun mereka percaya kepada Jahshua,
kalau mereka belum menerima pengampunan dosa.
Kalau seseorang menerima penumpangan
tangan dari seseorang yang dikuasai roh jahat, maka roh jahat juga
akan memasuki dirinya dan orang itu juga akan melakukan banyak keajaiban.
Kita harus tahu bahwa roh jahat mengalir kepada orang lain melalui
penumpangan tangan dan bahwa berdiamnya Roh Kudus hanya bisa dimungkinkan
melalui iman kepada Injil air dan Roh.
Penumpangan tangan adalah cara yang
ditetapkan Jahweh untuk mengalirkan sesuatu kepada seseorang. Tetapi
Iblis menyebabkan banyak orang menerima roh jahat melalui penumpangan
tangan. Hal itu diperburuk lagi dengan kenyataan bahwa saat ini
ada banyak orang yang berusaha untuk membeli kuasa Roh Kudus dengan
uang.
Kebanyakan orang Kristen salah paham tentang kebenaran
mengenai berdiamnya Roh Kudus.
Ketika ditanya bagaimana caranya mereka
bisa didiami oleh Roh Kudus, banyak orang menjawab bahwa hal itu
mungin terjadi melalui doa pertobatan atau puasa. Itu tidak benar.
Apakah Roh Kudus datang kepada anda saat anda menaikan doa-doa khusus
kepada Jahweh? Tidak. Berdiamnya Roh Kudus terjadi hanya kepada
mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh.
Karena Jahweh adalah kebenaran, Ia
menetapkan hukum untuk menerima Roh Kudus. Apakah Roh Kudus bisa
berdiam di dalam orang berdosa? Jawabannya pasti, tidak. Seseorang
tidak bisa menerima Roh Kudus melalui penumpangan tangan. Meskipun
seseorang menghadiri setiap KKR yang ada dan berdoa sepenuh kekuatannya
kepada Jahweh untuk menerima kuasa Roh Kudus, Roh Kudus tidak akan
pernah bisa dijangkaunya. Orang-orang berdosa bisa dipastikan tidak
akan pernah bisa menerima Roh Kudus berdiam di dalam dirinya. Orang-orang
berdosa bisa menerima Roh Kudus sebagai anugerah, tetapi hanya kalau
mereka menerima pengampunan dosa dengan percaya kepada Injil air
dan Roh.
Seseorang yang tidak mengenal Injil
air dan Roh tidak akan bisa didiami oleh Roh Kudus. Sekarang, ajaran
tentang Injil air dan Roh berkembang dengan pesat melalui literatur
Kristen, pertemuan-pertemuan gereja, Internet dan bahkan buku elektronik
di seluruh penjuru dunia. Karena itu setiap orang yang berusaha
mencari Injil yang benar bisa percaya kepadanya dan menerima Roh
Kudus berdiam di dalam dirinya. Kalau anda belum menerima Roh Kudus
berdiam dalam kehidupan anda, anda perlu menyadari bahwa untuk memperoleh
hal itu, anda harus percaya kepada Injil air dan Roh.
Contoh yang nyata dari iman palsu!
Hari-hari ini kalau kita mengamati
tanda-tanda orang yang menerima roh palsu, kita akan bisa melihat
dengan jelas keberadaan roh-roh jahat. “KKR untuk Roh Kudus” adalah
pertemuan di mana orang-orang angat ingin menerima Roh Kudus. Dalam
pertemuan itu, kita melihat orang-orang bertepuk tangan dan menaikkan
doa pertobatan sambil menangis dan berpuasa. Pengkhotbah menyuruh
mereka untuk menaikkan doa-doa fanatik dengan mengatakan bahwa Roh
Kudus tidak akan datang sebelum mereka melakukannya. Lalu orang-orang
berseru “Tuhan!” dan memulai doa-doa fanatik mereka.
Apakah orang-orang fanatik itu akan
didiami Roh Kudus dengan cara demikian? Tidak. Anda akan melihat
ada orang yang berteriak-teriak dan terjengkang, lalu gemetar sambil
mengeluarkan suara-suara yang aneh dalam pertemuan-pertemuan seperti
itu. Beberapa orang terjengkang dan gemetar di lantai di sana-sini
lalu berteriak dan mulai berkata dalam bahasa roh. Seseorang berteriak
sekuat tenaga dan orang-orang yang datang dipenuhi dengan luapan
perasaan. Beberapa orang kemudian mengepalkan tangannya, bergetar
dan kemudian berkata-kata dalam bahasa roh. Orang-orang berkata
bahwa semua tanda itu adalah bukti bahwa Roh Kudus hadir di antara
mereka. Tetapi pernahkah anda memikirkan mengenai apa yang terjadi
ketika roh jahat sedang bekerja? Apakah itu juga pekerjaan Roh
Kudus? Tentu saja bukan.
Iblis mendustai banyak orang Kristen.
Sekarang ini, banyak orang Kristen
menjalani kehidupan keagamaan seperti yang dikehendaki Iblis. Iblis
menipu manusia dengan mengatakan kepada mereka bahwa mereka harus
menerima penumpangan tangan dari seorang hamba Tuhan yang juga memiliki
dosa supaya mereka bisa menerima Roh Kudus. Banyak orang Kristen
cenderung untuk percaya kepada doktrin ini sebagai doktrin yang
benar. Iblis juga menanamkan gagasan ke dalam pikiran manusia bahwa
mereka akan menerima Roh Kudus kalau mereka berdoa dengan sungguh-sungguh.
Iblis sudah berusaha untuk menambah jumlah orang yang memiliki iman
seperti ini sampai dua atau tiga kali lipat.
Karena itu banyak orang yang tidak
tahu, dan bahkan tidak mau mencoba untuk mempelajari Injil air dan
Roh. Kita harus bergumul untuk menghindari pemikiran-pemikiran
yang dicoba untuk dimasukkan Iblis ke dalam pikiran kita serta tahu
dan percaya kepada Injil air dan Roh. Berdiamnya Roh Kudus hanya
terjadi di dalam diri mereka yang telah percaya kepada Injil air
dan Roh. Anda harus percaya kebenaran ini.
Kesalahpahaman orang Kristen tentang berdiamnya
Roh Kudus.
Pertama, ada kesalahpahaman yang besar
di dalam kepercayaan orang-orang Kristen Karismatik. Mereka berusaha
menerima Roh Kudus dengan masih memiliki dosa di dalam hati mereka.
Mereka dengan keliru percaya bahwa meskipun mereka masih memiliki
dosa di dalam hati, mereka akan mampu menerima berdiamnya Roh Kudus.
Tetapi, o yang tidak memiliki iman kepada Injil air dan Roh tidak
bisa menerima kepernuhan Roh Kudus.
Yang kedua, dikatakan bahwa kesombongan
mereka telah membuat mereka tidak menerima Roh Kudus. Lalu apakah
itu berarti bahwa seseorang bisa menerima Roh Kudus berdiam di dalam
hatinya kalau ia tidak berlaku sombong? Apakah ada seorang saja
di dunia ini yang sama sekali tidak memiliki kesombongan? Orang-orang
yang kesombongannya tidak akan diampuni adalah mereka yang menambahkan
kata-kata mereka sendiri kepada Firman Jahweh. Banyak orang mencoba
untuk menerima Roh Kudus melalui cara mereka sendiri, dengan mengabaikan
Injil air dan Roh. Namun, Roh Kudus hanya berdiam di dalam mereka
yang percaya kepada Injil air dan Roh.
Yang ketiga, dikatakan bahwa Roh Kudus
datang dan berdiam di dalam seseorang kalau seseorang dengan jujur
mengakui segala dosanya di hadapan Jahweh. Karena itu, mereka didorong
untuk mengakui semua dosa mereka kalau mereka mau menerima Roh Kudus.
Tetapi anda harus ingat bahwa Roh Kudus tidak tinggal di dalam kehidupan
seseorang hanya karena orang itu mengakui dosa. Kebanyakan orang
Kristen masa kini sungguh-sungguh merindukan Roh Kudus berdiam dalam
kehidupan mereka dan memenuhi mereka, tetapi mereka tidak mendapatkan
semua itu karena mereka masih memiliki dosa di dalam hati mereka.
Orang-orang dengan keinginan yang terburu-buru seperti itu akan
dimangsa oleh Iblis.
Yang keempat, beberapa orang berkata
bahwa kita bisa meneima Roh Kudus berdiam di dalam kita kalau kita
dengan sungguh-sungguh meminta kepada Jahweh untuk memberikannya
kepada kita. Tetapi hal itu juga tidak bis akita dapatkan dengan
mengemis kepada Jahweh. Ini juga pandangan yang keliru.
Kelima, ada orang-orang yang menyamakan
berdiamnya Roh Kudus dengan kepemilikan atas beberapa kuasa rohani.
Berbicara dalam bahasa roh dianggap sebagai bukti umum dari berdiam
Roh Kudus. Tetapi Roh Kudus tidak tinggal di dalam hati seseorang
hanya karena ia bisa mengusir roh jahat dalam nama Jahshua atau
berbicara bahasa roh. Dosa adalah milik Iblis. Bisakah orang yang
memiliki dosa di dalam hatinya sungguh-sungguh berkata bahwa ia
sudah menerima Roh Kudus berdiam di dalam hidupnya hanya karena
ia memiliki kemampuan khusus tertentu? Sekali lagi, ini juga pandangan
yang tidak tepat yang dinyatakan oleh Iblis.
Injil air dan Roh yang diberikan Jahshua
kepada kita adalah satu-satunya Injil yang benar yang akan membawa
kita kepada menerima berdiamnya Roh Kudus di dalam kehidupan kita.
Kalau anda masih berpikir bahwa anda bisa menerima Roh Kudus dan
pengampunan dosa melalui cara-cara yang lain, maka anda sedang disesatkan.
Saya harap bahwa anda membebaskan diri anda dari kepercayaan-kepercayaan
yang salah dan kemudian masuk kepercayaan dalam pikiran yang rohani
dan iman yang sejati.
Tidak berlebihan kalau dikatakan bahwa
sekarang ini banyak orang Kristen yang dikuasai oleh roh-roh jahat.
Banyak orang Kristen di seluruh penjuru dunia jatuh kepercayaan
dalam kuasa Iblis karena mereka mau menerima Roh Kudus dengan menghadiri
KKR-KKR atau dengan penumpangan tangan. Mereka mendatangi orang-orang
tertentu seperti hamba Tuhan yang melayani di rumah-rumah doa, majelis-majelis
senior, pengkhotbah-pengkhotbah KKR atau hamba Tuhan-hamba Tuhan
yang dikatakan memiliki kuasa Roh Kudus. Mereka mendatangi orang-orang
itu dengan harapan bahwa mereka akan menerima Roh Kudus melalui
penumpangan tangan. Tetapi tidak ada seorangpun yang menerima Roh
Kudus berdiam di dalam diri mereka melalui iman yang demikian, bagaimanapun
kuatnya mereka percaya kepada Jahshua. Dengan kata lain, tidak
ada satu orangpun, selain Jahweh yang bisa membuat seseorang menerima
Roh Kudus berdiam di dalam kehidupan mereka.
Seperti Simon, banyak orang jaman
sekarang berusaha untuk membeli Roh Kudus. Mereka berusaha menerima
Roh Kudus dengan percaya kepada pengajaran dunia, bukan kepada Injil.
Kebanyakan orang Kristen terjebak kepada pemahaman ini. Sebenarnya,
Roh Kudus hanya datang kepada orang-orang yang memenuhi persyaratan
untuk menerimaNya. Satu-satunya rumus untuk menerima Roh Kudus
adalah percaya kepada Injil air dan Roh dan itulah satu-satunya
jawaban kebenaran (Kisah Para Rasul 2:38).
Penerimaan Roh Kudus melalui penumpangan
tangan hanya berlaku untuk sementara, yaitu di mana gereja mula-mula.
Setelah masa itu, berdiamnya Roh Kudus terjadi kepada seseorang
sekaligus ketika mereka mengerti dan percaya di dalam Injil air
dan Roh. Dengan demikian, kalau bukan pekerjaan Roh Kudus yang terjadi
berdasarkan iman kepada Firman Jahweh, maka itu adalah pekerjaan
roh jahat. Jahweh berkata bahwa roh jahat adalah hamba-hamba Iblis,
dan Iblis bekerja dengan cerdik begitu rupa sehingga manusia tidak
bisa menerima pengampunan dosa meskipun mereka sudah percaya kepada
Jahshua. Iblis mendustai manusia dengan berkata bahwa mereka akan
menerima Roh Kudus kalau mereka percaya kepada Jahshua dan menerima
penumpangan tangan. Iblis mengembangkan wilayahnya di seluruh penjuru
dunia ini dengan tipuan-tipuan semacam ini.
Kita akan melihat gejala-gejala dari
mereka yang dikuasai roh jahat. Pertama-tama, kita akan menguji
gejala-gejala itu dalam diri seorang peramal atau dukun, kita akan
melihat bahwa tangan mereka akan gemetar, lalu mereka kerasukan
dan tidak sadarkan diri. Lalu lidah mereka akan kelu dan kata-kata
yang aneh akan keluar dari mulut mereka tanpa mereka sadari. Mereka
berkata-kata dalam bahasa-bahasa asing.
Baik dukun-dukun maupun orang-orang
Kristen yang dikuasai roh jahat melalui penumpangan tangan sama
sama memiliki pengalaman ini. Ketika seseorang yang memimpin KKR
berteriak, “dengan api, dengan api, dengan api,” orang-orang yang
hadir akan menjadi sangat bersemangat dan kehilangan kendali diri.
Orang-orang yang ingin mendapat penumpangan tangan akan maju ke
depan. Lalu tangan mereka akan gemetar dan berkata-kata dalam bahasa
yang aneh. Gejala-gejala ini adalah karya roh jahat yang menyamar
menjadi Roh Kudus.
Orang-orang yang dirasuki oleh roh
jahat, yang bisa dipanggil oleh peramal atau dukun dari setiap agama
tradisional manapun, menunjukkan tanda-tanda yang sama dengan orang-orang
Kristen yang baru saja ditumpangi tangan. Tetapi banyak orang yang
salah paham mengenai hal ini, meskipun ada buktinya. Orang-orang
Kristen jatuh semakin dalam kepada kebingungan karena mereka merasa
bahwa mereka sudah menerima Roh Kudus setelah mereka mengalami tanda-tanda
itu.
Iblis bekerja di antara orang Kristen seperti seorang
peramal
Iblis memampukan orang-orang yang
dikuasai roh jahat untuk mengucapkan doa-doa yang bersifat seperti
nubuat. Mereka bernubuat dengan mengatakan, “Engkau akan menjadi
pemimpin yang sangat dihargai. Ribuan domba akan merumput di hadapanmu.
Jahweh akan melatihmu di masa yang akan datang dan menjadikanmu
sebagai pemimpin yang sangat dihargai.” Kepada orang-orang lain
mereka akan mengucapkan kata-kata yang penuh tipuan seperti, “Engkau
akan menjadi hamba Tuhan. Engkau akan menjadi hamba Tuhan yang
sangat berhasil” untuk mendorong agar orang-orang itu mengikuti
mereka dan hidup sebagai hamba-hamba Iblis sepanjang kehidupan mereka.
Para peramal juga sering mengatakan
apa yang akan terjadi di masa depan seseorang. “Di masa yang akan
datang, engkau harus berhati-hati kepada air.” “Engkau akan mendapatkan
uang yang banyak sekali.” “Seorang yang berpangkat tinggi akan
datang dari timur dan menolongmu.” Semua itu adalah contoh dari
apa yang mereka beritahukan kepada orang-orang lain. Tanda-tanda
pertama dari orang-orang yang dikuasai roh jahat adalah bahwa mereka
akan membuat nubuat-nubuat palsu.
Lalu mereka berbicara dalam bahasa
yang asing sampai mereka sendiri tidak mengerti apa artinya. Mereka
kemudian gemetar dan bahkan menunjukkan tanda-tanda terganggunya
kepribadian mereka. Kalau anda bertemu dengan seorang peramal atau
dukun, bisakah anda mengatakan bahwa mereka sepenuhnya memiliki
kepribadian yang sempurna? Mereka sering berkata kasar bahkan kepada
orang-orang yang lebih tua dari pada mereka.
Orang-orang yang sungguh-sungguh didiami
Roh Kudus menerima Roh Kudus dengan melalui percaya kepada kebenaran
Alkitabiah yang berkata bahwa Jahshua membasuh dosa dunia melalui
baptisan dan darahNya di kayu salib. Orang-orang ini juga menolong
orang lain untuk mengerti dan percaya kepada Injil air dan Roh,
dan menolong mereka untuk menerima pengampunan dosa dan didiami
oleh Roh Kudus. Mereka sendiri terus berusaha untuk hidup dengan
benar, dan kepribadian mereka sangat utuh dan sempurna dalam membawa
orang-orang lain kepada iman yang penuh berkat kepada Jahweh dan
kepada kehidupan yang dikehendaki Jahweh. Jahweh senantiasa mendampingi
mereka untuk menjaga agar mereka tetap kudus pada saat pikiran mereka
senantiasa memiliki kecenderungan untuk kembali kepada dunia.
Orang-orang benar yang menerima pengampunan
dosa sungguh-sungguh berbeda dengan orang-orang yang kepribadiannya
telah dibinasakan oleh roh-roh jahat. Kepribadian yang benar hidup
kembali kalai seseorang menerima pengampunan dosa dan dengan demikian
menerima berdiamnya Roh Kudus. Selanjutnya, orang-orang benar sangat
peduli dengan mereka yang berada di dalam situasi yang tidak menyenenangkan,
tentang apa yang mereka butuhkan dari Firman Jahweh, berdoa untuk
mereka agar mereka dibebaskan, dan secara nyata memberikan pengorbanan
diri untuk menolong mereka.
Sebaliknya, kita bisa melihat di antara
mereka yang dikuasai roh-roh jahat, kepribadian mereka sudah benar-benar
dibinasakan. Iblis mengendalikan mereka dan mencondongkan orang-orang
itu kepada kehndaknya kareana mereka merasa bahwa hal-hal seperti
gemetar atau berbahasa roh adalah karunia Roh Kudus. Tetapi, sebenarnya
pengalaman-pengalaman seperti itu tidak selalu karunia Roh Kudus.
Ada begitu banyak hamba Tuhan yang
bangga dengan kemampuan mereka seperti bernubuat dalam nama Jahweh,
mampu melakukan banyak keajaiban dan berbicara bahasa roh. Tetapi
kalau mereka masih memiliki dosa di dalam hati, maka itu menjadi
bukti bahwa kemampuan mereka berasal dari si jahat dan mereka dikuasai
roh jahat. Karena itu, mereka tidak bisa membuat orang lain didiami
Roh Kudus., justru membuat orang lain juga dikuasai roh jahat.
Dan karena Iblis memang pendusta, maka kemampuannya itu akan dapat
hilang dengan cepat.
Ada perbedaan yang sangat nyata antara
pekerjaan Roh Kudus dengan pekerjaan roh-roh jahat. Meskipun nampaknya
pekerjaan Roh Kudus tidak nampak dalam pengalaman-pengalaman ajaib
pada mulanya, tetapi kuasa Jahweh bertumbuh di dalam hati orang-orang
benar dengan tidak henti-hentinya seperti matahari di pagi hari.
Orang-Orang Kristen yang dikuasai roh jahat
Mengapa ada begitu banyak
orang dikuasai roh jahat
meskipun mereka berusaha
menerima Roh Kudus? |
Karena mereka menerima roh jahat
Melalui penumpangan tangan
Nabi-nabi palsu |
Yang sangat mengejutkan, kita bisa
melihat banyak orang percaya kepada Jahshua yang tubuh dan jiwanya
telah hancur karena mereka menerima roh jahat melalui penumpangan
tangan dari nabi-nabu palsu. Orang-orang ini tidak memiliki hubungan
dengan Jahweh karena iman mereka tidak berdasarkan Alkitab. Mereka
sibuk menggunakan kemampuan mereka tanpa menyadari bahwa apa yang
mereka lakukan telah menyebabkan banyak orang jatuh menjadi hamba
Iblis. Menagapa mereka begitu giat menonjolkan kuasa mereka dalam
kekristenan? Karena kuasa yang mereka miliki akan segera lenyap
kalau tidak pernah mereka pakai. Karena itu mereka menjadi sangat
sibuk.
Mereka harus terus menerus berdoa
dan melakukan kejaiban dan mujizat di dalam nama Jahshua. Orang-orang
yang berkata, “Aku sudah menerima karunia mengabarkan Injil,” akan
selalu mengabarkan Injil palsu karena kalau tidak maka kuasa karunia
palsu yang membawa sukacita palsu di dalam kehidupan mereka itu
akan segera lenyap. Kalau orang-orang itu tidak setia menunjukkan
kemampuan dari roh jahat dalam berbahasa roh, menyembuhkan atau
bernubuat, dengan kata lain tidak setia melakukan pekerjaan Iblis,
maka Iblis itu akan membuat mereka menjadi sakit. Sama seperti
seorang peramal atau dukun menjadi sakit kalau ia melupakan peranannya
sebagai hamba Iblis. Itulah sebabnya maka mereka harus selalu menggunakan
karunia yang mereka terima dari Iblis dengan setia kalau mereka
tidak mau ditinggalkan dalam penderitaan setelah mereka menggunakan
seluruh kuasa yang mereka miliki.
Saya pernah mengenal seseorang yang
memiliki kepercayaan besar kepada Jahshua dan nampaknya memiliki
banyak kuasa dari Jahweh. Ia mendorong orang-orang untuk menerima
kepenuhan Roh Kudus dan memimpin KKR-KKR di mana ia mengusir roh-roh
jahat melalui penumpangan tangan, dan juga menunjukkan tanda-tanda
ajaib seperti berbicara bahasa roh dan menyembuhkan orang sakit.
Banyak orang yang iri dan banyak juga yang sangat menghormati pelayanan
orang ini. Ada ribuan orang percaya yang menjadi pengikutnya.
Tetapi, tidak lama kemudian, Ia mulai menyangkal Jahshua dengan
berkata, “Jahshua sangat mengecewakan. Ia bukan Aak Jahweh.” Ia
bahkan mengutuk Jahshua Kristus dan bahkan mengaku bahwa dialah
Jahweh yang sebenarnya. Akhirnya, ia mematikanJahshua di dalam
hatinya dan juga di hati banyak orang Kristen lainnya.
Orang-orang seperti ini menolak Injil
air dan Roh karena mereka dipimpin oleh Iblis. Mereka memiliki
kepercayaan yang salah dari awalnya, karena mereka berilusi bahwa
mereka memiliki kuasa yang sama dengan para rasul, dengan melihat
apa yang mereka lakukan, membuat orang berbicara bahasa roh dan
mengusir roh-roh jahat melalui penumpangan tangan. Mereka memiliki
kepercayaan yang teguh bahwa Roh Kudus sudah datang dan berdiam
di dalam kehidupan mereka.
Mereka mengajar orang mengenai cara
menerima Roh Kudus, dan berpikir bahwa orang bisa menerima Roh Kudus
dengan menaikkan doa-doa pertobatan. Namun, cara menerima Roh Kudus
yang seperti ini tidak didasari kepada Firman Jahweh. Meskipun
demikian, mereka berkata bahwa kalau orang yang percaya kepada Jahshua
berbicara dalam bahasa roh dan bernubuat, maka itu adalah tanda
kedatangan Roh Kudus di dalam dirinya. Karena ada begitu banyak
orang yang tidak mengerti mengeanai berdiamnya Roh Kudus, maka mereka
juga percaya bahwa mereka bisa menerima Roh Kudus dengan belajar
dan mengikuti pengajaran guru-guru palsu. Demikianlah cara Iblis
memenuhi orang-orang Kristen dengan roh-roh jahat dan menguasai
orang-orang itu. Semua cara itu adalah jebakan Iblis.
Sudah begitu banyak orang yang dikuasai
roh-roh jahat melalui pengajaran nabi-nabi palsu. Orang-orang percaya
biasa menjalani kehidupan agama yang membosankan, tetapi orang-orang
yang dikuasai roh jahat memakai kuasa roh jahat itu dan nampaknya
melakukan kehidupan keagamaannya dengan sangat bersemangat. Kemampuan
apa yang mereka tunjukkan? Mereka memiliki kemampuan menyembuhkan,
berbicara bahasa roh, dan membawa orang lain untuk dikuasai juga
oleh roh jahat dengan penumpangan tangan. Kita harus tahu bahwa
penumpangan tangan adalah satu cara untuk meyalurkan sesuatu kepada
orang lain dan bahwa kerajaan kegelapan telah berkembang secara
luar biasa dengan cara ini.
Roh jahat bekerja melalui ketamakan manusia.
Iblis bekerja seperti Simon dari Samaria
dalam bagian Firman Jahweh yang kita baca di atas. Orang-orang
itu berkata bahwa mereka bisa menerima Roh Kudus melalui penumpangan
tangan, tanpa memperhatikan iman mereka kepada Injil air dan Roh.
Sekarang ini banyak orang tertipu oleh Iblis, dan berusaha menerima
Roh Kudus melalui doa pertobatan, puasa, pengorbanan diri atau penumpangan
tangan. Namun sebenarnya, mereka dikuasai roh jahat dan menjalani
kehidupan yang terkutuk.
[2] Kekristenan Barat mulai memudar saat menghadapi pertumbuhan
ekonomi dan peningkatan tingkat konsumsi di akhir abad
XX. Di saat yang sama, sebagai akibatnya, banyak orang
yang berusaha mencari jalan untuk berjalan lebih dekat
dengan Jahshua merasakan ketidakpuasan atas kekeringan
gereja-gereja mereka sebelumnya. Orang-orang Kristen yang
lain dihinggapi oleh lambannya pertumbuhan rohani atau
bahkan mandek sama sekali, dan yang lainnya merasa frustasi
karena ketidakmampuan mereka menterjemahkan iman mereka
dalam kasih pribadi seperti yang dimiliki Jahshua.
Gerakan yang disebut Gerakan Pantekosta-Kasrismatik muncul
dalam situasi yang seperti ini. Mereka yang mengikuti
gerakan ini mencari pengalaman-pengalaman dan praktek-praktek
yang bersemangat seperti berbahasa roh, bernubuat, melakukan
kejaiban dan mujizat dengan memfokuskan perhatian kepada
peristiwa Pentakosata yang pertama. Dalam semangat mereka,
mereka dengan rela menyerahkan diri sepenuhnya kepada
apa yang mereka sebut sebagai penguasaan Roh Kudus, tetapi
sebenarnya kebanyakan pengajaran dan praktek keagamaan
mereka tidak berdasarkan Alkitab.
Di negara berkembang, gerakan ini berkembang luar biasa
dalam konteks kebutuhan mereka. Para pemimpin mereka menarik
perhatian masyarakat negara berkembang dengan berkat kekayaan
dan kesehatan yang disertai dengan antusiasisme keagamaan.
Beberapa perkembangan dari gerakan ini, seperti Neo Pantekosta
bahkan dilaporkan memiliki ajaran yang sama dengan Gerakan
Zaman Baru. |
|
Kita harus waspada bahwa sarana ini,
yang disebut sebagai penumpangan tangan, yang banyak diterima oleh
orang-orang Kristen si seluruh penjuru dunia, menjadi alat pekerjaan
Iblis. Orang-orang ini memiliki sifat yang sama dengan Simon sebagai
nabi palsu di hadapan Jahweh. Bahkan mereka yang percaya Jahshua,
kalau mereka memiliki dosa di dalam hatinya, bisa dikuasai oleh
roh jahat. Orang-orang ini bisa melakukan banyak mujizat melalui
kuasa Iblis. Iblis memimpin orang-orang untuk menerima penumpangan
tangan dari hamba-hambanya untuk menjadi cara agar merekapun dikuasainya
dalam rangka membangun kerajaannya di seluruh dunia. Sekarang ini,
gereja-gereja 2 Gerakan Pantekosta –Karismatik secara
luas diterima sebagai gereja resmi di seluruh penjuru dunia.
Dunia ini secara perlahan sedang menuju
kehancuran. Kalau kita mau dilahirkan kembali di hari-hari akhir
ini, kita harus mengerti bagaimana Iblis bekerja dan berdiri teguh
melawan semua rancangannya. Kita juga harus diselamatkan dari segala
dosa kita sekali untuk selamanya dan menerima Roh Kudus berdiam
di dalam hidup kita sebagai anugerah dengan percaya kepada Injil
air dan Roh. Kita harus kembali kepada pengetahuan yang benar mengenai
bagaimana Roh Jahweh datang mendiami hati kita.
Seperti yang dikatakan Jahweh, “Umat-Ku
binasa karena tidak mengenal Jahweh” (Hosea 4:6), hari-hari
ini juga banyak orang yang mencari kebenaran dan binasa, pada saat
mereka dalam ketidaktahuan mereka dibawa ke arah yang salah oleh
orang-orang karismatik. Ada orang yang berkata bahwa meskipun gereja-gereja
yang disebut sebagai Gereja Pantekosata Karismatik didirikan di
tengah padang gurun, orang tetap akan datang ke sana. Mengapa demikian?
Orang-orang Karismatik mengembangkan gerejanya dengan membingungkan
orang-orang lain dengan kuasa-palsu mereka yang membuat orang-orang
lain itu dikuasai roh-roh jahat melalui penumpangan tangan. Salah
satu kelebihan mereka adalah kalau sekali saja seseorang dirasuki
roh jahat melalui penumpangan tangan, maka orang-orang itu akan
menjadi sangat bersemangat dalam kehidupan keagamaan.
Tindakan lain dari orang-orang Karismatik
adalah bahwa mereka mempersembahkan sejumlah besar uang kepada gereja
mereka dan tanpa syarat menjadi orang percaya yang sangat fanatik.
Banyak sekali orang Kristen yang sangat antusias dengan penginjilan
melalui kuasa roh jahat, tetapi mereka pasti akan masuk neraka tanpa
mereka sadari. Orang-orang ini, yang percaya dengan penuh semangat
kepada kuasa si jahat sebagai usaha untuk keselamatan mereka, juga
memandang ke depan, ke surga, tanpa keraguan sedikitpun. Namun
mereka memiliki dosa di dalam hati mereka dan tetap akan binasa.
Kalau mereka ditanya, “Apakah anda
masih memiliki dosa di dalam hati anda, walaupun anda sudah percaya
kepada Jahweh?” maka mereka akan menjawab bahwa sangat wajar kalau
mereka masih berdosa. Mereka percaya bahwa tidak mungkin seseorang
tidak memiliki dosa di dalam hati, meskipun orang itu sudah percaya
kepada Jahshua.
Orang cenderung berpikir bahwa mereka
layak masuk kepercayaan dalam kerajaan surga, meskipun mereka memiliki
dosa di dalam hati mereka, karena mereka merasakan kepuasan bahwa
mereka telah percaya kepada Jahshua dan memiliki kuasa palsu itu.
Betapa konyolnya pendapat mereka itu.
Alasan dari kepercayaan mereka yang kuat itu adalah karena mereka
memiliki semacam kemampuan supernatural. Mereka memiliki pengalaman
berbahasa roh, mendapat penglihatan dan menyembuhkan orang sakit
dan dengan penuh keyakinan percaya bahwa semuanya itu adalah karya
Roh Kudus. Karena itu mereka berkata kepada diri sendiri bahwa
mereka sudah sungguh-sungguh menerima penebusan dan menerima Roh
Kudus melalui pengalaman-pengalaman itu.
Karena orang-orang itu memiliki pengetahuan
yang tidak sempurna mengenai firman keselamatan, mereka sama sekali
tidak yakin akan keselamatan mereka kalau mereka tidak memiliki
tanda-tanda yang bisa mereka lihat. Karena itu, orang-orang ini
berusaha sekuat tenaga untuk menemukan bukti-bukti yang bisa mereka
lihat sebagai jaminan keselamatan dan kemudian mereka justru dipakai
Iblis dalam pekerjaannya. Karena orang-orang ini berusaha menemukan
jawaban Jahweh melalui doa pertobatan atau pengorbanan diri dan
bukannya percaya kepada Injil air dan Roh, maka mereka justru menerima
roh jahat dan bukannya Roh Kudus.
Iblis menuduh manusia dengan berbisik
di telinga mereka, “Engkau sudah berdosa, bukan?” dan membuat mereka
menuduh diri mereka sendiri. Ada seseorang yang saya kenal yang
sekarang telah menerima pengampunan dosa dan Roh Kudus. Ada sesuatu
yang terjadi kepadanya sebelum ia dilahirkan kembali, saat ia masih
menjadi orang percaya yang bimbang kepada Jahshua. Orang ini berbahasa
roh dan melakukan banyak mujizat. Meskipun ia sering menangis dan
berdoa pertobatan di malam hari dan ia sudah percaya Jahshua, tetapi
dosa di dalam hatinya terus menerus menyiksanya. Saat itulah bisikan-bisikan
Iblis dimulai. “Engkau sudah berdosa, karena itu, lebih baik engkau
mati.” Iblis sering datang kepadanya untuk mendakwanya, menyiksanya
dengan mengingatkannya kepada dosa-dosanya. Iblis membawanya kepada
sikap menyalahkan diri dan menghakimi diri sendiri. Dan orang ini
hanya bisa mengakui dosa-dosa yang ada di dalam hatinya. Ia tidak
bisa membebaskan dirinya dari dakwaan Iblis sampai ia mendengar
dan percaya kepada Injil yang indah itu.
Anda harus tahu bahwa mereka yang
tidak percaya kepada Injil air dan Roh akan menjadi mangsa si jahat.
Apakah anda berpikir bahwa ada orang yang belum menerima pengampunan
dosa dan bisa menolak kuasa Iblis? Orang yang tidak berpegang kepada
Injil air dan Roh yang benar akan ditawan dan disiksa oleh Iblis.
Injil air dan Roh dari Jahweh adalah sesuatu yang mutlak diperlukan
dalam mengusir Iblis. Dengan demikian, setiap orang yang percaya
kepada Jahshua harus percaya kepada Injil air dan Roh, dan juga
memberitakannya kepercayaan seluruh dunia. Mereka yang mendengar
khotbah ini harus percaya dan mentaatinya.
Kesesatan sudah mulai bekerja di dunia ini
Seluruh dunia sekarang ini dipenuhi
dengan kegiatan si jahat. Kalau kita mau mengabarkan Injil yang
akan membawa orang untuk menerima Roh Kudus, kita harus menyingkirkan
kesalahpahaman yang begitu besar mengenai berdiamnya Roh Kudus di
dalam diri seseorang.
Pertama-tama kita harus menjelaskan
bahwa adalah salah untuk percaya bahwa Roh Kudus datang melalui
penumpangan tangan. Kita harus memberi kesaksian dengan jelas bahwa
pengalaman seperti “berbicara dalam bahasa roh setelah menerima
penumpangan tangan, merasakan kehangatan setelah bertobat dan berpuasa,
dan mendengar perkataan Jahshua secara langsung” adalah pekerjaan
Iblis. Hanya melalui iman di dalam Injil air dan Roh seseorang
bisa dibebaskan dari tipu daya Iblis. Hanya melalui iman kita bisa
diselamatkan melalui Injil air dan Roh.
Kita harus mengalahkan Iblis, “Bapa
pendusta” dengan Injil air dan Roh. Iblis sudah mengikat semua
manusia di seluruh dunia ini dengan belenggu menyalahkan diri sendiri,
karena itu, kita harus mengembalikan orang-orang ini kepada kebenaran
dengan membuat mereka menyadari bahwa pengalaman dan perasaan mereka
yang selama ini menjadi pedoman mereka adalah hasil tipu daya Iblis.
Sekarang ini, orang-orang seperti
Simon dari Samaria, yang berusaha untuk membeli Roh Kudus dengan
uang, juga melayani di gereja. Mereka adalah orang buta yang menuntun
orang buta. Mereka tidak bisa menunjukkan kepada orang lain jalan
yang benar karena mereka sendiri tidak mengenal Injil air dan Roh
dan memiliki dosa di dalam hati mereka. Karena itu mereka menyebabkan
Iblis bertahta di dalam hati pengikut mereka dengan mengadakan doa
semalaman, memerintahkan doa pertobatan dan menggunakan penumpangan
tangan. Orang-orang ini sebenarnya dikuasai oleh si jahat, dan
kalau kita ingin agar mereka kembali kepada Jahweh, kita harus menghancurkan
pekerjaan Iblis dengan menyediakan bagi mereka pengenalan yang benar
tentang air dan Roh. Kalau seseorang tidak mengenal strategi Iblis,
mereka tidak memiliki pilihan lain kecuali tetap berada di dalam
ketidakberdayaan mereka.
Seperti yang pernah saya katakana,
melakukan mujizat seperti berbahasa roh dan mengeluarkan nubuat
setelah menerima penumpangan tangan adalah pekerjaan Iblis. Dengan
kata lain, kuasa dari orang-orang Karismatik dimanifestasikan melalui
pekerjaan roh jahat. Kita harus mengajar kepada mereka, “Iblis
yang bekerja di dalam kamu kalau ada dosa di dalam hatimu. Kalau
engkau berpikir bahwa Roh Kudus berdiam di dalam kamu, meskipun
engkau memiliki dosa di dalam hatimu, maka engkau sudah terjebak
kepercayaan dalam tipu daya Iblis.”
Iman para rasul dan orang-orang yang
menerima penumpangan tangan di dalam Kisah Para Rasul 8 berada dalam
kategori yang sama, karena kedua belah pihak sudah sama-sama mengenal
Injil air dan Roh. Tetapi iman para rasul berbeda sama sekali dengan
iman kebanyakan orang Kristen masa kini yang percaya bahwa sekedar
penumpangan tangan akan menyebabkan mereka dipenuhi Roh Kudus.
Apakah seseorang menerima Roh Kudus
dengan penumpangan tangan oleh seseorang yang sudah menerima pengampunan
dosa? Tidak. Alkitab berkata bahwa Roh Jahweh melayang-layang
di atas permukaan air (Kejadian 1:2). Ini berarti bahwa kalau seseorang
mau menerima pengampunan dosa, ia harus mendengar dan percaya kepada
Injil air dan Roh. Jahweh mengutus Roh Kudus sebagai anugerah kepada
orang Kristen yang sudah lahir baru yang percaya kepada Injil air
dan Roh.
Kita harus selalu mengingat bahwa
hal itu seperti menentang Injil air dan Roh, yang diberikan Jahweh
bagi kita untuk menyelamatkan kita dari dosa, yaitu kalau kita mengajar
orang-orang untuk mencari penumpangan tangan untuk menerima Roh
Kudus. Berkata bahwa seseorang bisa memberikan Roh Kudus kepada
orang lain berarti menghina Jahweh, dan orang-orang seperti ini
akan dengan mudah jatuh kepercayaan dalam jeratan Iblis. Kita tidak
boleh membiarkan hal seperti itu terjadi.
| Ingin
tahu lebih banyak tentang Roh Kudus?
Silahkan klik banner di bawah untuk mendapatkan buku gratis
anda tentang Roh Kudus. |
|
 |
 |
Segala dosa kita diampuni ketika kita
percaya kepada Injil air dan Roh, dan Roh Kudus yang memberi kesaksian
tentanghal itu. Seseorang yang telah percaya kepada Injil air dan
Roh tidak lagi memiliki dosa di dalam hatinya. Ini bukan karena
ia tidak melakukan dosa lagi, tetapi karena ia percaya kepada kuasa
Injil air dan Roh. Injil air dan Roh menjadi saksi bahwa ia tidak
memiliki dosa lagi di dalam hatinya, dan Roh Kudus memberikan kesaksian
tentang hal itu juga. Seseorang tidak bisa menyebut Jahshua sebagai
Juruselamat tanpa memiliki Roh Jahweh di dalam dirinya.
Orang-orang yang dikuasai roh jahat
tidak pernah mengenal Injil air dan Roh, dantidak pernah menjadikan
Injil itu sebagai bahan pembicaraan. Meraka bahkan tidak pernah
mendengar mengenai Injil air dan Roh, dan karena itu, mereka sama
sekali tidak bisa membedakan kebenaran. Mereka berkata bahwa Roh
Kudus datang hanya pada saat mereka menunjukkan dan menerima penumpangan
tangan. Sebenarnya, Roh Kudus tidak pernah datang melalui penumpangan
tangan. Anda harus menyadari bahwa pekerjaan si jahat sekarang
memiliki peranan yang sangat besar di gereja-gereja di seluruh penjuru
dunia dengan pengajaran sesatnya. Karena itu, menjadi kewajiban
bagi kita untuk menerima Roh Kudus berdiam di dalam kehidupan kita
dengan percaya kepada Injil air dan Roh.
Kembali
ke Daftar
|