|
Langit Baru dan Bumi Baru dimana
Air Kehidupan Mengalir
< Wahyu 22:1-21 >
“Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan,
yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Jahweh dan takhta
Anak Domba itu. Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang
sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap
bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa.
Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Jahweh dan takhta Anak Domba akan ada
di dalamnya dan hamba-hambaNya akan beribadah kepadaNya, dan mereka akan melihat
wajahNya, dan namaNya akan tertulis di dahi mereka. Dan malam tidak akan ada
lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari,
sebab Tuhan Jahweh akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai
raja sampai selama-lamanya. Lalu Ia berkata kepadaku: “Perkataan-perkataan ini
tepat dan benar, dan Tuhan, Jahweh yang memberi roh kepada para nabi, telah
mengutus malaikatNya untuk menunjukkan kepada hamba-hambaNya apa yang harus
segera terjadi.” “Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti
perkataan-perkataan nubuat kitab ini!” Dan aku, Yohanes, akulah yang telah mendengar
dan melihat semuanya itu. Dan setelah aku mendengar dan melihatnya, aku tersungkur
di depan kaki malaikat, yang telah menunjukkan semuanya itu kepadaku, untuk
menyembahnya. Tetapi ia berkata kepadaku: “Jangan berbuat demikian! Aku adalah
hamba, sama seperti engkau dan saudara-saudaramu, para nabi dan semua mereka
yang menuruti segala perkataan kitab ini. Sembahlah Jahweh!” Lalu ia berkata
kepadaku: “Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab
waktunya sudah dekat. Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat
jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang
benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia
terus menguduskan dirinya!” “Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa
upahKu untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. Aku adalah
Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.”
Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas
pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.
Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang
pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta
dan yang melakukannya, tinggal di luar. “Aku, Jahshua, telah mengutus malaikatKu
untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku
adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang.” Roh
dan pengantin perempuan itu berkata: “Marilah!” Dan barangsiapa yang mendengarnya,
hendaklah ia berkata: “Marilah!” Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang,
dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!
Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari
kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini,
maka Jahweh akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di
dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan
dari kitab nubuat ini, maka Jahweh akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan
dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.” Ia yang memberi
kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: “Ya, Aku datang segera!” Amin, datanglah,
Tuhan Jahshua! Kasih karunia Tuhan Jahshua menyertai kamu sekalian! Amin.”
Eksegse
Ayat 1: Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai
air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta
Jahweh dan takhta Anak Domba itu.
Dikatakan di sini bahwa Yohanes diberi penglihatan
“sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal.” Kata air dipakai
di dunia ini sebagai sinonim untuk kehidupan. Ayat ini menjelaskan bahwa air
kehidupan mengalir di Langit Baru dan Bumi Baru dimana orang-orang kudus akan
hidup selamanya. Mengalir dari tahta Anak Domba, sungai air kehidupan membasahi
Kerajaan Surga dan memperbaharui segala sesuatu. Di dalam kalimat, “tahta
Anak Domba,” “Anak Domba” menunjuk kepada Jahshua Kristus, yang sudah menyelamatkan
manusia dengan Injil air dan Roh sementara ada di dunia ini.
Di dalam Langit Baru dan Bumi Baru yang Jahweh
sudah berikan kepada orang-orang kudusNya, air kehidupan mengalir. Karena taman
ini sebersih dan seindah lukisan pensil warna, satu-satunya kata yang bisa menjelaskannya
adalah menakjubkan. Air kehidupan yang Jahweh berikan bukanlah hanya sekedar
sungai biasa, tetapi sunga yang memberikan kehidupan kepada semua makhluk hidup
yang ada di sana. Dengan demikian, kehidupan tumbuh di dalam segala sesuatu
yang memiliki hubungan dengan sungai air kehidupan ini. Orang-orang kudus yang
hidup di kedua sisi sungai air kehidupan ini akan minum air ini, menikmati kehiduoan
kekal dan hidup selamanya.
Sungai air kehidupan mengalir dari tahta Jahweh
dan tahta Anak Domba. Orang-orang kudus tidak bisa tidak memuji anugerah Jahweh
dan Anak Domba di Kerajaan Surga yang baru, karena Jahweh sudah mencurahkan
kepada mereka anugerah kehidupanNya. Saya bersyukur bahwa semua anugerah kehidupan
yang baru ini mengalir dari tahta Tuhan.
Ayat 2: Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu
di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua
belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan
bangsa-bangsa.
Rangkaian dari berkat-berkat yang luar biasa dari
Tuhan kepada orang-orang kudus di Surga masih berlanjut, karena Firman itu menjelaskan
bahwa Tuhan akan memberikan kepada kita pohon kehidupan di seberang menyeberang
sungai itu dan mengijinkan kita makan dari buahnya. Pohon kehidupan ini, yang
berbuah dua belas kali, masing-masing satu macam buah dalam satu bulan, memberikan
kekuatan kehidupan yang baru. Juga dikatakan di sini bahwa daun pohon itu dipakai
untuk menyembuhkan bangsa-bangsa.
Karena anugerah yang Tuhan berikan kepada orang-orang
kudus begitu besar dan baik, yang bisa kita lakukan hanyalah memuji Dia dan
Jahweh Bapa. Sekarang, yang harus dilakukan oleh orang-orang kudus bukanlah
melakukan sesuatu yang berharga bagi Tuhan dari diri mereka sendiri, tetapi
hanyalah memuji Tuhan dengan hati yang penuh syukur karena memberikan kepada
mereka Langit Baru dan Bumi Baru dan kehidupan baru. Saya memuji Tuhan yang
sudah membuat hati orang-orang kudus bisa berseru, “Terima kasih, Ruhan! Haleluya!”
Ayat 3: Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta
Jahweh dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hambaNya akan beribadah
kepadaNya.
Kepada orang-orang kudus yang hidup di dalam Kerajaan
Surga, Jahweh sudah memberikan berkat dihapuskannya kutuk selamanya. Bahwa tahta
Jahweh dan Anak Domba ada di antara orang-orang kudus menunjukkan bahwa orang-orang
kudus yang hidup di dalam Kerajaan Surga menempatkan Anak Domba di pusat hati
mereka. Karena itu, hati orang-orang kudus selalu melimpah dengan keindahan
dan kebenaran, dan hidup mereka akan penuh dengan sukacita.
Fari kalimat, “hamba-hambaNya akan beribadah
kepadaNya,” kita melihat bahwa orang-orang kudus yang hidup di Kerajaan
Surga mengenakan kemuliaan melayani Tuhan dekat dengan Dia. Kerajaan Surga,
dimana Tuhan kita berada, adalah Kerajaan yang paling indah dan bagus.
Dengan demikian, hamba-hambaNya yang melayani
Dia di dekat Tuhan bisa menikmati semua kemuliaanNya dari dekat. Ini menjelaskan
bahwa di Kerajaan Surga juga, ada banyak hamba-hamba Tuhan. Kata hamba adalah
kata yang melambangkan kerendahan, tetapi hamba-hamba yang bisa melayani Tuhan
kita yang mulia dari dekat adalah yang paling keberkatan di dalam Kerajaan Surga
juga, karena mereka mengenakan kemegahan yang agung tidak terkatakan. Mereka
yang sudah menjadi hamba-hamba Tuhan di dalam Kerajaan Surga dan di dunia ini
adalah orang-orang yang mengenakan semua kemuliaan Surga dan menjadi orang-orang
yang paling berbahagia.
Ayat 4: dan mereka akan melihat wajahNya, dan
namaNya akan tertulis di dahi mereka.
Jadi milik siapakah orang-orang kudus dan para
hamba Tuhan? Mereka adalah milik Tuhan. Mereka adalah umat Tuhan dan anak-anak
Jahweh. Mereka yang melayani Tuhan di Kerajaan Surga, dengan demikian, memiliki
nama Tuhan tercatat di dahi mereka. Tuhan melindungi dan memberkati mereka senantiasa,
karena mereka sudah menjadi milikNya. Bahwa orang-orang kudus sudah menjadi
milikNya berarti bahwa merwka mengenakan kemegahan yang paling membahagiakan
dan mulia. Mereka yang malu menjadi milikNya dan menjadi hamba Tuhan adalah
orang-orang yang tidak mengerti akan kemegahanNya, dan mereka tidak akan pernah
menjadi warga Surga.
Di dahi orang-orang kudus yang hidup di Surga,
nama Tuhan tertulis. Ini adalah berkat yang diberikan oleh Tuhan. Sejak saat
ini,orang-orang kudus sudah menjadi milikNya. Dengan demikian, bahkan Iblis
tidak bisa melukai orang-orang kudus yang sudah menjadi milik Tuhan. Ppku dan
Tuhan akan hidup selamanya di dalam kemegahan Surga. Bahwa orang-orang kudus
akan melihat wajah kemuliaan Tuhan berarti bahwa mereka akan hidup di dalam
kasihNya dan berkatNya yang ajaib selama-lamanya.
Ada satu lagi yang perlu diketahui oleh orang-orang
kudus: bersama dengan Tuhan Jahshua, Jahweh Bapa dan Roh Kudus juga akan bersama
mereka sebagai keluarga. Kita jangan pernah lupa bahwa di dalam Kerajaan Surga,
Jahweh Bapa, AnakNya Jahshua, Roh Kudus, orang-orang kudus, dan para malaikat
serta semua yang lain akan hidup bersama sebagai satu keluarga di dalam kedamaian
yang sempurna. Saya memuji Jahweh yang menjadikan kita milikNya.
Ayat 5: Dan malam tidak akan ada lagi di sana,
dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Jahweh
akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.
Sebagaimana yang dikatakan Alkitab di sini, orang-orang
kudus akan memerintah di Langit Baru dan Bumi Baru dengan Tuhan. Mereka yang
sudah menjadi orang-orang kudusNya dengan percaya kepada Injil air dan Roh sudah
menerima keselamatan yang akan memungkinkan mereka untuk memerintah di Surga
dengan Tuhan dan hidup di dalam kekayaanNya, dalam kemegahan dan kemuliaan selamanya.
Kita kagum sekali lagi oleh Injil ini, karena beapa indahnya Injil kuasa dan
berkat yang kita miliki!
Saya memuji Jahweh Tritunggal untuk semua berkat-berkat
dan kemuliaan ini. Orang-orang kudus yang percaya kepada Injil air dan Roh sementara
ada di dunia ini akan memerintah di dalam Kerajaan Surga. Betapa ajaibnya ini!
Kita tidak bisa tidak memuji Tuhan. Juga teramat sangat benar dan layak bahwa
mereka harus memuji Jahweh.
Di dalam Langit Baru dan Bumi Baru di mana orang-orang
kudus hidup, tidak lagi diperlukan lampu, balon-balon listrik, atau matahari.
Mengapa? Karena Jahweh sendiri yang menjadi terang di dalam Langit Baru dan
Bumi Baru, dan karena itu tidak akan ada lagi malam di sana. Jahweh sudah mengijinkan
orang-orang kudus untuk memerintah di sana selamanya sebagai anak-anakNya. Berkat
ini mengingatkan kita sekali lagi betapa agungnya anugerah yang sudah diterima
orang-orang kudus dari Tuhan.
Kita orang-orang kudus harus menyadari betapa
besarnya berkat Surga yang dicurahkan kepada kita setelah keselamatan kita.
Anugerah yang sudah Tuhan curahkan kepada orang-orang kudusNya adalah lebih
tinggi dan lebih luas dibandingkan dengan angkasa. Orang-orang kudus tidak boleh
membiarkan berkat ajaib yang Tuhan berikan kepada mereka ini berlalu begitu
saja. Orang-orang kudus hanya bisa menaikkan ucapan syukur yang kekal dan memuji
Tuhan untuk kebesaran, kemuliaan, dan berkat yang sudah dicurahkanNya kepada
mereka, dan hidup di dalam kekayaan dan kemegahan sampai selamanya. Amin! Haleluya!
Saya memuji Jahweh!
Ayat 6: Lalu Ia berkata kepadaku: “Perkataan-perkataan
ini tepat dan benar, dan Tuhan, Jahweh yang memberi roh kepada para nabi, telah
mengutus malaikatNya untuk menunjukkan kepada hamba-hambaNya apa yang harus
segera terjadi.”
“Perkataan-perkataan ini tepat dan benar.”
Tuhan pasti akan menggenapi semua janjiNya yang dinyatakanNya kepada orang-orang
kudus melalui Kitab Wahyu. Inilah sebabnya Tuhan kita sudah mengatakan semuanya
kepada orang-orang kudusNya sebelumnya sebagai Roh Kudus melalui para hamba
Jahweh. Apakah Firman yang paling keberkatan di dalam Kitab Wahyu? Ada banyak
Firman yang keberkatan di dalam Kitab Wahyu, tetapi yang paling keberkatan adalah
bahwa Jahweh akan mengijinkan orang-orang kudus untuk memerintah dengan Tuhan
di dalam Langit Baru dan Bumi Baru dan hidup di dalam kedaulatan dan kemuliaan.
Karena Jahweh pasti akan menggenapi pekerjaan
ini segera, orang-orang kudus tidak akan pernah mengijinkan iman mereka lepas
atau terjebak di dalam keputus-asaan. Orang-orang kudus harus mengalahkan semua
pencobaan dan kesengsaraan dengan iman mereka kepada pengharapan. Tuhan kita
tidak akan gagal dalam membuat semua nubuat dan janji yang dibuat kepada orang-orang
kudus di Gereja Jahweh menjadi kenyataan. Tuhan kita mengutus para hambaNya
ke dunia ini dan membuat mereka memberitakan Firman nubuat, sehingga Ia bisa
menjelaskan kepada orang-orang kudus dan GerejaNya tentang semua berkat itu.
Ayat 7: “Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah
orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!”
Karena Firman nubuat dari Kitab Wahyu ini mengatakan
kepada kita orang-orang kudus tentang kemartiran di masa depan, itu menunjukkan
bahwa waktunya akan datang ketika orang-orang kudus akan dianiaya oleh Antikristus
dan akan harus mempertahankan iman sampai mati. Karena itu adalah kehendak Jahweh,
orang-orang kudus harus menyambut kemartiran mereka. Mereka kemudian akan mengambil
bagian di dalam kebangkitan dan pengangkatan, memerintah di dalam Kerajaan Kristus
selama seribu tahun yang akan datang, dan kemudian hidup di Langit Baru dan
Bumi Baru selamanya. Karena itu, orang-orang kudus harus percaya kepada semua
firman Jahweh yang Tuhan katakan kepada mereka dan memelihata iman mereka. Orang-orang
yang paling diberkati di akhir jaman adalah mereka yang percaya kepada Firman
Tuhan kita dan hidup oleh iman.
Jahweh sudah mengatakan kepada orang-orang kudusNya
bahwa Ia akan datang segera. Tuhan akan datang kepada kita tanpa penundaan lagi.
Untuk menggenapi semua berkat Jahweh yang mengalir dari Firman air dan Roh,
Firman yang membawa kepada orang-orang kudus keselamatan dari dosa mereka, Tuhan
akan segera datang ke dunia ini.
Setelah diselamatkan, orang-orang kudus harus
berpegang kepada Firman berkat yang Tuhan janjikan kepada mereka, dan memelihara
iman mereka. Kalau hati mereka kehilangan iman kepada Firman Tuhan, mereka akan
kehilangan semuanya, dan inilah sebabnya mereka harus mempertahankan iman kepada
firman Jahweh. Jahweh mengatakan kepada orang-orang kudus, dengan kata lain,
untuk memelihara iman mereka kepada Tuhan.
Ayat 8: Dan aku, Yohanes, akulah yang telah
mendengar dan melihat semuanya itu. Dan setelah aku mendengar dan melihatnya,
aku tersungkur di depan kaki malaikat, yang telah menunjukkan semuanya itu kepadaku,
untuk menyembahnya.
Para nabi dan orang-orang kudus yang memberitakan
firman nubuatan Jahweh. Kita harus memuji Jahweh yang melakukan apa yang dikatakanNya
kepada mereka, dan kita harus hanya menyembah Dia. Kadangkala beberapa orang
berusaha meninggikan dirinya setinggi Jahweh dan diperlakukan demikian. Mereka
melakukannya baik karena mereka memang penyesat atau nabi palsu. Hanya Jahweh
yang layak menerima semua pujian, penyembahan, kemuliaan, dan pelayanan.
Ayat 9: Tetapi ia berkata kepadaku: “Jangan
berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama seperti engkau dan saudara-saudaramu,
para nabi dan semua mereka yang menuruti segala perkataan kitab ini. Sembahlah
Jahweh!”
Apa yang harus kita lakukan untuk menjadi nabi
Jahweh yang benar? Kita harus terlebih dahulu percaya kepada rahasia Injil air
dan Roh yang diberikan oleh Tuhan. Kita kemudian akan menjadi umat Jahweh, orang-orang
kudus, dan saling menjadi saudara dan saudari. Hanya setelah ini Jahweh bisa
menantang mereka dengan pekerjaanNya. Mereka yang sudah menjadi hamba Tuhan
juga harus percaya kepada FirmanNya dan memeliharanya dengan iman. Mereka adalah
orang-orang yang memberikan semua kemuliaan kepada Jahweh dan bukan merampasnya
bagi diri mereka sendiri. Tuhan kita layak menerima semua pujian dan kemuliaan
dari semua manusia di dunia ini. Haleluya!
Ayat 10: Lalu ia berkata kepadaku: “Jangan
memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah
dekat.”
Firman perjanjian yang tertulis di dalam Kitab
Wahyu tidak boleh tetap disembunyikan. Karena akan segera digenapi, hal itu
harus disaksikan kepada semua orang. Amin! Mari kita semua percaya kepada Firman
nubuatan di dalam Kitab Wahyu dan memberitakannya.
Ayat 11: “Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah
ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan
barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang
kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!”
Ketika hari kedatangan Tuhan semakin dekat, Ia
akan membiarkan mereka yang melakukan dosa terus melakukan dosa, mereka yang
kudus terus menguduskan dirinya, dan mereka yang cemar meneruskan kecemarannya.
Ketika akhir jaman tiba, orang-orang yang hatinya menjadi tidak berdosa karena
percaya kepada Injil air dan Roh masih akan melayani Injil di dunia ini, dan
mereka yang memelihara kekudusan yang diberikan oleh Tuhan serta menghidupi
kehidupan mereka dengan iman terus akan hidup demikian. Tuhan menasehatkan agar
kita memelihara iman yang kita miliki saat ini.
Ayat 12: “Sesungguhnya Aku datang segera dan
Aku membawa upahKu untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.”
Tuhan kita akan datang segera, dan memberikan
Firdaus di bumi dan Langit Baru dan Bumi Baru kepada orang-orang kudus yang
sudah melayani dan bekerja keras untuk mengabarkan Injil air dan Roh, untuk
memberi pahala atas pengorbanan mereka. Ketika orang-orang kudus percaya kepada
Firman nubuat di dalam Kitab Wahyu, mereka akan bisa mempertahankan iman mereka
sampai akhir karena mereka akan menempatkan pengharapan mereka di dalam Tuhan.
Kita harus memahami dan percaya bahwa Tuhan aakan memberi pahala atas kerja
keras orang-orang kudus dengan berkat-berkat yang jauh lebih besar, karena Tuhan
kita sangat mulia dan penuh belas kasihan.
Ayat 13: “Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama
dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.”
Tuhan kita adalah awal dan akhir segala sesuatu.
Ia adalah Juruselamat dan Jahweh sendiri, yang akan memberikan kepada kita kegenapan
keselamatan yang hanya bisa diberikan olehNya. Semua sejarah di seluruh alam
semesta ini, baik sejarah Surga maupun dunia, dimulai dari Tuhan dan akan diakhiri
olehNya.
Ayat 14: Berbahagialah mereka yang membasuh
jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui
pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.
Karena apa yang Tuhan katakan kepada semuanya
hidup, orang-orang kudus percaya kepada firmanNya, memberitakan dan mempertahankannya.
Mereka melakukannya karena Firman yang dikatakan Tuhan kepada orang-orang kudusNya
dan kepada semua yang ada di alam semesta adalah benar. Inilah sebabnya orang-orang
kudus dan para hamba Jahweh memelihara firman Tuhan ini di dalam pikiran mereka.
Mereka mempertahankan iman mereka dengan percaya kepada firman Jahweh dengan
semakin kuat, sehingga mereka akan mendapatkan hak makan buah dari pohon kehidupan
yang ditanam di Langit Baru dan Bumi Baru.
Orang-orang kudus yang sudah menjadi tidak memiliki
dosa dengan percaya kepada Injil air dan Roh yang diberikan oleh Tuhan berusaha
mempertahankan iman mereka, karena mereka memiliki hak untuk makan buah dari
pohon kehidupan di Surga.
Ayat 15: Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang
sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala
dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.
Orang-orang yang disebutkan di bagian itu adalah
orang-orang yang tidak percaya kepada Injil air dan Roh, dan dengan demikian
tidak dilahirkan kembali sampai akhir jaman. Antikristus dan pengikut-pengikutnya,
yang menyesatkan manusia dengan tanda-tanda dan mujizatnya, sudah mendustai
mereka dari waktu ke waktu dngan secara salah mengatakan bahwa Antikristus adalah
Juruselamat. Mereka sudah membawa manusia kepada kebinasaan mereka dengan membuat
mereka menyembah patung Antikristus. Tuhan kita menahan orang-orang seperti
itu di luar pintu gerbang Kota Kudus, sehingga mereka tidak akan pernah masuk
ke Langit Baru dan Bumi Baru. Kota Tuhan hanya terbuka bagi orang-orang kudus
yang sudah mempertahankan iman mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh.
Ayat 16: “Aku, Jahshua, telah mengutus malaikatKu
untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku
adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang.”
Bagi kepentingan Gereja Jahweh dan orang-orang
kudus, Tuhan kita sudah mengutus para hamba Jahweh, dan Ia sudah membuat mereka
menyaksikan segala sesuatu yang akan terjadi. Dia yang membuat mereka menyaksikan
semuanya itu adalah Jahshua Kristus, Jahweh sendiri yang sudah menjadi Juruselamat
bagi orang-orang kudus.
Ayat 17: Roh dan pengantin perempuan itu berkata:
“Marilah!” Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: “Marilah!”
Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah
ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma.”
Kepada semua manusia di dunia ini yang lapar dan
haus akan kebenaran Jahweh, Tuhan kita mengundang mereka kepada Firman air kehidupan.
Siapa saja yang haus dan laoar akan kebenaran Jahweh sudah diberi berkat datang
kepada Tuhan, percaya kepada Injil air dan Roh yang diberikan olehNya, dan dengan
itu minum air kehidupan. Inilah sebabnya Tuhan kita memerintahkan supaya semua
manusia datang kepada Jahshua Kristus. Siapa saja bisa menerima kebenaran Injil
air dan Roh dengan cuma-cuma. Tetapi air kehidupan tidak diberikan kepada mereka
yang tidak menghendakinya. Kalau anda menghendakinya, anda, juga, bisa minum
air kehidupan yang diberikan oleh Tuhan dengan percaya kepada Injil air dan
Roh.
Ayat 18: Aku bersaksi kepada setiap orang yang
mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan
sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Jahweh akan menambahkan kepadanya
malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
Alkitab adalah firman Jahweh. Dengan demikian,
ketika kita percaya kepada firman ini, kita tidak boleh menambah atau menguranginya.
Ayat ini mengatakan bahwa karena Firman di dalam Kitab Suci adalah firman Jahweh,
tidak ada orang yang percaya kepadanya dengan menambah atau mengurangi dari
Firman kebenaran yang tertulis, dan juga tidak bisa meninggalkan beberapa kebenaran
yang tertulis. Karena itu kita harus berhati-hati. Setiap Firman yang dikatakan
Jahweh adalah penting; tidak ada yang boleh ditinggalkan sebagai sesuatu yang
dianggap tidak penting.
Namun manusia masih terus mengabaikan Injil air
dan Roh yang diberikan oleh Tuhan. Inilah sebabnya mengapa mereka masih belum
diselamatkan dari dosa mereka, dan mengapa mereka sedang memasuki kebinasaan
mereka sendiri—bahkan meskipun mereka mengakui percaya kepada Jahshua sebagai
Juruselamat mereka. Untuk membebaskan orang-orang berdosa dari dosa, Tuhan sudah
memberikan kepada mereka air dan darahNya (1 Yohanes 5:4-5, Yohanes 3:3-7).
Namun banyak orang yang hanya mementingkan darah Jahshua di Kayu Salib saja;
dengan demikian, mereka masih belum diselamatkan dari dosa mereka, dan kemudian
akan menghadapi malapetaka yang dituliskan di dalam Kitab Wahyu.
Mereka yang mengaku percaya kepada Jahshua tetapi
tidak memahami kebenaran bahwa Jahshua membereskan segala dosa dunia dengan
baptisanNya dari Yohanes akan menghadapi penghukuman yang lebih mengerikan di
neraka. Mengapa? Karena mereka tidak percaya kepada Injil air dan Roh yang diberikan
oleh Tuhan, dan karena itu mereka belum dilahirkan kembali. Siapa saja yang
mengabaikan Injil air dan Roh yang diberikan Tuhan akan masuk ke dalam lautan
api yang membakar selamanya dan menghadapi penderitaan kekal—hari penyesalan
pasti akan datang kepada orang-orang yang demikian.
Ayat 19: Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu
dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Jahweh akan mengambil bagiannya
dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab
ini.
Apakah ada di antara kita yang iman Kristennya
meninggalkan Firman kebenaran, bahwa Jahshua menanggung segala dosa manusia
ke atas diriNya dengan menerima baptisan dari Yohanes, dan bahwa sekaligus Ia
membasuhkan segala dosa dengan dibaptiskan? Kalau demikian, orang-orang seperti
itu pasti akan kehilangan hak untuk masuk ke dalam Kota Kudus Jahweh, karena
mereka tidak percaya kepada baptisan yang Tuhan kita terima dari Yohanes untuk
menanggung segala dosa manusia ke atas diriNya sekaligus. Mereka akhirnya melakukan
dosa mengabaikan Injil air dan Roh yang diberikan oleh Tuhan.
Dengan demikian, orang Kristen harus memasukkan
ke dalam hatinya kebenaran bahwa Jahshua menanggung segala dosa manusia dengan
baptisan yang diterimaNya dari Yohanes. Kalau tidak demikian, mereka semua tidak
akan diijinkan menikmati kemuliaan masuk ke dalam Kota Kudus yang diberikan
oleh Tuhan. Kalau anda percaya bahwa Jahshua adalah Juruselamat anda, anda kemudian
harus dibasuhkan dari segala dosa anda dengan sepenuh hati percaya bahwa Jahshua
datang ke dunia ini, dibaptiskan oleh Yohanes di Sungai Yordan untuk sepenuhnya
menyelamatkan manusia dari segala dosa dunia, dan Ia dengan itu menghapuskan
segala dosa yang dilakukan manusia dengan cara menanggungnya ke atas diriNya
sendiri. Mata air yang dengannya anda bisa dibasuhkan dari segala kejahatan
anda adalah baptisan yang diterima Tuhan kita. Sesudah menanggungkan ke atas
diriNya sendiri segala dosa dunia, Tuhan kita mencurahkan darah dan mati di
Kayu Salib untuk membayar upah segala dosa dengan kematianNya sendiri.
Baptisan yang Jahshua terima dari Yohanes adalah
bukti yang ditegaskan dari keselamatan dari dosa kita. 1 Petrus 3:21 mengatakan,
“Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan -- maksudnya
bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati
nurani yang baik kepada Jahweh -- oleh kebangkitan Jahshua Kristus.” Kita
harus menyadari bahwa Jahshua membawa segala dosa dunia ke atas Kayu Salib dan
mencurahkan darahNya untuk membayar upah bagi dosa-dosa manusia dengan kematianNya
sendiri, semuanya untuk menggantikan kita.
Inilah sebabnya Jahweh sekali lagi memberikan
Firman peringatanNya kepada semua manusia di dalam ayat 19. Kita harus percaya
kepada Firman Injil air dan Roh sebagaimana adanya, tanpa menambah atau menguranginya.
Ayat 20: Ia yang memberi kesaksian tentang
semuanya ini, berfirman: “Ya, Aku datang segera!” Amin, datanglah, Tuhan Jahshua!
Tuhan kita akan segera datang lagi ke dunia. Dan
orang-orang kudus yang sudah menerima pengampunan dosa mereka dengan percaya
kepada Tuhan adalah mengenakan kemuliaan Surga, dan dengan sepenuh hati menantikan
saat kedatangan Tuhan yang kedua kali. Karena mereka yang percaya kepada Injil
air dan Roh sudah siap untuk bertemu dengan Tuhan datang walaupun hal itu terjadi
sekarang ini, mereka menantikan Tuhan untuk kembali dan mengenakan mereka dengan
berkat-berkat yang dijanjikanNya bagi orang-orang kudus. Dengan demikian, orang-orang
kudus sungguh-sungguh sangat berharap untuk kedatangan Tuhan yang kedua kali,
di dalam iman dan ucapan syukur.
Ayat 21: Kasih karunia Tuhan Jahshua menyertai
kamu sekalian! Amin.
Rasul Yohanes mengakhiri Kitab Wahyu dengan doa
berkat bagi kasih karunia dari Tuhan kita Jahshua Kristus untuk menyertai orang-orang
yang sungguh-sungguh menghendaki untuk masuk ke dalam Kota Kudus yang diberikan
oleh Jahweh. Mari kita, juga, menjadi orang-orang kudus yang masuk ke dalam
Kota Kudus yang diberikan oleh Jahshua Kristus melalui iman tanpa kegagalan.
Kembali ke Daftar
|