|
Pelajaran tentang Kemah Suci

Kemah Suci adalah gambaran
mengenai Jahshua Kristus yang sudah menanggung segala dosa bangsa Israel
dan semua manusia yang percaya kepadaNya. Tuhan kita adalah pemilih yang
sesungguhnya dari Kemah Suci itu. Dan ia adalah Juruselamat yang sudah
menghapuskan segala dosa manusia sekali untuk selamanya, dan pada saat
yang sama, mengorbankan diriNya bagi semua manusia.
Meskipun bangsa Israel melakukan dosa setiap hari, denan penumpangan tangan
ke atas kepala binatang korban yang tidak bercacat di pelataran Kemah
Suci sesuai dengan tata cara korban, mereka bisa menanggungkan dosa-dosa
mereka kepada binatang korban itu. Demikianlah caranya semua orang percaya
kepada pelayanan para imam dan korban persembahan yang diberikan sesuai
dengan tata cara korban, dibasuhkan dari dosa-dosa mereka dan menjadi
putih seperti salju. Demikian juga, dengan percaya kepada baptisan dan
Kayu Salib Jahshua, hakekat sesungguhnya dari Kemah Suci itu, bangsa Israel
dan kita yang dari bangsa-bangsa lain sudah ikut mengenakan berkat pengampunan
dosa kia dan berkat kehidupan bersama dengan Tuhan selamanya.
Bukan hanya bangsa Israel, tetapi semua bangsa-bangsa lain juga bisa dibebaskan
dari segala dosa mereka anya dengan percaya kepada Jahshua, yang adalah
Tuhan atas Kemah Suci. Kemah Suci mengajarkan kepada kita mengenai anugerah
pengampunan dosa yang diberikan Jahweh kepada semua manusia. Dengan demikian,
Kemah Suci sendiri sebenarnya adalah hakekat dari Jahshua Kristus sendiri.
Jahshua sudah menjadi Juruselamat atas orang-orang berdosa. Semua orang
berdosa, siapapun dia, bisa menjadi tidak berdosa hanya dengan percaya
kepada baptisan Jahshua, darahNya di Kayu Salib, dan kebenaran bahwa Ia
adalah Jahweh sendiri.
Kita bisa dibebaskan dari murka Jahweh hanya dengan imn kita kepada kain
biru dan kain ungu, dan kain kirmizi-dengan kata lain, dengan percaya
kepada baptisan Jahshua, darahNya, dan keilahianNya. Jahshua adalah pintu
gerbang menuju Kerajaan Surga.
Kisah Para Rasul 4:12 mengatakan, "Dan keselamatan tidak ada di dalam
siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak
ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."
Tidak seorangpun kecuali Jahshua yang bisa menyelamatkan semua manusia
yang percaya kepadaNya dari segala dosa mereka. Tidak ada Juruselamat
lain kecuali Jahshua.
Yohanes 10:9 mengatakan, "Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku,
ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput."
1 Timotius 2:5 mengatakan, "Karena Jahweh itu esa dan esa pula Dia
yang menjadi pengantara antara Jahweh dan manusia, yaitu manusia Kristus
Jahshua;" dan Matius 3:15 mengatakan, "Biarlah hal itu terjadi,
karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kebenaran."
Semua ayat-ayat itu bersaksi kepada kebenaran ini.
Jahshua datang ke dunia ini dalam rupa manusia, dan dengan menerima baptisanNya
(kain biru) dan mencurahkan darahNya (kain kirmizi), Ia sudah menyelamatkan
semua orang berdosa. Demikianlah, Jahshua sudah menjadi pintu keselamatan
bagi semua orang berdosa. Sebagaimana pintu gerbang Kemah Suci terbuat
dari kain biru dan kain ungu, dan kain kirmizi, Jahshua, yang datang ke
dunia ini, pertama-tama menanggung segala dosa dunia ke atas diri-Nya
sendiri dengan baptisan yang diterimaNya dari Yohanes. Ia, kemudian, menjadi
korban persembahan, Anak domba Jahweh (Yohanes 1:29).
Yang kedua, sesudah menanggung segala kelemahan orang berdosa melalui
baptisanNya, Ia mati menggantikan mereka dan sudah memberikan kehidupan
baru kepada mereka yang percaya. Yang ketiga, Jahshua ini adalah Jahweh
sendiri. Kejadian 1:1 mengatakan, "Pada mulanya Jahweh menciptakan
langit dan bumi," dan Kejadian 1:3 mengatakan, "Lalu Jahweh mengatakan,
'Jadilah terang'; dan terang itu jadi." Jahshua tidak lain adalah
Jahweh sang logos itu sendiri, Dia yang menciptakan seluruh alam semesta
dan segala sesuatu di dalamnya dengan menggunakan firmanNya.
Jahweh mengatakan kepada Musa untuk membuat pintu gerbang Kemah Suci dengan
kain biru dan kain ungu, kain kirmizi dan dari lenan halus yang dipintal
benangnya. Jahshua, yang adalah Jahweh sendiri, menggenapkan karyaNya
untuk menjadikan orang berdosa menjadi orang benar dengan datang ke dunia
ini dalam rupa manusia dan menyelamatkan umatNya dari segala dosa mereka
melalui baptisan dan kematianNya di Kayu Salib. Ketiga pelayanan ini adalah
cara yang dengannya Kristus sudah menyelamatkan orang berdosa, dan semuanya
adalah bukti akan kebenaran ini.
Rasul Paulus mengatakan di dalam Efesus 4:4-6, "satu tubuh, dan satu Roh,
sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung
dalam panggilanmu, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Jahweh dan
Bapa dari semua, Jahweh yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam
semua." Firman ini menunjuk kepada keselamatan dari dosa yang terbuat
dari kain biru dan kain ungu, kain kirmizi dan dari lenan halus yang dipintal
benangnya.
Melalui penyelidikan dari Kemah Suci, kita harus memahami kebenaran yang
sejati ini, dan dengan itu mendapatkan berkat pengampunan dari segala
dosa kita.
Pilihlah dari kategori
di bawah ini untuk melihat galeri gambar-gambar dari Kemah Suci dan membaca
khotbah-khotbah yang berkaitandengan masing-masing gambar.
- Struktur Kemah Suci
- Pintu Gerbang Pelataran Kemah Suci
- Mezbah Korban Bakaran
- Bejana Pembasuhan
- Tudung Kemah Suci
- Tempat Kudus
- Tempat Maha Kudus
- Tabut Perjanjian
- Kandil Emas
- Mezbah Ukupan
- Meja Roti Sajian
|