Indonesian 20

  • ㆍISBN : 9788928240302
  • ㆍPages : 381

Khotbah injil Yohanes (III) - Makanlah Daging-Ku Dan Minumlah Darah-Ku

Paul C. Jong

Yesus Telah Memberi Kita Kehidupan Kekal melalui Daging dan Darah-Nya Sendiri

Gereja menyimpan dua sakramen yang diperintahkan oleh Yesus. Yang satu adalah baptisan, dan yang lainnya adalah Komuni Suci. Kami mengambil bagian dalam Komuni untuk merenungkan Injil Kebenaran yang diungkapkan melalui roti dan anggurnya, untuk mengenang Injil ini.
Dalam ritus Perjamuan Kudus, kita memakan roti untuk mengenang daging Yesus, dan minum anggur sebagai upacara darah-Nya. Dengan demikian, makna sebenarnya dari Perjamuan Kudus adalah untuk memperkuat iman kita kepada kebenaran bahwa Yesus telah menyelamatkan kita dari dosa-dosa dunia dan memberi kita kehidupan abadi melalui baptisan dan kematian-Nya di Kayu Salib.
Namun, masalahnya adalah bahwa hampir semua orang Kristen mengambil bagian dalam Perjamuan Kudus hanya secara formal, bahkan tanpa menyadari apa yang Yesus maksudkan dengan ungkapan, "Dagingku benar-benar makanan, dan darah-Ku memang minuman," (Yohanes 6:55). Karena itu, di dalam Injil air dan Roh, kita perlu sekali lagi berfokus pada makna perintah Yesus untuk memakan daging-Nya dan meminum darah-Nya, dan memercayainya.

AUDIOBOOK
undefined
Due to COVID-19 and disruption to international mail service
we have temporally suspended our ‘Free Print Book service’.
In the light of this situation we are not able to mail you the books at this time.
Pray that this pandemic will end soon and the resumption of the postal service.