Copyright © 2001 - 2019The New Life Mission. ALL RIGHTS reserved.


 

Kebenaran Jahweh, Penggenapan
Kebenaran Yang Dituntut Hukum Taurat


< Roma 8:1-4 >

“Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Jahshua. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Jahweh. Dengan jalan mengutus AnakNya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.”

 

 

Roma 8:1-4 menjelaskan mengenai iman yang dimiliki oleh orang-orang yang ada di dalam Kristus. Rahasia di dalam bagian ini adalah bahwa kita bisa memenuhi, dengan iman kita kepada kebenaran Jahweh, semua tuntutan hukum Taurat.

Apa, kemudian, iman yang percaya kepada kebenaran Jahweh? Ini adalah iman yang sudah menerima pengampunan dosa dengan percaya kepada baptisan Jahshua dan darahNya, yang melaluinya Tuhan kita menghapus segala dosa dunia. Dengan demikian kita bisa menang atas dosa dengan percaya kepada Jahshua, yang sudah menggenapi semua kebenaran dengan mengejar kebenaran Jahweh, sebagai Juruselamat kita. Inilah iman yang mengikuti kebenaran Jahweh dan kemenangan kita di dalam iman.

Pertama-tama, Roma 8:1 menjelaskan, “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Jahshua.” Mereka yang berdiam di dakam Jahshua Kristus dengan percaya kepada kebenaran Jahweh pasti tidak memiliki dosa. Iman yang demikian didasarkan kepada baptisan Jahshua dan darahNya yang sudah menggenapi tuntutan kebenaran dari hukum Taurat. Iman di dalam kebenaran Jahweh adalah iman yang paling penting bagi orang-orang kudus yang dilahirkan kembali. Bagaimana mungkin manusia biasa bisa menjadi tidak berdosa? Tetapi dengan iman yang tidak goyah kepada kebenaran Jahweh melalui Jahshua Kristus, dosa-dosa mereka sudah dihapuskan. Ini karena Jahshua menanggung ke atas diriNya segala dosa dunia melalui baptisanNya, demi mereka yang percaya kepada kebenaran Jahweh.

Roma 8:3 mengatakan bahwa Jahweh “mengutus AnakNya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging,” dan bahwa, “Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging.” Dengan menjatuhkan hukuman dosa di dalam “daging” Jahshua, dengan kata lain, Jahweh menanggungkan segala dosa dunia ke atas AnakNya yang Tunggal. Firman kebenaran ini dinyatakan di dalam Matius 3:13-17 (detail lebih lanjut mengenai topik ini bisa ditemukan di dalam buku saya, “Sudahkah Anda Benar-Benar Dilahirkan Kembali dari air dan Roh?”) mereka yang percaya kepada kebenaran ini tidak memiliki dosa, karena Jahweh sudah mengampuni segala dosa dunia dengan kebenaranNya.



“Aku manusia celaka!”


Bagian dari Roma 7:24 sampai 8:6 mengandung dua tema kontras. Yang satu diskusi mengenai masalah dosa, dengan kata lain, ketidaktaatan kepada Jahweh karena hawa nafsu daging sendiri, dan yang satunya diskusi mengenai solusi dari masalah dosa yang ditemukannya di dalam Jahshua Kristus.

 

Roma 7:24-25 mengatakan, “Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? Syukur kepada Jahweh! oleh Jahshua Kristus, Tuhan kita.” Paulus berseru bahwa ia manusia celaka ketika memandang tubuhnya, tetapi bersyukur kepada Jahweh karena ia dibebaskan dari tubuhnya melalui Jahshua Kristus. Kita bahkan melihat bahwa Paulus melayani hukum Jahweh di dalam pikirannya, tetapi dalam tubuhnya ia melayani hukum dosa.

Paulus mengakui bahwa tubuhnya mengikuti hukum dosa, dan bukannya menghidupi kehidupan yang menyenangkan Dia. Namun ia mengatakan bahwa di dalam pikirannya ia masih mengikuti hukum Roh Jahweh. Terjepit di antara kedua hukum ini, Paulus merasa celaka dan putus asa, tetapi ia menyatakan kemenangan iman dengan mangucap syukur kepada Jahweh yang membebaskannya dari dosa-dosanya melalui imannya kepada Jahshua Kristus, penggenapan kebenaran Jahweh.

Paulus bisa memberikan ucapan syukur yang demikian hanya karena ia percaya bahwa Jahshua Kristus sudah menghapus segala dosanya dan juga dosa-dosa semua manusia. Untuk menghapus segala dosa dunia ini, Jahshua meletakkan ke atas dirinya segala dosa manusia dengan dibaptiskan oleh Yohanes. Dan dengan dihukum bagi dosa di kayu Salib, Ia menyelamatkan semua yang percaya kepadaNya dari segala dosa dunia. Inilah sebabnya Paulus mengatakan di dalam Roma 8:1, “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Jahshua.” Bahwa tidak ada lagi penghukuman berarti sama sekali tidak ada dosa di dalam mereka yang percaya kepada kebenaran Jahweh. Mereka yang ada di dalam Jahshua Kristus dengan percaya kepada kebenaran Jahweh tidak akan memiliki dosa di dalam hati mereka. Mereka mungkin lemah, tetapi mereka tidak memiliki dosa apapun.

Sebaliknya, hukuman berarti bahwa keberadaan dosa, yaitu, keadaan menanggung hukuman. Ketika seseorang melakukan suatu kesalahan, kita biasa menyebutnya sebagai dosa. Tetapi itu karena di tidak percaya kepada kebenaran Jahweh bahwa ia menjadi orang berdosa. Namun bagian di atas mengatakan bahwa tidak ada lagi penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Jahshua.

Pernyataan ini bukan berdasar kepada apa yang disebut sebagai Doktrin Pembenaran, yang banyak dipercayai oleh agama-agam dunia. ‘Pengakuan mengenai dianggap sebagai orang benar dengan iman’ berarti sebyah pengakuan hipotetis bahwa Jahweh menganggap seseorang itu benar meskipun ia tidak sungguh-sungguh benar dan memiliki dosa di dalam hati hanya karena imannya kepada Jahshua. Tetapi itu keliru. Bagaimana mungkin Jahweh berdusta dan menyebut orang berdosa menjadi tidak memiliki dosa? Itu tidak akan dilakukanNya. Ia justru mengatakan mengenai orang-orang berdosa yang demikian, “Engkau menghadapi kepastian kematianmu karena dosa-dosamu; percayalah kepada kebenaranKu yang ada di dalam Injil air dan Roh!”

 

Jaman ini banyak orang mencoba mencari alasan untuk iman mereka yang salah dan mendapatkan kebenaran Jahweh dengan menganut doktrin yang demikian. Tetapi iman jenis ini salah dan berbahaya. Kalau Jahshua bukan Jahweh kebenaran, mungkin saja Ia menyebut orang berdosa sebagai pengikutNya. Tetapi anda harus menyadari bahwa Jahshua, Kebenaran itu, tidak menyebut orang berdosa sebagai orang benar dan tidak memiliki dosa. Menyebut orang berdosa sebagai orang benar dan tidak memiliki dosa tidak mungkin di hadapan kebenaran Jahweh, keadilan dan kekudusanNya.

Anda harus menyadari bahwa pembebasan anda dari dosa bukan hanya dengan percaya kepada Jahshua, tetapi dengan percaya kepada kebenaran Jahweh, yang kemudian akan menjadi milik anda. Meskipun anda percaya kepada kebenaran Jahweh, Jahweh tidak akan menyebut anda sebagai orang benar kalau anda tidak mengenal dan tidak percaya kepada kebenaran Jahweh. Tetapi kenyataan hari ini adalah bahwa doktrin yang seperti Doktrin Pengudusan Bertahap dan Doktrin Pembenaran diterima banyak orang sebagai doktrin Kristen ortodoks. Tetapi sedikit yang menyadari bahwa yang dianggap sebagai doktrin Kristen ortodoksbisa menghalangi seseorang mengenal atau menerima kebenaran Jahweh. Dengan percaya kepada doktrin itu tanpa menyadari bahwa mereka sungguh-sungguh melawan kebenaran Jahweh, banyak orang yang tidak bisa menerima kebenaran Jahweh, karena doktrin itu yang sudah menjadi batu sandungannya sendiri.

Kalau anda ingin menjadi orang Kristen yang sungguh-sungguh, anda harus mengukur dengan apakah anda ada di dalam Kristus atau tidak. Dan untuk itu, anda harus mendengar, melihat, dan memahami Firman air dan Roh. Tanyakan kepada diri anda, “Apakah iman saya kepada Jahshua itu benar? Ketika saya mengatakan kalau saya percaya kepada Jahshua, apakah saya tidak sekedar melakukan kehidupan agama saja? Apakah saya serba tanggung, tidak di dalam dan juga diluar Jahshua?” Ini saat bagi anda untuk menerima kebenaran Jahweh dan percaya kepada hal itu dan berdiam di dalam iman kebenaran sehingga “Sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Jahshua.”

 

Dalam surat Efesus kita sering menemukan kalimat “melalui penebusan di dalam Jahshua.” Ini berarti bahwa Jahshua sudah menentukan dan memilih kita di dalam Kristus Jahshua untuk menyelamatkan kita dari segala dosa kita. Mereka yang sudah diurapi dengan kebenaran Jahweh di dalam Jahshua dan masuk ke dalam Kristus adalah mereka yang dosa-dosanya sudah dihapuskan. Mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh yang diberikan oleh Tuhan, dengan itu, tidak menghadapi penghukuman di dalam Jahshua Kristus. Ketika seseorang percaya kepada Injil air dan Roh, ia menjadi orang yang menerima kebenaran Jahweh di dalam Tuhan dan yang memberitakan Injil ini.

Mereka yang percaya kepada kebenaran Jahweh di alam Jahshua Kristus dan yang sudah masuk ke dalam tanganNya yang terbuka tidak memiliki dosa. Inilah kebenaran dan jawaban yang tepat. Karena baptisan dan darah Jahshua di kayu Salib sudah menjadikan segala dosa dihapuskan dari mereka yang ada di dalam Kristus dengan percaya kepada kebenaran Jahweh, tidak mungkin bagi mereka untuk memiliki dosa. Mereka yang ada di dalam Kristus dengan demikian sungguh-sungguh tidak memiliki dosa. Kebenaran ini—bahwa bahwa tidak ada dosa bagi mereka yang ada di dalam Kristus—adalah jawaban yang ditemukan di dalam Firman air dan Roh, dan dengan demikian, tidak ada yang membingungkan mengenai masalah dosa. Ketika anda percaya kepada kebenaran Jahweh yang dinyatakan di dalam Injil air dan Roh, anda juga bisa menjadi sungguh-sungguh benar. KenJahweh dan percaya kepada Injil air dan Roh yang mengandung kebenaran Jahweh di dalamnya. Anda kemudian anda menjadi orang benar yang kudus yang berdiam di dalam Kristus.

 

Coba bayangkan seandainya kita menghadapi masalah yang sangat sulit. Kalau kita sungguh-sungguh ingin menemukan jalan keluar dari masalah ini, kita harus terus mencari jawabannya bagaimanapun sulit dan bahaya yang akan kita hadapi. Begitu juga, mereka yang percaya kepada Jahshua dan belum masuk ke dalamNya harus mencari kebenaran Jahweh di dalam Injil air dan Roh.

Beberapa orang berpikir bahwa kekristenan hanyalah salah satu dari agama di dunia, dan berusaha mencari jalan keluar untuk dosa dengan mempelajari dan percaya kepada doktrin seperti Doktrin Pengudusan Bertahap. Tetapi mereka akan segera menyadari bahwa doktrin seperti itu dan juga kebenaran mereka sendiri tidak akan bisa menghapus segala dosa mereka. Mereka justru akan menemukan bahwa masalah dosa hanya bisa dengan mudah diatasi dengan percaya kepada Injil air dan Roh.

Kalau anda ingin menjadi orang Kristen sejati, anda harus percaya kepada Injil air dan Roh di dalam hati anda. Tetapi orang-orang yang mengaku beragama berupaya mendapatkan kebenaran Jahweh dengan mengukur kepada Doktrin Pengudusan Bertahap dan Doktrin Pembenaran, dalam upaya mereka untuk mengatasi masalah dosa dengan usaha mereka sendiri. Iman yang seperti itu akan bersandar kepada doa pertobatan, yang pada akhirnya tidak akan bisa membebaskan mereka dari kehancuran yang sudah pasti karena mereka menjadi semakin berdosa setiap kali mereka melihat dosa-dosa mereka saat menaikan doa-doa seperti itu.

Tetapi mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh, meskipun mereka lemah dalam daging, sudah menyelesaikan masalah dosa mereka dengan percaya kepada Injil air dan Roh. Mereka yang menerima kebenaran Jahweh dengan percaya tidak memiliki dosa di dalam pikiran mereka, dan dengan demikian tidak ada lagi penghukuman untuk mereka.



Karena kebenaran Jahweh di dalam Jahshua


Ayat 2 mengatakan, “Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.” Jahweh sudah memberikan dua hukum kepada manusia, hukum Roh kehidupan di dalam Jahshua dan hukum dosa serta kematian. Seperti yang dikatakan Paulus, hukum Roh kehidupan membebaskan kita dari hukum dosa dan kematian, dari segala dosa kita. Anda harus menyadari dan mengerti kebenaran yang dibicarakan oleh Paulus untuk menerima hidup baru. Kebenaran ini diaplikasikan sama kepada semua manusia di dunia ini.

Kita, juga, sudah dibebaskan dari hukum dosa dan kematian dengan percaya kepada hukum Roh kehidupan; kalau tidak, kita akan menerima kebinasaan yang pasti di bawah hukum dosa dan kematian. Tetapi dengan percaya di dalam hati kita kepada kebenaran Jahweh di dalam Jahshua—yaitu, baptisan dan darahNya di kayu Salib—kita menerima kebenaran Jahweh, ada di bawah hukum Roh kehidupan, dan menerima kehidupan kekal yang disiapkan untuk kita. Dimana anda bisa, kemudian, menemukan Injil air dan Roh yang mengampuni segala dosa anda? Ini ada di dalam baptisan Jahshua yang diterima dari Yohanes dan kayu Salib dimana Ia mencurahkan darahNya. Kebenaran Jahweh, dengan kata lain, ditemukan di dalam Injil air dan Roh.

 

Apa, kemudian, Injil air dan Roh yang membebaskan kita dari hukum dosa dan kematian? Hal itu adalah Injil bahwa Jahshua sudah dilahirkan ke dunia ini, dibaptiskan oleh Yohanes di usia tigapuluh tahun untuk menanggung segala dosa dunia ke atas diriNya, disalibkan di kayu Salib, dan bangkit dari kematian, semua untuk membebaskan kita dari dosa-dosa kita—inilah Injil yang terbuat dari kebenaran Jahweh.

Jahweh, mengerti bahwa manusia akan selalu melakukan dosa karena kelemahannya, sudah merancang untuk menyelamatkan semua orang berdosa dari dosa-dosa mereka dengan memberikan kepada mereka Injil keselamatan yang bisa membebaskan mereka dari hukum dosa dan kematian. Inilah tepatnya Injil pengurapan yang ditemukan di dalam baptisan Jahshua oleh Yohanes dan darahNya di kayu Salib. Dengan percaya kepada Injil ini, semua manusia bisa dibebaskan dari hukum kematian dari dosa-dosa mereka—kebenaran Jahweh adalah hukum kehidupan yang sudah membebaskan manusia dari segala dosanya.

Jahweh memberikan kepada manusia Firman hukum Taurat dan menetapkan bahwa semua yang tidak bisa mentaati hukum TauratNya akan menjadi berdosa. Pada saat yang sama, Jahweh juga menetapkan sebuah hukum yang bisa membebaskan manusia dari dosa-dosa mereka. Hukum keselamatan ini adalah kebenaran yang tersembunyi di dalam kebenaran Jahweh, hukum anugerah yang memberikan kehidupan kekal kepada semua yang percaya kepada hal itu. Hukum pengurapan yang ditetapkan Jahweh bagi manusia adalah iman kepada Injil air dan Roh—yaitu, baptisan dan darah Jahshua di kayu Salib—dan iman inilah hukum kehidupan yang bisa mengenakan kepada mereka kebenaran Jahweh.

Siapa, kemudian, yang bisa melawan hukum kehidupan? Semua yang percaya kepada Injil air dan Roh akan dibebaskan dari segala dosa dunia, dan dengan iman ini ia akan menerima kebenaran Jahweh.

Bagaimana Jahweh memberikan kepada anda hukum Roh kehidupan? Dengan mengutus AnakNya Jahshua ke dunia ini, dilahirkan dari anak dara, dengan menanggungkan segala dosa dunia kepadaNya melalui baptisanNya oleh Yohanes, dengan mengatur agar Dia mati di kayu Salib bagi upah dosa itu, dan dengan membangkitkanNya dari kematian—menghapuskan, dengan demikian, segala dosa dunia dan menjadikan Jahshua sebagai Juruselamat orang berdosa. Bagi mereka yang percaya kepada kebenaran ini Jahweh memberikan pengampunan dosa dan hidup batu, dan inilah hukum Roh kehidupan yang diberikanNya kepada kita.

 

Apa, kemudian, hukum dosa dan kematian? Ini adalah perintah yang diberikan Jahweh kepada manusia. Hukum Taurat yang ditetapkan Jahweh mencatat perintahNya mengenai ‘lakukan ini dan jangan lakukan ini,’ dan setiap kegagalan mentaati perintah ini akan menjadi dosa, yang upahnya adalah maut yang harus dibayar dengan penghukuman di neraka.

Jadi semua orang ditempatkan di bawah hukum kematian, tetapi Jahshua Kristus sudah membebaskan kita dari hukum kematian dengan baptisan dan darahNya di kayu Salib. Tidak ada seorangpun kecuali Jahshua yang bisa menyelamatkan orang berdosa dari dosa-dosanya, dan tidak ada jalan lain selain Injil air dan Roh yang diberikanNya yang bisa membebaskan kita dari segala dosa kita. Anda harus mengerti dan percaya bagaimana Jahshua datang ke dunia ini untuk menyelamatkan anda, dan apakah kebenaran Jahweh itu.

Namun, di jaman ini, ada banyak yang mengaku beriman kepada Jahshua dan sangat mengerti secara mendalam mengenai hukum Taurat—yaitu, hukum dosa dan kematian—tetapi sama sekali tidak tahu Injil air dan Roh yang sudah membebaskan mereka dari segala dosa mereka. Banyak yang masih melanjutkan percaya kepada Jahshua dengan ketidaktahuan ini. Dari sini kita bisa melihat betapa lamanya Injil air dan Roh sudah tersembunyi. Injil air dan Roh berbeda dengan Injil yang hanya berisi iman kepada kayu Salib. Banyak orang hanya menekankan mengenai pentingnya darah Jahshua di kayu Salib, tetapi Alkitab mengatakan bahwa Jahshua mencurahkan darahNya di kayu Salib karena Ia menanggung segala dosa dunia ketika Ia dibaptiskan oleh Yohanes, bukan ketika Ia disalibkan.

 

Anda harus menyadari bahwa perbedaan pengetahuan ini mempengaruhi masuk surga atau neraka. Mungkin kelihatannya seperti perbedaan kecil, tetapi kedua pemahaman itu jelas sekali bedanya, yang kemudian membawa konsekwensi yang juga sangat berbeda. Inilah sebabnya ketika anda ingin percaya kepada Jahshua sebagai Juruselamat anda, anda harus memusatkan iman anda di sekitar Injil air dan Roh. Hanya dengan itu anda bisa diselamatkan dari dosa anda. Tetapi terlalu sering banyak orang yang beriman kepada Jahshua di jaman ini terus ada dalam ketidaktahuan akan kebenaran Jahweh.

Orang-orang itu berusaha untuk berdiri di hadapan Jahweh dengan berupaya melakukan sesedikit mungkin dosa dan berusaha untuk dikuduskan dengan usaha sendiri. Tetapi kebenaran Jahweh bukanlah sesuatu yang bisa dicapai dengan pemikiran, usaha atau pekerjaan manusia sendiri. Hanya dengan percaya kepada kebenaran pengurapan yang tersembunyi di dalam kebenaran air dan Roh seseorang bisa mendapatkan kebenaran Jahweh. Tidak ada seorangpun yang bisa mentaati seluruh aturan hukum Taurat.



Dengan menghukum dosa dalam daging Jahshua


Ayat 3 mengatakan, “Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Jahweh. Dengan jalan mengutus AnakNya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging.” Kita bisa menemukan dari bagian ini betapa detailnya Paulus memberi kesaksian akan hukum air dan Roh. Di sini, Paulus mengatakan bagaimana Jahweh Bapa menanggungkan dosa-dosa dunia kepada Jahshua: “Dengan jalan mengutus AnakNya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging.”

Apa artinya ketika dikatakan bahwa Jahshua menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging? Itu berarti bahwa Jahweh Bapa mengutus AnakNya yang tunggal ke dalam dunia ini, membuat Dia dibaptis oleh Yohanes untuk menanggung segala dosa dunia ke atas diriNya, dan dengan itu menghapus segala dosa orang percaya untuk selamanya. Inilah sebabnya dikatakan, “Apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat . . . telah dilakukan oleh Jahweh.” Jahweh menghapus segala dosa dunia dengan menanggungkannya kepada AnakNya. Dan dengan membuat Dia mati di kayu Salib dan dibangkitkan dari kematian, segala dosa dihapuskan.

 

Inilah Injil kebenaran yang menyelamatkan anda, dan Injil ini adalah Injil air dan Roh. Yang dikatakan Tuhan kepada Nikodemus di dalam Yohanes 3:5, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Jahweh,” adalah isi dari Injil ini. Injil yang memanifestasikan kebenaran Jahweh dinyatakan ketika Jahshua dibaptiskan oleh Yohanes, mencurahkan darahNya di kayu Salib, dan bangkit dari kematian.

Matius 3:15 mengatakan, “Lalu Jahshua menjawab, kataNya kepadanya (Yohanes Pembaptis): “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh.” Bagian ini memberi kesaksian kepada kebenaran Jahweh dan manifestasinya di dalam Jahshua. Ketika Jahshua datang ke sungai Yordan dari Galilea dan meminta dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, Yohanes semula menolak dan berkata, “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?” Tetapi Jahshua memerintahkan Yohanes dengan suara tegas dengan mengatakan, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Jahweh.”

Kemudian, apakah arti “menggenapkan seluruh kehendak Jahweh?” Itu berarti bahwa Jahshua menanggungkan ke atas diriNya segala dosa dunia melalui baptisan yang diterimaNya dari Yohanes. Ketika Jahshua naik dari air sesudah dibaptiskan, langit terbuka kepadaNya dan Roh Jahweh turun seperti merpati. Kemudian, “terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah AnakKu yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan.” Jahweh berkenan atas baptisan Jahshua dimana Ia menanggungkan ke atas diriNya segala dosa dunia. Di sini kita melihat ketiga Pribadi Jahweh Tritunggal bersama, Bapa, Anak, dan Roh Kudus, yang sudah memutuskan untuk menyelamatkan semua manusia dari dosa dan menggenapi jannji ini.

 

Alkitab mengatakan bahwa langit terbuka kepada Jahshua ketika Ia dibaptiskan, dan kemudian sebuah suara dari langit mengatakan, “Inilah AnakKu yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan.” Ini mengatakan, Jahweh Bapa berkenan dengan kenyataan bahwa AnakNya menanggungkan ke atas diriNya segala dosa dunia sekaligus dengan baptisanNya oleh Yohanes. Karena Jahshua dibaptiskan, dan karena dengan baptisanNya segala dosa dunia ditempatkan ke atas dagingNya, Ia menggenapi kebenaran Jahweh dengan disalibkan di kayu Salib dan bangkit kembali dari kematian.

Dengan kata lain, Jahshua dibaptiskan oleh Yohanes untuk menggenapi segala kebenaran Jahweh. Kemudian Dia mati do kayu Salib. Baptisan dan kematianNya ini adalah untuk menggenapi segala kebenaran Jahweh. Jahshua menanggung ke atas diriNya sendiri segala dosa dunia dengan baptisannya, dan ini menunjukkan bagaimana Ia bisa mencurahkan darahNya di kayu Salib. Dan dengan bangkit dari kematian, Ia menggenapi segala kehendak Jahweh.

“Segala kebenaran Jahweh” berarti karya membebaskan manusia dari dosa. Untuk menggenapi karya kebenaran ini, Jahshua menanggung segala dosa manusia dengan baptisanNya dan mencurahkan darahNya di kayu Salib. Semua kebenaran Jahweh digenapi dengan cara yang paling adil dan benar. Baptisan, darah, dan kebangkitan Jahshua adalah yang menggenapi kebenaran Jahweh, dan kebenaran Jahweh ini membuat kita tidak berdosa, menempatkan ke dalam diri kita kebenaran Jahweh. Jahweh Tritunggal yang merencanakan ini, Jahshua menggenapinya, dan Roh Kudus memberi kesaksian kepada kebenaran itu bahkan sampai sekarang. Anda harus percaya kepada firman bahwa Jahweh “mengutus AnakNya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging.”

 

Tanya diri anda sendiri. Tanya diri sendiri kalau anda berpikir bahwa anda bisa sungguh-sungguh mentaati hukum Taurat dengan sempurna sepanjang kehidupan anda. Anda akan, tentu saja, berusaha sekuat tenaga untuk mentaatinya, tetapi anda tidak akan pernah bisa hidup seturut hukum Taurat dengan sempurna. Ketika anda melanggar bagian terkecil dari hukum Taurat, anda melanggar semua hukum Taurat itu (Yakobus 2:10), dan inilah sebabnya semua orang tanpa kecuali akhirnya menjadi orang yang sepenuhnya berdosa di bawah hukum Taurat.

Mungkin anda tulus dalam keinginan anda untuk mentaati hukum Taurat sekuat tenaga, tetapi kebenaran Jahweh yang dituntutNya dari kita tidak bisa dicapai dengan mentaati hukum Taurat. Anda harus menyadari alasan mengapa Jahweh memberikan kepada kita hukum TauratNya adalah supaya kita bisa mengenali dosa-dosa kita. Karena kita lemah dalam daging kita, tidak ada yang bisa mengikuti hukum Jahweh secara genap.

Inilah sebabnya Jahweh, untuk membebaskan kita yang terjebak di dalam dosa, mengutus AnakNya ke dunia ini dan membuat Dia dibaptiskan oleh Yohanes untuk menanggung segala dosa semua manusia. Dengan membuatNya dibaptiskan dalam dagingNya, dengan kata lain, segala dosa dunia ditanggungkan ke atas dagingNya. Inilah sebabnya Alkitab mengatakan kepada kita bahwa Jahweh “menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging” Jahshua, dan inilah caranya Jahweh membuat kita tidak berdosa.

Kita harus mengenal dan percaya kepada bagaimana Jahweh melenyapkan segala dosa kita. Dengan membuat AnakNya dibaptiskan oleh Yohanes, mewakili manusia, Jahweh menanggungkan segala dosa kita kepada Jahshua. Ia kemudian membuat Jahshua membawa segala dosa dunia itu ke atas kayu Salib, dan, untuk membayar upah dosa menggantikan kita, mencurahkan darahNya dan mati baginya. Dan dengan kebangkitanNya dari kematian, Ia membuka jalan penebusan bagi semua orang yang percaya kepada hal itu. Jahweh dengan demikian sudah merencanakan dan melaksanakan keselamatan kita dari segala dosa kita.

 

Demikianlah kita percaya di dalam hati kita bahwa baptisan dan darah Jahshua di kayu Salib adalah cara untuk pengudusan kita. Mereka yang percaya kepada kebenaran Jahweh pastilah akan percaya kepada baptisan dan darah Jahshua di kayu Salib.

Anda, juga harus percaya demikian, untuk menerima pengampunan segala dosa-dosa anda dan untuk dibenarkan secara sempurna dan tidak berdosa. Anda harus dengan tepat mengerti bagaimana Jahweh membuat segala dosa anda terhapus, dan mengikuti kehendakNya dan percaya kepada hal itu dhk, dan bukannya percaya kepada usaha anda sendiri.


Copyright © 2001 - 2019The New Life Mission. ALL RIGHTS reserved.