BUKU CETAK GRATIS,
BUKU ELEKTRONIK, DAN BUKU AUDIO

Injil Menurut Yohanes

  • ISBN9788928240302
  • Halaman381

Indonesian 20

Khotbah injil Yohanes (III) - Makanlah Daging-Ku Dan Minumlah Darah-Ku

Rev. Paul C. Jong

DAFTAR ISI
 
Kata Pengantar 
1. Apa Gunanya Roti dan Ikan Ini kepada Orang Banyak? (Yohanes 6:1-15) 
2. Untuk Percaya kepada Dia Yang Allah Urapi Adalah Pekerjaan Allah (Yohanes 6:16-29) 
3. Bekerjalah untuk Makanan Yang Bertahan sampai Hidup Yang Kekal (Yohanes 6:16-40) 
4. Hidup Menurut Roh (Yohanes 6:26-40) 
5. Bekerjalah untuk Makanan Yang Tidak Binasa Di Atas Bumi Ini (Yohanes 6:26-59) 
6. Kita Harus Memakan Roti Dari Surga dengan Iman Di Dalam Injil Air Dan Roh (Yohanes 6:28-58) 
7. Yesus Kristus, Yang Menjadi Roti Hidup kepada Kita (Yohanes 6:41-51) 
8. Bagaimana Kita Bisa Memakan Daging Yesus? (Yohanes 6:41-59) 
9. Percaya di dalam Yesus Yang Datang dari Surga sebagai Juruselamat Anda di dalam Hati Anda (Yohanes 6:41-51) 
10. Yesus Telah Memberikan Kita Hidup Kekal Yang Sejati! (Yohanes 6:47-51) 
11. Bagaimana untuk Ikut Serta di dalam Perjamuan Kudus Dengan Iman yang Benar (Yohanes 6:52-59) 
12. Yesus, Yang Telah Memberikan Kita Roti Hidup (Yohanes 6:54-63) 
13. Anda Harus Memberitakan Daging dan Darah Yesus kepada Anggota Keluarga Anda (Yohanes 6:51-56) 
14. Untuk Apa Kita Harus Hidup? (Yohanes 6:63-69) 
15. Kita Harus Memiliki Pengetahuan Yang Benar atas Kebenaran (Yohanes 6:60-71) 
 
Yesus Telah Memberi Kita Kehidupan Kekal melalui Daging dan Darah-Nya Sendiri.

Gereja menyimpan dua sakramen yang diperintahkan oleh Yesus. Yang satu adalah baptisan, dan yang lainnya adalah Komuni Suci. Kami mengambil bagian dalam Komuni untuk merenungkan Injil Kebenaran yang diungkapkan melalui roti dan anggurnya, untuk mengenang Injil ini.
Dalam ritus Perjamuan Kudus, kita memakan roti untuk mengenang daging Yesus, dan minum anggur sebagai upacara darah-Nya. Dengan demikian, makna sebenarnya dari Perjamuan Kudus adalah untuk memperkuat iman kita kepada kebenaran bahwa Yesus telah menyelamatkan kita dari dosa-dosa dunia dan memberi kita kehidupan abadi melalui baptisan dan kematian-Nya di Kayu Salib.
Namun, masalahnya adalah bahwa hampir semua orang Kristen mengambil bagian dalam Perjamuan Kudus hanya secara formal, bahkan tanpa menyadari apa yang Yesus maksudkan dengan ungkapan, "Dagingku benar-benar makanan, dan darah-Ku memang minuman," (Yohanes 6:55). Karena itu, di dalam Injil air dan Roh, kita perlu sekali lagi berfokus pada makna perintah Yesus untuk memakan daging-Nya dan meminum darah-Nya, dan memercayainya.
Unduh Buku Elektronik
PDF EPUB