דרשות

Pokok 10: Kitab Wahyu (Komentari dalam Kitab Wahyu)

[Pasal 13-2] (Wahyu 13:1-18) Kemunculan Antikristus 

(Wahyu 13:1-18)
 
Berdasarkan bagian utama tadi, sekarang saya akan berbicara mengenai kemunculan Antikristus dan kemartiran orang-orang kudus. Dalam pasal 13 kita melihat ada binatang yang keluar dari dalam laut. Binatang ini, yang memiliki sepuluh tanduk dan tujuh kepala, tidaklah lain dari Antikristus itu. Bagian itu menjelaskan kepada kita bahwa di tanduk Binatang itu ada sepuluh mahkota, dan di kepalanya ada nama hujat. Kita juga diberitahu bahwa Binatang ini adalah seperti macan tutul, dengan kaki seperti kaki beruang, dan mulutnya seperti mulut singa. Sebagai tambahan, Naga memberikan kepadanya kuasa, mahkota, dan kedaulatannya yang besar. Salah satu dari kepalanya akan terluka parah, tetapi luka yang mematikan ini akan secara ajaib sembuh. 
Takjub akan hal ini, seluruh dunia akan mulai mengikuti Binatang itu, dan karena ia diberi kedaulatan oleh Naga, mereka akan menyembah Naga dan Binatang itu bersama-sama, dan berkata, “Siapa yang seperti Binatang ini? Siapa yang bisa berperang melawan dia?” Bagian itu juga menjelaskan kepada kita bahwa Binatang itu diberi mulut untuk mengucapkan hal-hal dan penghujatan besar, dan kedaulatan untuk melanjutkan pekerjaannya selama 42 bulan.
 

Binatang yang keluar dari dalam laut
 
Yang dilihat oleh Rasul Yohanes adalah kemunculan Antikristus dari antara para penguasa di dunia yang ada di masa akhir jaman. Antikristus itu adalah Binatang yang keluar dari laut, monster dengan sepuluh tanduk dan tujuh kepala.
Kita terlebih dahulu harus mengetahui apakah Binatang ini memang Binatang yang sesungguhnya yang akan muncul di dunia ini. Adadua hal penting yang dari Binatang ini yang menarik bagi kita: pertama, apakah Binatang ini Binatang yang sungguh-sungguh yang akan muncul di dunia dan membunuh banyak orang; dan kedua, apakah Binatang ini tidak menunjuk kepada Antikristus si penguasa jahat yang akan muncul dari antara para pemimpin dunia. Ini adalah beberapa issu yang menarik perhatian orang. Orang-orang yang memahami tentang issu ini mungkin akan mengatakan bahwa hal ini mudah untuk dipahami, tetapi bagi orang-orang yang tidak mengerti, sangat wajar bahwa mereka akan menjadi bingung dengan pertanyaan apakah Binatang itu memang sungguh-sungguh akan muncul di akhir jaman dan berkuasa atas manusia.
Yang dikatakan Jahweh dalam pasal 13 adalah mengenai kemunculan seorang raja di masa yang akan datang yang akan dikuasai oleh Iblis. Kata “seekor binatang keluar dari dalam laut,” berarti bahwa seorang dari antara ketujuh raja di dunia ini akan menjadi Antikristus. Bagian ini juga menjelaskan kepada kita bahwa sepuluh bangsa akan bersatu di sekitar Antikristus dan memerintah dunia yang sudah sepenuhnya binasa.
Luka parah yang dialami oleh salah satu kepala Binatang itu dan kesembuhannya, di lain pihak, menjelaskan bahwa salah satu dari tujuh raja itu akan terluka parah, tetapi juga akan disembuhkan dari luka yang mematikan itu. Raja ini akan dianggap mati secara medis, tetapi secara ajaib ia dihidupkan kembali, dan kemudian bertindak sebagaimana Naga itu. Naga di sini menunjuk kepada Iblis. Sebagaimana Naga, Binatang itu juga akan memiliki segala kedaulatan untuk membinasakan dan menganiaya manusia. Ketika akhir jaman tiba, manusia yang seperti binatang itu akan membuat kemunculannya di dunia ini dan membinasakan banyak orang, seganas Godzilla yang ada di film.
Dengan kemunculan hamba Iblis ini, dunia ini akan mulai bergegas menuju kepada kebinasaan. Cara yang dengannya Iblis sudah pilih untuk dilaksanakan di akhir jaman untuk menerapkan kekejamannya kepada manusia adalah melalui hambanya. Ini prinsip yang sama dengan Jahweh ketika menyelamatkan orang berdosa dari dosa-dosa mereka yaitu melalui orang-orang kudusNya.
Kita perlu menunjukkan secara tepat mengenai apa arti bagian ini bagi kita. Ketika salah satu kepala Binatang itu terluka parah dalam bagian ini, salah satu pemimpin dunia ini, yang disembuhkan dari lukanya yang mematikan, akan menerima kedaulatan dari Naga dan dihormati oleh manusia seolah-olah dia adalah Jahweh. Inilah sebabnya, kita harus ingat, manusia akan menyatakan, “Siapa yang sama dengan binatang ini? Siapa yang bisa berperang melawan dia?”
Antikristus yang muncul di dalam bagian ini akan dihormati oleh semua orang yang berada di bawah penguasaan Iblis dan melawan Jahweh. Itu berarti bahwa seorang pemimpin yang berkuasa akan muncul di masa akhir jaman dan berkuasa pada saat itu. Pemimpin ini akan menjadi salah satu dari pemimpin bangsa-bangsa dunia. Sesudah menerimaroh Antikristus dari Iblis, ia akan muncul sebagai seorang pemimpin yang sangat berkuasa. Dunia kemudian akan berada di bawah penguasaan pemimpin ini dan diperintah olehnya. Dunia kemudian akan dipersatukan menjadi satu pemerintahan saja di masa yang akan datang. Bangsa-bangsa yang ada saat ini pada masa itu akan saling bekerjasama dan mengembangkan kekuasaan mereka atas seluruh dunia dengan memihak kepada pemimpin yang berkuasa itu.
Di Eropa, sekarang kita mengenal adanya Uni Eropa, dan di Asia serta Amerika juga, ada organisasi-organisasi yang berusaha mengadakan penggabungan dari pemerintahan-pemerintahan individual menjadi satu badan politik saja. Kalau organisasi-organisasi yang demikian berkembang lebih jauh lagi, pemerintahan gabungan supranasional akan muncul, dan seorang pemimpin yang sangat berkuasa akan muncul dari pemerintahan-pemerintahan gabungan yang demikian. Pemimpin ini akan memainkan peranan sebagai Antikristus yang berdiri melawan Jahweh. Ia akan menjadi pemimpin karismatis dengan kuasa untuk memerintah dan menindas seluruh dunia sebagaimana yang dikehendakinya. 
Mengapa? Karena dengan menerima kemampuan dan kekuasaan yang besar dari Naga, Iblis, hikmatnya akan berbeda dengan yang dimiliki orang-orang biasa, dan pikirannya juga akan menjadi berbeda dengan lainnya. Hikmat dan kuasanya akan mencapai langit. Apa saja yang dikatakannya akan digenapi tanpa mengalami masalah, dan tidak ada seorangpun yang berani menginginkan tempatnya. Masa pemerintahannya ini adalah masa kuda hijauKuning sebagaimana yang tertulis di dalam Wahyu 6.
Masa kuda hijau kuning sangat pasti akan terjadi di masa depan yang tidak lama lagi, dan dunia kemudian akan menjadi milik Antikristus untuk sementara waktu. Tetapi orang-orang yang tidak mengenal kebenaran ini sebenarnya ingin melihat seorang pemimpin yang berkuasa seperti Antikristus muncul. Orang-orang kudus, bagaimanapun, memahami kebenaran ini dan akan berjaga pada masa ini, sehingga ketika saatnya tiba, mereka bisa menahan dan berjuang melawan Antikristus, dan menjadi martir untuk mempertahankan iman mereka.
Tidak banyak orang di jaman sekarang yang sepenuhnya hormat kepada para pemimpin di negara mereka sendiri. Entah di negara manapun mereka hidup, orang pada umumnya dalam taraf tertentu memiliki semacam ketidakpuasan kepada para pemimpin negara mereka. Orang di seluruh dunia menantikan seorang pemimpin yang kuat dan memiliki kemampuan. Mengapa? Karena mereka menginginkan pemimpin yang bisa mengatasi semua masalah yang sudah menggunung di dunia ini, mulai dari kekurangan makanan sampai rusaknya lingkungan, masalah keagamaan, kemandekan ekonomi, ketegangan rasial, dan sebagainya. Ketika seorang pemimpin dunia, yang dipersenjatai dengan hikmat dan kuasa yang besar, mampu menyelesaikan semua masalah itu, semua orang di dunia ini akan menghormati dia seperti Jahweh dan akan senang diperintah olehnya. Pemimpin ini, Antikristus yang menggenggam seluruh dunia di tangannya, akan membereskan segala sesuatu.
Kita semua menginginkan seorang pemimpin politik yang bisa kita hormati di segala aspek, tetapi harapan yang demikian terlalu besar untuk terpenuhi, karena pemimpin yang demikian tidak bisa muncul atau menjadi kenyataan. Tetapi karena Antikristus datang untuk menyelesaikan banyak masalah politik dan ekonomi, ia akan menjadi jenis pemimpin yang diharapkan oleh semua orang, yang bisa membawa stabilitas politik dan ekonomi kepada dunia ini.
Ketika masa kuda hijau kuning dimulai, karena malapetaka ketujuh sangkakala, dunia yang hancur akan mencari seorang pemimpin yang kuat dan cakap. Pemimpin-pemimpin yang tidak berdaya di negara-negara kecil tidak bisa mengatasi masalah global. Dengan demikian, orang akan mencari seorang pemimpin yang mutlak. Antikristus akan muncul pada saat ini, berbicara dan bertindak seperti Jahweh. Karena ia akan disembuhkan dari luka parahnya, orang akan menjadi takjub olehnya. Karena ia akan hidup kembali dan bekerja sebagai pemimpin dengan kuasa yang besar, keberanian, kemantapan dan hikmat, manusia di seluruh dunia akan berpikir bahwa ia adalah Jahweh. 
Dengan demikian, bahkan bangsa Israel akan percaya kepadanya sebagai Mesias yang telah lama mereka nantikan. Tetapi bangsa Israel kemudian akan segera menyadari bahwa ia adalah pendusta dan bahwa Jahshua Kristus adalah Mesias mereka yang sebenarnya, dan banyak di antara mereka yang kemudian diselamatkan. Antikristus akan mendengar orang-orang mengatakan, “Siapa yang bisa melawan dia?” Semua orang yang tidak mentaatinya, tanpa kecuali, kemudian akan dibunuh.
Ketika masa kuda hijau kuning datang, seluruh dunia tidak hanya akan sangat menderita karena malapetaka alam, dihancurkan oleh api yang membakar sepertiga dari hutan yang ada dan tercekik oleh asap yang sangat tebal, tetapi manusia di dunia ini juga akan bersatu di bawah satu pemimpin tunggal dan melayani dia sebagai raja mereka. Dia yang menyelesaikan semua masalah ini akan diangkat oleh mereka tinggi sebagai Jahweh.
Semua hal itu adalah sebagian dari apa yang sudah direncanakan oleh Jahweh. Untuk semua hal yang akan datang ke dunia ini, terlebih dahulu harus ada perubahan keadaan secara global, dan suatu kesepakatan di antara para pengambil keputusan dari masing-masing bangsa akan perlunya kekuasaan pemerintahan yang terpusat. Kesepakatan yang demikian yang akan mencari pemimpin yang demikian sedang mulai dibangun pada masa kuda hitam seperti sekarang ini. Sekarang ini dunia menghendaki adanya pemimpin yang sangat kuat. Karena pemimpin di masing-masing negara tidak bisa menyenangkan rakyat mereka secara individu, manusia sekarang mencari seorang pemimpin yang kuat yang bisa menyelesaikan semua masalah yang sedang mereka hadapi.
Kalau anda memperhatikan secara seksama kepada apa yang terjadi di dunia ini, anda akan menyadari bahwa semua itu teramat sangat mungkin menjadi kenyataan. Pemimpin yang dinubuatkan akan menjadi sangat kejam, orang dengan kuasa yang mutlak dan kemampuan yang besar, sebagaimana yang ditunjukan dengan penjelasan ini sebagai memiliki kaki yang seperti kaki beruang, mulut seperti mulut singa, dan rupa yang seperti rupa macan tutul. 
Orang ini, yang menerima kedaulatan dari sang Naga, akan menghujat Jahweh, malaikat-malaikatNya di Surga, dan orang-orang kudusNya. Dan ia akan berperang melawan orang-orang kudus dan mengalahkan mereka. Antikristus akan membunuh orang-orang kudus di dalam peperangannya melawan mereka, dengan menuntut mereka meninggalkan iman mereka. Karena orang-orang kudus tidak mau meninggalkan iman mereka pada saat itu, mereka semua akan menjadi martir. Dan ketika Antikristus kemudian memiliki kedaulatan atas seluruh dunia, ia akan dengan bebas membunuh dan membinasakan semua orang yang tidak mau mendengar kepada perintahnya.
Ayat 8 mengatakan, “Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih.” Karena Antikristus akan memerintah sebagai pemimpin yang mutlak pada saat itu, semua orang yang tidak mau mentaati dia akan dibunuh atas perintahnya. Memang, bagi semua orang kudus, waktu itu akan menjadi waktu kemartiran mereka.
Dari ayat 8 tadi dikutip, kata “menyembahnya” di sini berarti menghormati dan melayani dia yang mutlak. Di akhir jaman, Antikristus akan disembah oleh manusia di dunia ini seperti Jahweh, menerima penghormatan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan raja manapun yang pernah ada sebelumnya. Tetapi sekelompok orang tidak akan mau menyembah pemimpin ini. Mereka tidak lain adalah “orang-orang Kristen yang dilahirkan kembali.” Mereka tidak akan mau mengakui Antikristus sebagai Jahweh, dan dengan demikian, mereka tidak mau menyembah dia dan kemudian akan dibunuh dalam mempertahankan iman mereka.
 

Binatang Lain yang Keluar dari dalam Bumi 
 
Antikristus juga memiliki nabi palsunya. Nabi palsu ini adalah orang yang akan mengangkat Antikristus tinggi-tinggi, dan juga yang mengancam dan membunuh orang-orang yang tidak mau mentaati Binatang itu. Wahyu 13:11 mengatakan, “Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga.” Binatang yang kedua yang muncul di sini adalah hamba dari Binatang yang pertama—yaitu, hamba Antikristus. Seperti Antikristus, ia juga akan melawan Jahweh dan membunuh manusia di dunia ini dan orang-orang benar. 
Karena menerima kedaulatan dari sang Naga, ia akan mendorong manusia untuk menyembah Antikristus yang datang sebelum dia sebagai Jahweh. Karena ia, juga, akan menerima kedaulatan dari Naga, ia akan melakukan apa yang dikehendaki Naga untuk dilakukannya. Ia tidak hanya akan membuat manusia menyembah Antikristus yang datang sebelum dia dan membunuh semua yang tidak taat kepadanya, tetapi ia juga akan melakukan mujizat-mujizat, seperti menurunkan api dari langit, dan bahkan bertindak seperti Antikristus. Ia akan mendewakan dan mengilahikan Binatang itu, yang akan memiliki luka yang sangat parah tetapi disembuhkan dari penyakitnya, di hadapan semua orang.
Siapa, kemudian, yang akan melakukan semuanya itu? Dia adalah nabi dari Antikristus itu. Pekerjaannya adalah untuk membuat patung Antikristus yang datang sebelum dia dan menyuruh manusia menjunjung Antikristus tinggi sebagai Jahweh. Untuk itu, ia akan menghidupkan patung Antikristus ini dan membuatnya berbicara, dan membunuh semua orang yang tidak menyembah patung dari Binatang ini seberapapun banyaknya jumlah mereka. Karena orang-orang kudus akan menjadi martir dengan menolak untuk menyembah ilah itu, martir dalam jumlah yang tidak terhitung banyaknya akan terjadi pada saat ini. 
Semua manusia di dunia ini yang tidak dilahirkan kembali, di lain pihak, akan gemetar di hadapan kematian mereka dan kemudian menjadi hamba kematian. Dengan demikian, mereka semua akan menyembah Antikristus sebagai Jahweh mereka. Para intelektual yang memiliki hati nurani mungkin akan mengadakan pemberontakan melawan diktator itu, tetapi mereka dengan segera dikalahkan, dibunuh oleh api yang keluar dari mulut nabi palsu dan Antikristus.
Nabi palsu ini, sesudah membangun patung itu, akan mengatakan, “Semua orang harus menerima tanda nama atau bilangannya!” Ia kemudian akan membuat keputusan yang melarang siapa saja yang tidak memiliki tanda Binatang itu untuk melakukan perdagangan, sehingga semua orang memang akan menerima tanda dari nama Binatang itu. Ayat 18 mengatakan, “Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah 666.” 
Ini mungkin terlalu langsung. Meski kita berpikir bahwa angka 666 itu sesuatu yang membingungkan, hal itu hanyalah sekedar arti dari nama Antikristus, atau bilangannya. Untuk menerima tanda dari Binatang itu juga berarti menerima tanda namanya baik di dahi maupun di tangan kanannya. Hal itu dilakukan dengan mencetak nama pemimpin itu ke tubuh seseorang, menjadikannya sebagai bilangan dan menjadikan digital menjadi suatu bar code. 
Tanda ini akan dibutuhkan dimana saha setiap kali seseorang berusaha untuk membeli sesuatu. Bahkan ketika anda naik bis, anda membutuhkan bilangan digital ini tercetak di tubuh anda, dan tanpanya anda tidak akan diijinkan. Saat ini adalah saat digital yang seperti ini. Ini adalah masa bilangan. Segala sesuatu sudah diterjemahkan menjadi bilangan, apa yang tadinya sangat rumit sekarang menjadi sangat sederhana. Di dalam masa yang demikianlah akan muncul tanda dari Binatang ini.
Antikristus kemudian akan membuat patung dirinya dan menuntut agar orang menyembah dia seperti Jahweh. Masanya akan sungguh-sungguh datang ketika manusia akan dituntut untuk menyebut Antikristus sebagai “Jahweh” mereka, memuji dan menyebut namanya dengan hormat, dan menerima namanya di tangan kanan atau di dahinya. Ketika hal yang demikian terjadi, orang-orang kudus semuanya akan menjadi martir. Antikristus akan menuntut orang-orang kudus untuk menerima tandanya dan menyembah dia, sambil mengatakan, “Jadi kamu percaya kepada Jahshua? Kamu percaya kepadaNya sebagai Jahwehmu? Buang Dia jauh-jauh! Tunduklah kepada patungku dan sebut aku sebagai Jahweh! Percaya kepadaku sebagai yang mutlak! Kalau tidak, pasti kamu akan dibunuh!” 
Antikristus akan menuntut iman yang sama di seluruh dunia. Dan ia akan menuntut semua orang untuk menyembahnya sebagai Jahweh. Orang-orang yang tidak mau mengakui bahwa ia adalah Jahweh pada saat itu akan dibunuh. Antikristus akan mengeksekusi orang-orang kudus yang melawan dia di depan umum.
Semua orang yang namanya tidak tercatat di dalam Kitab Kehidupan Anak Domba akan menerima tanda itu dan menyembah dia. Ketika kita menerima pengampunan dosa ke dalam hati kita, Roh Kudus berdiam di dalam kita, dan nama kita tertulis di dalam Kitab Kehidupan di Kerajaan Surga. Karena nama kita tertulis di dalam Kitab Kehidupan dan karena Roh Kudus sudah memeteraikan hati kita, kita semua akan diangkat menjadi anak-anak Jahweh ketika Ia memanggil kita.
Bisakah kita meninggalkan Jahshua Kristus yang sudah menyelamatkan kita, dan menyatakan di depan patung Binatang itu bahwa ia sekarang adalah Jahweh dan Juruselamat kita? Tentu saja tidak! Tidak peduli bagaimana lemahnya kita di hadapanNya, Tuhan kita datang ke dunia ini dalam rupa manusia, membasuh segala dosa kita dengan menanggung semuanya ke atas diriNya dengan baptisanNya, dan menyelamatkan kita dengan menanggung hukuman menggantikan kita di Kayu Salib. 
Juga, karena Tuhan kita sudah memberitahukan kepada kita segala sesuatu yang akan terjadi, kita orang-orang kudus tidak akan pernah bisa mengkhianati iman kita selama masa Antikristus ini. Meskipun masa Kesengsaraan akan datang kepada kita dan diikuti dengan kematian kita, kita masih percaya bahwa Tuhan kita akan membuat kita hidup di dalam Kerajaan SurgaNya dengan membangkitkan dan mengangkat kita segera setelah kemartiran kita. 
Karena kita percaya bahwa setelah pengangkatan kita Jahweh akan membinasakan dunia ini dengan mencurahkan malapetaka ketujuh cawan dariNya, dan bahwa setelah itu kita akan turun ke dunia ini untuk memerintah selama seribu tahun, kita tidak akan pernah bersujud di hadapan patung itu. Inilah sebabnya orang-orang kudus dan para hamba Jahweh akan dengan rela menyerahkan nyawa mereka. 
Nabi palsu kemudian akan berusaha untuk meyakinkan kita akan hal sebaliknya. Ia akan berusaha membeli kita dengan mengatakan, “Lihat, kekacauan sedang merajalela di dunia ini sekarang. Ketika semua orang, termasuk semua kaum intelektual dan para ahli, percaya dan mengikuti pemimpin terhebat kami sebagai Jahweh, bagaimana kamu masih terus menolak untuk percaya kepada raja kami yang mutlak ini?” Tetapi kalau kita tahu dan percaya kepada firman Jahweh sebagaimana biasanya, kita kemudian akan menang dengan menyambut kemartiran kita.
Di dalam Kitab Wahyu 14 disebutkan mengenai 144.000 orang kudus yang memuji Jahweh di Surga. Ini menjelaskan tentang kebangkitan dan pengangkatan orang-orang kudus setelah terjadinya kemartiran mereka. Dari bagian lain di dalam Alkitab, seperti yang dikatakan Paulus kepada kita tentang kedatangan Kristus yang kedua kali atau yang dinubuatkan oleh para hamba Jahweh yang lain di dalam Perjanjian Lama, kita juga bisa menemukan penjelasan mengenai pengangkatan, yang dengannya orang-orang kudus akan diangkat ke angkasa dan mengikuti perjamuan kawin Anak Domba dengan Tuhan. Ke dalam perjamuan kawin inilah orang-orang kudus akan masuk. 
Ketika orang-orang kudus kemudian masuk ke dalam perjamuan kawin Anak Domba di Surga, malapetaka ketujuh cawan akan dicurahkan ke atas bumi, sepenuhnya membuatnya hancur. Setelah itu, dunia ini akan diperbaharui, dan orang-orang kudus kemudian akan turun ke sana bersama dengan Tuhan dan memerintah di dalam Kerajaan Kristus selama seribu tahun selanjutnya. Ketika kita memahami semua kenyataan ini, bisakah kita sungguh-sungguh menyebut Antikristus sebagai Jahweh, meskipun ia melemparkan semua godaan dan bujukan untuk membuat kita bersujud di hadapan patungnya, menyembah dia sebagau Jahweh, dan meninggalkan iman kita kepada Jahweh yang benar? Tentu saja tidak!
Sebagaimana yang tertulis di dalam Alkitab, “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita liha (Ibrani 11:1),” nabi-nabi percaya kepada apa yang dikatakan Jahweh kepada mereka sebelumnya mengenai hal-hal yang akan datang. Para hamba dan umat Jahweh yang percaya kepada Firman semuanya adalah para imam dan nabi. Dengan membuat kita memberitakan Inji pengampunan dosa kepada semua manusia di seluruh dunia, Jahweh membawa banyak jiwa untuk menerima pengampunan dosa mereka. Karena Tuhan sudah menyelamatkan kita meski bagaimanapun kelemahan kita di hadapanNya, Jahweh sudah menjadikan kita sebagai umatNya, dan sampai saat ini, Ia sudah mengasihi, menuntun, dan memberkati kita dengan tidak berubah. 
Tuhan bukan hanya memberikan kepada kita kedamaian bagi jiwa kita, tetapi ia juga sudah menyediakan tempat pengharapan bagi kita di dalam Kerajaan Surga dengan memberikan kepada kita Roh Kudus. Dengan demikian, ketika kita mendengar Antikristus menyuruh kita menyembah dia sebagai Jahweh, kita tidak bisa tidak melawan dia dari kedalaman hati kita. 
Mungkin pertama-tama kita terkejut dengan terjadinya peristiwa-peristiwa ketika kita tiba-tiba menyadari bahwa masa yang dikatakan oleh Jahweh pada akhirnya sudah tiba, tetapi kita orang-orang kudus kemudian akan mendapatkan ketenangan kita kembali dan mulai melawan Antikristus. “Jadi kamu pikir kalau kamu itu Jahweh? Apakah kamu mencipatakan alam semesta ini? Apakah kamu menciptakan manusia? Apakah kamu sungguh-sungguh penguasa jiwa manusia?” Ini adalah kata-kata yang akan kita pakai untuk berperang melawan Antikristus.
Ketika Antikristus membunuh orang-orang kudus dan ohj pada saat ini, kita, juga, akan mati. Tidak akan pernah ada pengganti Jahweh bagi kita. Iman tidak datang karena paksaan. Iman juga tidak muncul atau lenyap dengan alasan pemaksaan. Jauh dari hal itu, iman yang sejati pada kenyataannya memiliki kuasa yang lebih besar untuk mengalahkan paksaan. Orang-orang kudus karena itu kemudian akan menjadi martir, dan Antikristus pada akhirnya akan kehilangan orang-orang kudus. 
Ketika Antikristus membuat patung yang serupa dengan gambarnya dan menuntut orang-orang kudus untuk menyembah dia sebagai Jahweh, orang-orang kudus dan para hamba Jahweh akan berseru kepadanya, “Apakah kamu hamba Jahweh atau hamba Iblis? Apakah kamu mengenal Injil air dan Roh? Apakah kamu mengenal dan percaya bahwa Jahshua Kristus adalah Jahweh? Ketika Jahshua Kristus datang kembali ke dunia ini, Ia akan membuang orang-orang sepertimu ke dalam api neraka yang paling dalam! Apakah kamu mengerti, wahai anak Iblis?” Antikristus dan nabinya kemudian akan membunuh orang-orang kudus, dan orang-orang kudus akan dengan sukacita menyambut kemartiran mereka bagi Jahweh.s
Ayat 10 mengatakan bahwa, “barangsiapa ditentukan untuk dibunuh dengan pedang, ia harus dibunuh dengan pedang.” Ini berarti bahwa kalau Antikristus membunuh orang-orang kudus, Jahweh, juga, akan membuang dia dan pengikut-pengikutnya ke dalam lubang yang tidak berdasar, dan juga membunuh mereka di bumi ini. Ketika orang-orang yang melawan Jahweh menyiksa orang-orang kudus, mereka, juga, akan menghadapi siksaan yang lebih besar lagi dari Jahweh. 
Dengan demikian, kita harus melawan Antikristus dengan ketekunan iman kita. Masa berlangsungnya penganiayaan terhadap orang-orang kudus pada saat ini seluruhnya hanya selama tiga setengah tahun. Tetapi Jahweh mungkin akan meringankan penganiayaan dan kesengsaraan orang-orang kudus, memperpendek masa berlangsungnya hanya menjadi beberapa bulan atau beberapa minggu saja. Meskipun orang-orang kudus akan menjadi martir, mereka akan hidup kembali. Mereka akan dibangkitkan dan diangkat, dan mereka akan diberkati untuk memerintah bersama dengan Jahshua Kristus di Kerajaan Seribu Tahun.
Ketika Kerajaan Seribu Tahun tiba, keindahan alam akan mencapai puncaknya, dan orang-orang kudus akan memerintah dengan Tuhan di dalam tubuh kudus mereka yang diubahkan dari tubuh daging lama mereka. Kemudian mereka akan hidup berbahagia dengan Tuhan di Langit Baru dan Bumi Baru selamanya. Bagaimana mungkin, kita yang mengenal dan percaya kepada semua hal ini, tidak bertekun melalui penderitaan yang hanya sementara yang akan datang kepada kita karena iman kita kepada Jahshua? 
Tidak peduli bagaimanapun kerasnya kesengsaraan pada masa itu, orang-orang kudus dalam jumlah yang tidak terhitung akan menjadi martir, dan karena itu tidak ada alasan bagi kita, juga, untuk tidak menyambut kemartiran kita. Karena segala hal itu adalah benar, kita tidak akan pernah menyerah kepada Kesengsaraan yang hanya bertahan sementara saja didalam dunia ini. Di dalam contoh yang lebih lanjut, bahkan kalaupun dunia ini diubahkan menjadi surga selama seribu tahun, kita tetap tidak akan pernah menyerah kepada Antikristus. Semua hal itu tidak jauh lagi dari kita, tetapi akan datang kepada kita dalam waktu yang sangat dekat.
Karena itu kita harus mengabarkan Injil air dan Roh sekarang, ketika dunia masih ada dalam keadaan damai. Untuk bersiap bagi Masa Kesengsaraan Besar ini, kita dengan tekun mengabarkan Injil air dan Roh sekarang. Dalam waktu setahun, Injil yang kita beritakan akan melakukan pekerjaan yang sangat ajaib. Dalam satu negara atau secara internasional, pekerjaan yang ajaib dari Injil akan terjadi. Pada awalnya mungkin orang akan menganggap remeh Injil air dan Roh, tetapi banyak orang yang tidak mengenal Firman Wahyu akan mencari dan mendengarnya serta kemudian kembali kepada Injil air dan Roh, karena mereka akan sangat tertarik kepada Firman Wahyu dan tidak akan mungkin bisa meremehkannya. 
Wahyu 13 adalah pasal mengenai kemartiran orang-orang kudus. Ketika masa kemartiran datang, orang-orang kudus akan dibunuh menggunakan pedang atau ditembak mati. Banyak orang kudus dengan demikian akan dibunuh oleh tangan Antikristus. Tetapi kita bisa menghadapi kematian kita tanpa rasa takut, karena itu hanyalah kematian tubuh kita, bukan iman kita. Dengan dipenuhi oleh iman dan oleh Roh Kudus, kita akan menyerukan perkataan keberanian yang tidak bisa dijelaskan.
Anda tidak perlu merasa takut, meskipun anda tidak pandai berbicara atau pemalu. Bayangkan saja para orang-orang kudus yang ada di masa Gereja Mula-Mula. Orang-orang kudus pada jaman itu tidak menyerah kepada kuasa Iblis karena mereka tidak hanya dibunuh sendirian tetapi secara bersama-sama, dan karena mereka juga dipenuhi dengan Roh Kudus. Ingat saja apa yang sudah dikatakan Jahshua kepadakita, “Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu” (Matius 10:19-20). Untuk menerima Kerajaan Jahweh, tidak bisakah kita, sebagai umat Jahweh, menanggung kematian kita? Kita semua bisa menanggungnya.
Dunia ini akan dihancurkan sepenuhnya oleh malapetaka ketujuh sangkakala dari Jahweh, ketika suatu penguasa mutlak yang bernama Antikristus akan memerintah selama beberapa waktu. Bagaimana mungkin kita menggantikan Surga yang kekal dengan apapun yang ada di dunia ini, entah bagaimanapun bagusnya hal itu? Ketika dunia kemudian akan menjadi tempat yang mustahil untuk dihidupi, dimana sungai akan berubah menjadi apsintus, lautan menjadi darah, dan alam menjadi porak poranda, lebih lagi kita tidak akan menyerah kepada manusia binatang yang akan berusaha untuk membuat kita mengkhianati iman kita. 
Sejak hari kemartiran kita, satu-satunya dunia yang menanti orang-orang yang masih tetap ada di bumi ini adalah dunia yang dipenuhi dengan bencana yang tidak terkatakan yang akan merajalela dengan hebatnya dan tanaman akan berhenti menghasilkan buah, karena semuanya akan menjadi layu atau diterpai angin badai. Dalam dunia yang demikian, tanpa menyinggung masalah iman, tidak ada seorangpun yang masih ingin hidup lebih lama lagi.
Kitab Wahyu menunjukkan kepada kita hal-hal yang akan terjadi di masa yang akan datang. Ketika masa kuda hitam sekarang ini bergerak sedikit saja, maka masa kuda hijau kuning akan sungguh-sungguh datang. Tuhan kita, dengan kata lain, akan datang segera. Yang saya katakan kepada anda bukanlah agar anda meninggalkan segala milik anda karena kedatangan Tuhan sudah sangat dekat. Namun, yang saya katakan adalah bahwa kita harus terus melayani Tuhan kita sampai kepada hari kemunculan Antikristus, dengan penuh kesetiaan dan tidak berubah baik nanti maupun sekarang.
Kalau anda, entah karena apa, kecewa atau putus asa sekarang, anda tidak perlu lagi khawatir. Ketika anda dan saya menyadari bahwa kita akan menjadi martir, hati kita akan menjadi tenang dan teduh. Karena kita akan menjadi martir, dengan kata lain, ketamakan apa lagi yang masih tersisa? Kalau masih tersisa satu saja keinginan kita, maka itu adalah untuk memberitakan Injil ini kepada semua manusia di seluruh dunia, sehingga banyak orang-orang kudus akan bangkit di akhir jaman, diselamatkan dan menjadi martir dengan percaya kepada Injil ini, dan dengan itu menerima Langit Baru dan Bumi Baru. Saya juga berharap bahwa semua orang kudus akan menjadikan Kerajaan Kristus menjadi milik mereka dengan iman, sesudah dipelihara dengan percaya kepada kebenaran ini, dan dengan itu dengan rela menjalani segala sesuatu yang menunggu mereka pada masa Antikristus.
Jahweh sudah memberikan kepada kita berkat kemartiranNya, dan tidak semua orang bisa hidup bagi Tuhan. Saya sangat bersyukur kepada Jahweh yang memberikan berkat yang demikian kepada saya dan saya sangat bersukacita akan kenyataan bahwa saya akan mati di dalam iman. Karena kita sudah tidak berharap dan juga tidak memiliki ikatan dengan dunia ini, kemartiran adalah sukacita yang sangat besar bagi kita. 
Yang harus kita lakukan hanyalah berharap untuk Kerajaan Seribu Tahun dan Langit Baru dan Bumi Baru yang dipersiapkan Jahweh bagi kita, menjalani kehidupan kita dengan mempersatukan upaya kita untuk memberitakan Injil ke seluruh dunia sampai hari kedatangan kembali Tuhan kita, menerima Dia dengan sukacita ketika Ia kembali, dan menuju ke tempat yang sudah kita harapkan. Percayalah kepada FirmanNya, karena semua hal itu memang akan terjadi.
Kita tidak boleh meenerima tanda dari Antikristus, karena kita adalah umat dari Kerajaan Surga. Karena menerima tanda akan menjadi suatu pilihan pribadi, maka hal itu tidak akan dilakukan hanya dengan paksaan fisik, tetapi dengan penerimaan di hati. 
Bahkan anak-anak kita, kalau Injil itu ditemukan di dalam kehidupan mereka, akan menyambut kemartiran mereka dengan lebih berani daripada orang-orang dewasa, karena mereka, juga, memiliki Roh Kudus berdiam di dalam diri mereka. Sebagaimana orang-orang dewasa mengakui bahwa Jahshua adalah Juruselamat mereka, kalau Roh Kudus ada di dalam hati, mereka, juga, pastilah akan akan mengakui bahwa Jahshua adalah Juruselamat dan Jahweh mereka. Alkitab menjelaskan kepada kita agar tidak memikirkan mengenai apa yang akan kita katakan ketika kita diseret ke hadapan Antikristus, karena Roh Kudus yang akan memenuhi hati kita dengan kata-kata yang bisa kita pakai untuk berbicara. 
Anak-anak Jahweh mungkin juga takut ketika mereka muda dan lemah, tetapi Roh Kudus di dalam mereka tidak pernah takut. Mereka akan menjadi martir dengan kuasa dari Roh Kudus yang berdiam di dalam mereka. Karena mereka, juga, adalah milik Jahweh, Ia akan menerima jiwa mereka, mengijinkan mereka membiarkan tubuh mereka dibunuh, dan juga memberi pahala kepada mereka untuk memerintah di dunia yang lebih baik.
Jahweh akan memenuhi hati orang-orang yang dilahirkan kembali oleh air dan Roh dengan FirmanNya untuk berkata-kata. Karena hanya jiwa-jiwa yang sudah dipilih dan diterima oleh Jahweh yang bisa menjadi martir, Jahweh tidak bisa tidak mempersiapkan iman mereka demi namaNya. Hanya dengan kenyataan bahwa kita sudah memiliki Roh Kudus berdiam di dalam diri kita karena sudah percaya kepada Injil air dan Roh, kita semua akan menerima pahala berupa Kerajaan Seribu Tahun dan kemuliaan dari Langit Baru dan Bumi Baru.
Di akhir jaman, kita akan mengalami kepenuhan Roh Kudus di dalam hati kita. Saat kita ditentukan untuk menjadi martir, ketika kita memang dijadikan martir sesuai dengan rencana Jahweh, kita semua akan menjalani kemartiran kita pada saat memuji, menyembah dan memuliakan Dia di hadapanNya. Karena kita percaya kepada Jahweh, kita mengikuti Dia hanya dengan iman yang menyerukan “Amin!” Karena kita tahu bahwa kita akan menjadi martir, ketamakan kita akan kedagingan secara wajar akan menyingkir dari kita, membuat jiwa kita menjadi sangat murni. 
Menjadi martir, yang adalah kehendak Jahweh bagi kita, adalah menerima berkat yang besar dan dimuliakan dengan hebat. Karena semua orang kudus memiliki pengharapan mereka untuk berdiam selamanya di Langit Baru dan Bumi Baru, mereka akan berperang melawan Antikristus dan mempertahankan Injil air dan Roh di dalam hati mereka sampai akhirnya. Pada Masa Kesengsaraan Besar ini, semua orang kudus, dengan mengakui Jahshua Kristus sebagai Jahweh mereka dan percaya kepada keselamatan yang sempurna yang diberikan olehNya, akan menyambut kemartiran mereka di hadapan Jahweh. 
Saya bersyukur kepada Tuhan yang sudah memberikan kepada saya berkat kemartiran ini.