Khotbah-Khotbah

Pokok 11: Kemah Suci

[11-25] (Keluaran 30:1-10) Mezbah Pembakaran Ukupan Adalah Tempat Dimana Allah(Jahweh) Memberikan Rahmat-Nya

(Keluaran 30:1-10)
“Haruslah kaubuat mezbah, tempat pembakaran ukupan; haruslah kaubuat itu dari kayu penaga; sehasta panjangnya dan sehasta lebarnya, sehingga menjadi empat persegi, tetapi haruslah dua hasta tingginya; tanduk-tanduknya haruslah seiras dengan mezbah itu. Haruslah kausalut itu dengan emas murni, bidang atasnya dan bidang-bidang sisinya sekelilingnya, serta tanduk-tanduknya. Haruslah kaubuat bingkai emas sekelilingnya. Haruslah kaubuat dua gelang emas untuk mezbah itu di bawah bingkainya; pada kedua rusuknya haruslah kaubuat gelang itu, pada kedua bidang sisinya, dan haruslah gelang itu menjadi tempat memasukkan kayu pengusung, supaya dengan itu mezbah dapat diangkut. Haruslah kaubuat kayu pengusung itu dari kayu penaga dan kausalutlah dengan emas. Haruslah kautaruh tempat pembakaran itu di depan tabir penutup tabut hukum, di depan tutup pendamaian yang di atas loh hukum, di mana Aku akan bertemu dengan engkau. Di atasnya haruslah Harun membakar ukupan dari wangi-wangian; tiap-tiap pagi, apabila ia membersihkan lampu-lampu, haruslah ia membakarnya. Juga apabila Harun memasang lampu-lampu itu pada waktu senja, haruslah ia membakarnya sebagai ukupan yang tetap di hadapan TUHAN di antara kamu turun-temurun. Di atas mezbah itu janganlah kamu persembahkan ukupan yang lain ataupun korban bakaran ataupun korban sajian, juga korban curahan janganlah kamu curahkan di atasnya. Sekali setahun haruslah Harun mengadakan pendamaian di atas tanduk-tanduknya; dengan darah korban penghapus dosa pembawa pendamaian haruslah ia sekali setahun mengadakan pendamaian bagi mezbah itu di antara kamu turun-temurun; itulah barang maha kudus bagi TUHAN.”
 

Jika kita melangkah ke Ruang Maha Kudus, Rumah Allah(Jahweh), kita akan melihat pertama kandil, meja roti sajian, dan Mezbah Pembakaran Ukupan. Mezbah Pembakaran Ukupan diletakkan di depan Ruang Maha Kudus, dimana tutup pendamaian terletak, lewat kandil dan meja roti sajian. Panjang dan lebar Mezbah Pembakaran Ukupan ini keduanya sehasta, sementara tingginya dua hasta. Di dalam Alkitab, sehasta adalah kira-kira 45-50 cm dalam ukuran sekarang ini. Jadi Mezbah Pembakaran Ukupan adalah persegi yang lebih kecil, berukuran sekitar 50 cm panjang dan lebarnya dan 100 cm tingginya. Dan seperti mezbah korban bakaran, Mezbah Pembakaran Ukupan juga memiliki tanduk di keempat sudut atasnya. Terbuat dari kayu penaga, Mezbah Pembakaran Ukupan sepenuhnya disalut dengan emas.
 

Mezbah Pembakaran Ukupan di dalam Tempat Kudus Memiliki Empat Tanduk
 
Ketika Imam Besar memberikan korban Hari Pendamaian sekali setahun, dia harus meletakkan darah binatang korban yang membawa dosa tahunan orang Israel di atas tanduk-tanduk mezbah korban bakaran yang terletak di pelataran Kemah Suci. Dengan cara yang sama, Imam Besar juga harus meletakkan darah ini ke atas tanduk-tanduk Mezbah Pembakaran Ukupan. Ketika darah ini diberikan untuk Allah(Jahweh), itu menyelesaikan masalah dosa yang memisahkan orang Israel dari Allah(Jahweh). Kita semua telah menerima pengampunan dosa-dosa dengan percaya Injil air dan Roh, dan di Perzanjian Baru zaman sekarang, iman kita ini adalah yang memungkinkan kita untuk menghapus segala penghalang ketika kita datang ke hadirat Allah(Jahweh) untuk berdoa. Bahkan orang benar melakukan dosa sementara tinggal di dunia ini. Namun, karena kita percaya di dalam babtisan Yesus dan pengorbanan darah-Nya membayangkan sistem korban Perjanjian Lama, kita tetap bisa datang di hadapan Allah(Jahweh) dan berdoa kepada-Nya dengan terus terang.
Bahkan orang benar dapat merasa ragu untuk datang ke hadirat Allah(Jahweh) karena dosa-dosa yang mereka lakukan di dunia ini, namun pada waktu seperti ini, mereka tetap bisa datang kepada Allah(Jahweh) dengan terus terang dengan percaya Injil air dan Roh. Ketika kita percaya Injil air dan Roh Yesus Kristus, kita bisa datang kepada Allah(Jahweh) dengan terus terang bahkan meskipun tubuh dan pikiran kita mugkin tetap lemah. Itu karena kita telah menjadi orang benar dengan iman di dalam Injil air dan Roh, dan Tuhan telah membebaskan kita sekali dan untuk selamanya dari segala pelanggaran kita melalui Kebenaran keselamatan yang dinyatakan di dalam kain biru, ungu, dan kirmizi dari pintu Kemah Suci. Kita harus karena itu selalu merenungkan atas Injil air dan Roh. Yesus telah menyempurnakan keselamatan kita yang sempurna sekali dan untuk selamanya melalui babtisan yang Dia terima dari Yohanes Pembabtis dan darah yang Dia curahkan di kayu Salib, dan terdapat perbedaan iman yang mendasar antara mereka yang percaya keselamatan ini dan mereka yang tidak. Orang benar percaya di dalam Injil ai dan Roh. Ituah mengapa mereka bisa berdoa kepada Allah(Jahweh) tanpa ada keraguan, karena mereka percaya bahwa Yesus menerima segaa dosa mereka sekali dan untuk selamanya melalui babtisan-Nya dan pencurahan darah-Nya untuk mereka. Setiap orang karena itu harus juga percaya bahwa Yesus membawa segala dosa mereka melalui babtisan yang Dia terima dari Yohanes Pembabtis, dan bahwa Dia dihukum untuk semua dosa-dosa mereka dengan mencurahkan darah-Nya di kayu Salib. Hanya kemudian seseorang bisa menjadi imam iman di hdapan Allah(Jahweh) dan berdoa untuk baik dirinya dan orang-orang berdosa yang lain. Percaya bahwa Allah(Jahweh) telah menyelamatkan kita dari segala dosa dunia adalah iman Kristen yang sebenarnya, dan dasar iman ini adalah Injil air dan Roh.
Melalui Injil air dan Roh, kita semua bisa menemukan Kebenaran keselamatan yang dinyatakan di dalam kain biru, ungu, kirmizi dan kain lenan halus dari pintu Kemah Suci. Dan kita semua bisa memasuki Kerajaan Allah(Jahweh) dengan percaya di dalam Kebenaran Injil ini. Jadi saya meminta anda untuk percaya bahwa kebenaran Yesus Kristus adalah keselamatan anda, bahwa Dia memikul segala dosa anda, dan bahwa Dia dihukum untuk segala dosa anda di kayu Saib. Anda kemudian akan dibebaskan dari segala dosa anda selamanya. Adalah hanya dengan percaya di dalam Injil perjanjian Allah(Jahweh), di dalam Firman Injil air dan Roh, bahwa anda bisa menerima pengampunan dosa-dosa, menjadi orang kudus yang benar, memperoleh pengakuan Allah(Jahweh) karena memiliki iman yang benar. Sekali anda mencapai keselamatan anda dengan percaya Injil air dan Roh, hal paling pertama untuk dilakukan adalah berdoa kepada Allah(Jahweh) untuk pekerjaan keselamatan-Nya, yaitu, untuk penyebaran Injil air dan Roh di seluruh dunia. Orang-orang percaya yang benar di dalam Injil air dan Roh berdoa kepada Allah(Jahweh) seperti ini sehingga mereka dapat bersinar terang cemerlang dari Injil di dunia ini melalui Gereja Allah(Jahweh), kandil di Ruang Kudus Allah(Jahweh). Iman adalah segala yang lebih penting untuk kita untuk mendukung pelayanan Gereja Allah(Jahweh) dan membawa Injil untuk sepenuhnya berbunga di seluruh dunia. Adalah dengan mendengar dan percaya di dalam Firman Allah(Jahweh) yang berharga yang diberitakan oleh hamba-Nyabahwa setiap orang di seluruh dunia bisa menerima pengampunan dosa-dosa dan bertumbuh di dalam iman.
Iman anda di dalam Yesus sebagai Juruselamat anda harus didasarkan pada Injil air dan Roh. Dan sebagai orang-orang kudus yang benar yang diselamatkan dari segala dosa anda, anda harus datang ke Mezbah Pembakaran Ukupan dan berdiri dihadapan tutup pendamaian di Ruang Maha Kudus. Mangapa ini begitu penting? Ini karena anda perlu rahmat Allah(Jahweh) dengan terus-menerus. Mezbah Pembakaran Ukupan adalah tempat dimana kita memberikan doa-doa kepada Allah(Jahweh), karena ukupan disini menyatakan secara tidak langsung doa-doa orang kudus (Wahyu 5:8). Kita memakai rahmat Allah(Jahweh) kapan pun kita datang ke Mezbah Pembakaran Ukupan dan berdoa kepada Allah(Jahweh). Mezbah Pembakaran Ukupan di Ruang Kudus menunjukkan kepada kita bahwa berdoa kepada Allah(Jahweh) dengan iman adalah jalan kecil untuk menemukan rahmat Allah(Jahweh). Itulah sebabnya kit orang-orang percaya di dalam Injil air dan Roh harus terus datang ke Mezbah Pembakaran Ukupan dan berdoa kepada Allah(Jahweh) terus menerus dengan iman, sehingga kita dapat memakai rahmat Allah(Jahweh) waktu demi waktu.
 
 
Mezbah Pembakaran Ukupan Adalah Tempat Dimana Kita Meminta Allah(Jahweh) untuk Bantuan-Nya
 
Meskipun kita sudah menerima pengampunan dosa-dosa kita dengan percaya di dalam Injil air dan Roh, kita tetap perlu bantuan Allah(Jahweh) untuk sisa hidup kita. Untuk kita untuk menyatukan diri kita dengan Gereja Allah(Jahweh) dan menghasilkan buah rohani sebagai terang dunia ini, rahmat Allah(Jahweh) selalu sangat diperlukan. Jadi adalah sangat penting untuk kita semua untuk berdoa kepada Allah(Jahweh) terus menerus, meminta kepada-Nya, “Tuhan, tolong bantu saya. Peluk saya dengan teguh. Beri saya iman. Kuatkan saya baik dalam tubuh dan roh. Kuatkan iman saya sehingga itu tidak pernah goncang. Hapuskan segala keinginan hati saya untuk mengikuti dunia. Hapuskan segala keinginan durhaka saya.” Allah(Jahweh) ingin kita orang benar untuk datang ke Mezbah Pembakaran Ukupan, berlutut dihadapannya, dan berdoa kepada-Nya seperti ini sehingga kita dapat menemukan rahmat-Nya di dalam segala sesuatu dan menerima berkat-berkat-Nya baik dalam tubuh dan Roh. Itulah sebabnya mengapa begitu penting sekali untuk setiap orang kudus yang benar yang telah menerima pengampunan dosa-dosa untuk terus memimpin kehidupan yang penuh doa di Mezbah Pembakaran Ukupan.
Meskipun kita orang benar telah dilahirkan kembali dan diselamatkan dari segala dosa dengan percaya Injil air dan Roh, adalah tetap perlu untuk kita untuk berdoa kepada Allah(Jahweh) untuk memberikan rahmat-Nya atas kita dalam hidup kita sehari-hari. Itu karena bahkan meskipun kita orang benar telah menerima pengampunan dosa-dosa, kecuali kita terus mengenakan rahmat Allah(Jahweh), kita tidak bisa berjalan di jalan yang sempit yang Tuhan ingin kita semua ikuti. Adalah ketika orang benar berdoa kepada Allah(Jahweh) bahwa Dia memberikan karunia demi karunia atas mereka. Dan ini mungkin hanya ketika kita tinggal di Gereja Allah(Jahweh) dan menaati Firmannya. Dengan kata lain, orang benar memakai rahmat Allah(Jahweh) ketika mereka membawa pekerjaan baik-Nya dalam kesatuan dengan Gereja-Nya. Seperti disebutkan, Imam Besar mencurahkan darah binatang korban di tanduk-tanduk Mezbah Pembakaran Ukupan sekali setahun. Ini menyiratkan bahwa kapan pun kita orang benar datang menghadap Allah(Jahweh), kita dapat mengaku iman kita dan berkata kepada-Nya, “Tuhan, Engkaulah Juruselamat saya. Engkau meninggalkan kemuliaan ilahi-Mu dan datang ke bumi ini menjelma dalam daging manusia; Engkau menanggung segala dosa saya dengan dibabtiskan; dan Engkau mencurahkan darah-Mu sendiri menggantikan saya, semua untuk menyelamatkan saya.” Hanya ketika kita memiliki jenis iman yang tidak goyah ini bahwa Allah(Jahweh) adalah Allah(Jahweh) dan Juruselamat kita sendiri kita bisa memakai rahmat-Nya yang berlimpah-limpah. Tidak peduli seberapa sulit keadaan hidup kita mungkin, Jesus Keristus tetaplah Allah(Jahweh) kita dan Juruselamat kita. Dia adalah Allah(Jahweh) yang telah menyelamatkan kita dari segala dosa kita dan segala penghukuman kita. Adalah ketika kita berdoa kepada Allah(Jahweh) dengan iman yang tak tergoyahkan ini bahwa kita memakai rahmat Allah(Jahweh).
 

Kita Bisa Menegaskan Keselamatan Kita Sekali Lagi dalam Setiap Doa Kita
 
Adalah di dalam doa bahwa kita bisa menegaskan sekali lagi bahwa Allah(Jahweh) adalah Allah(Jahweh) kita sendiri. Dan iman ini adalah apa yang membawa berkat Allah(Jahweh) kepada kita. Dengan kata lain, kita terpaksa berlutut di hadapan tahta kasih karunia Allah(Jahweh) karena kita memang yakin bahwa Allah(Jahweh) akan memberkati kita dengan pasti. Iman kita di dalam Injil air dan Roh menjamin bahwa Allah(Jahweh) akan dengan pasti menjawab setiap doa kita kapan pun kita berdoa kepada Allah(Jahweh). Allah(Jahweh) mendengar untuk setiap doa orang benar dan memberkati mereka semua. Jadi, kapan pun kita berdoa kepada Allah(Jahweh), kita harus pertama merenungkan rahmat-Nya sebagai berikut: “Tuhan, saya percaya di dalam kebenaran-Mu. Saya tahu bahwa hidup saya penuh kekurangan. Bahkan meski saya ingin hidup sesuai kehendak-Mu, saya memiliki terlalu banyak kekurangan. Tetapi Tuhan, saya juga tahu bahwa Engkau datang ke bumi ini berinkarnasi dalam daging manusia, bahwa Engkau menanggung segala dosa saya dengan dibabtiskan oleh Yohanes Pembabtis, bahwa Engkau disalibkan sampai mati menggantikan saya, dan bahwa engkau sudah karena itu menjadi Juruselamat saya. Engkau adalah Mesias saya dan Allah(Jahweh) keselamatan saya. Jadi saya percaya dengan segenap hati saya bahwa Engkau akan memberikan rahmat-Mu atas saya, karena Engkau adalah Tuhan saya.”
Seperti ini, kapan pun kita berdoa kepada Allah(Jahweh) untuk memberikan rahmat-Nya atas kita, kita harus merenungkan karunia Allah(Jahweh) ini terdahulu dan menempatkan semua keyakinan kita di dalamnya. Kita bisa kemudian memiliki keberanian untuk meminta Allah(Jahweh) untuk semua kebutuhan kita , dan Dia akan berkata kepada kita, “Ya, kamu sesungguhnya anak-Ku sendiri. Seperti tidak tergoncangkan iman anda, Aku benar-benar Allah(Jahweh)mu dan kamu benar-benar satu dari umat-Ku sendiri. Jadi Kau akan menjawab doamu agar semua orang di dunia ini tahu bahwa Aku sesungguhnya Allah(Jahweh)mu.”
Seperti ini, adalah ketika kita percaya di Kebenaran keselamatan Tuhan yang Allah(Jahweh) kenakan kepada kita di dalam karunia-Nya dan menunjukkan kepada kita dengan berkat-berkat-Nya. Bahwa kita telah diselamatkan dari segala dosa kita bukanlah akhir seluruh cerita; sebaliknya, jika kita sudah sesungguhnya dibebaskan dari segala dosa kita, maka kita harus percaya bahwa berkat Allah(Jahweh) dimulai. Adalah karena itu dengan percaya di dalam kebenaran Allah(Jahweh) bahwa mengenakan anugrah-Nya setiap hari. Hanya kemudian kita dapat memimpin hidup yang saleh. Itulah mengapa kita berdosa kepada Allah(Jahweh) kapanpun ada sesuatu yang dikawatirkan kita di pikiran kita, berkata kepada-Nya, “Tuhan, tolong bantu kami. Tolong bantu Gereja-Mu. Gereja-Mu perlu bantuan-Mu dengan putus asaa untuk membawa pekerjaan-Musekarang.” Bahkan ketika itu datang dengan urusan-urusan dunia, jika ada kekhawatiran atau subjek doa datang ke pikiran kita, kita harus datang ke Mezbah Pembakaran Ukupan dan berdoa dihadapan tahta kasih karunia dengan iman. Kita akan kemudian melihat Tuhan memakaikan kita anugrah-Nya di dalam segala sesuatu.
Anda harus mengingat disini bahwa Mezbah Pembakaran Ukupan adalah tempat kita menemukan kasih karunia dari Allah(Jahweh). Kita orang-orang kudus harus berdoa kepada Allah(Jahweh) tidak untuk alasan lain daripada untuk mengenakan semua anugrah-Nya. Dalam kata lain, adalah untuk menerima berkat-berkat Allah(Jahweh) bahwa kita berdoa kepada-Nya. Sekarang bahwa kita telah diselamatkan oleh iman, adalah sama sekali diperlukan untuk kita semua untuk berdoa kepada Allah(Jahweh) terus menerus jika kita benar-benar ingin menjalani sisa hidup kita dengan percaya di dalam Firman janji Allah(Jahweh) dan menerima semua berkat-Nya. Seperti ini, Mezbah Pembakaran Ukupan disana untuk kita untuk mengenakan anugerah Allah(Jahweh).
Hambatan terbesar yang kita hadapai ketika berdoa kepada Allah(Jahweh) adalah dosa. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang menjalani keidupan yang sempurna. Jadi, ketika kita mencoba datang kepada Allah(Jahweh) dan berdoa kepada-Nya, sumber keraguan paling pertama adalah dosa-dosa kita. Itulah mengapa adalah begitu penting untuk kita untuk merenungkan Kebenaran keselamatan lagi dan mmemperbaharui keyakinan kita yang Tuhan kita telah menanggung segala dosa kita dengan kain biru, kain ungu, dan kain kirmizi pintu Kemah Suci. Dalam kata lain, kita harus percaya tanpa ragu bahwa Yesus Kristus, Allah(Jahweh) sendiri, datang ke bumi ini sebagai Juruselamat kita, menanggung segala dosa kita dengan dibabtiskan, dan dihukum untuk segala dosa ini; dan bersyukur kepada Allah(Jahweh) dan Juruselamat kita, kita telah diampuni dari segala dosa kita. Hanya ketika kita memiliki iman ini kita bisa meminta Allah(Jahweh) untuk anugerah dan berkat-Nya. Hanya kemudian kita bisa berdoa kepada Allah(Jahweh) untuk memberkati kita. Adalah untuk mengajar kita pelajaran ini, untuk mengingatkan kita pekerjaan keselamatan Tuhan, bahwa darah binatang korban diletakkan di atas tanduk-tanduk Mezbah Pembakaran Ukupan sekali setahun.
 

Hanya Seseorang Yang Yakin Pengampunan Segala Dosanya Bisa Berdoa Kepada AllahDengan Berani
 
Ketika kita berdoa kepada Allah(Jahweh), kita bisa meminta-Nya untuk segala keperluan kita tanpa ragu, memanggil-Nya Bapa kita atau Juruselamat kita. Kita bebas memanggil-Nya dengan cara ini karena Allah(Jahweh) sesungguhnya Bapa kita, Tuhan kita, dan Juruselamat kita. Dalam kata lain, kita tidak memiliki keraguan untuk memanggil Allah(Jahweh) dengan panggilan yang beragam dan berdoa kepada-Nya karena Dia tidak hanya Pencipta kita tetapi juga Juruselamat kita.
Inilah bagaimana kit semua harus berdoa kepada Tuhan; “Tuhan, terimakasih karena menyelamatkanku dari segala dosaku. Aku sungguh-sungguh perlu berkat-berkat-Mu dan batuan-Mu. Jadi, tolong aku Tuhan dan lihat atasku setiap langkah jalan. Saya telah melakukan beberapa hal dengan baik, tetapi saa juga sudah membuat banyak kesalahan, dan aku tetap memiliki banyak kecemasan. Aku mempercayakan mereka semua kepada-Mu, Tuhan.Saya meminta-Mu untuk membantuku dan memimbing jalanku. Tuntun aku ke pada jiwa-jiwa yang terhilang agar aku dapat memberitakan Injil-Mu kepada mereka dan menghasilkan buah rohani yang berlimpah untuk-Mu. Buka hati mereka dan bajak lading hati mereka agar aku dapat menabur benih Injil atas mereka. Aku meminta Engkau untuk juga memegang Gereja-Mu dengan kuat dan memperhatikan hamba-hamba-Mu. Berkati mereka sehhingga Injil air dan Roh dapat diberitakan dengan penuh buah. Biarlah Injil ini diberitakan ke seluruh muka bumi. Hamba-Mu memerlukan perlindungan-Mu, jadi aku meminta Engkau untuk menjaga mereka dibawah perhatian mata-Mu. Berkati aku TUhan, dan berkati keluargaku. Berkati anak-anakku. Berkati orang-orang kudus juga. Berkati semua saudara dan saudari terkasih di dalam Kristus. Biarlah berkat-Mu berlimpah-limpah sehinggah bahkan yang tidak percaya yang berdiri di luar Gereja-Mu dapat semua diselamatkan.” Ketika kita berdoa dan mempercayakan semua pengharapan dan impian kita kepada Allah(Jahweh) seperti ini, Dia tentu akan menjawab doa-doa kita dan memberkati kita. Inilah bagaimana kita semua bisa menerima berkat berlimpah Allah(Jahweh) mmelalui doa. Dan itulah bagaimana kita bisa menemukan karunia di atas karunia setiap hari.
Allah(Jahweh) adalah Allah(Jahweh) atas semua yang percaya di dalam kebenaran-Nya. Dia adalah Allah(Jahweh) mereka yang percaya di dalam Injil air dan Roh dengan tidak tergoncangkan. Allah(Jahweh) karena itu tidak pernah gagal memberikan anugerah-Nya atas semua orang percaya-Nya yang dengan beradi mendekat tahta kasih karunia dengan iman yang tidak tergoncang dan meminta karunia dan berkat-berkat-Nya, berkata, “Tuhan, saya percaya bahwa Engkau adalah Allah(Jahweh)ku. Saya percaya bahwa Engkau adalah juruselamatku. Bantu aku, Tuhan!”
Rekan seiman saya, saya tidak bisa menekankan betapa penting itu untuk anda semua untuk menyadari bahwa keselamatan kita dari dosa-dosa dunia tidaklah akhir dari cerita, tetapi kita harus berdosa kepada Tuhan terus menerus. Jika dosa-doa anda tidak dijawab oleh Tuhan atau anda bahkan tidak tahu bagaimana untuk berdoa, anda harus kemudian menguji iman anda langkah-demi langkah dan berpikir tentang siapa Tuhan benar-benar kepada anda. Pemahaman da. Pemahaman yang jelas atas hubungan anda dengan Tuhan adalah sama sekali sangat diperlukan. Dalam kata lain, anda harus memastikan bahwa iman anda berpijak dengan kuat, menyadari dan percaya dengan sepenuh hati bahwa Tuhan adalah Pencipta langit dan bumi; bahwa Dia datang ke bumi ini menjelma dalam daging manusia untuk menyelamatkan anda; bahwa Dia menanggung segala dosa anda dengan dibabtiskan oleh Yohanes Pembabtis; bahwa Dia dihukum di atas kayu Salib menggantikan anda; bahwa dia bangkit dari maut lagi dalam tiga hari; dan bahwa Dia tetap hidup sebagai Juruselamat hidup anda. Sekarang bahwa anda telah diselamatkan, Tuhan telah menjadi Gembala anda dan anda adalah domba-Nya. Anda harus karena iitu tidak memiliki keraguan apapun bahwa Tuhan akan menjawab anda setiap kali anda meminta Dia untuk bantuan-Nya.
 

Kita Seharusnya Berdoa Siang dan Malam
 
Diantara kita yang sudah menerima Tuhan sebagai Juruselamat dengan iman dan setia berdoa kepada Allah(Jahweh) siang malam akan menerima karunia dan berkat-Nya yang berlimpah melalui seluruh hidup kita di dunia ini. Sebaliknya, diantara kita yang tidak berdoa dengan rajin karena alasan apapun, apakah karena mereka berpikir dengan sombong bahwa Tuhan akan menyediakan untuk segala kebutuhan mereka bahkan jika mereka tidak berdoa, atau mereka kurang iman di dalam Firman Allah(Jahweh), tidak bisa menerima berkat-berkat Allah(Jahweh), karena Mezbah Pembakaran Ukupan hilang dari iman mereka. Jika anda berpikir bahwa Allah(Jahweh) akan memberikan segala sesuatu yang anda inginkan bahkan jika anda tidak berdoa hanya karena anda percaya bahwa Dia adalah Allah(Jahweh) anda, maka iman anda salah tempat. Jika ini benar, maka seharusnya tidak perlu ada Mezbah Pembakaran Ukupan di Ruang Kudus. Apakah anda berpikir bahwa Allah(Jahweh) membuat Mezbah Pembakaran Ukupan hanya karena bosan? Tidak, tentu saja tidak. Harun Imam Besar menyalakan menyalakan Mezbah Pembakaran Ukupan dengan empat jenis ukupan setiap pagi dan setiap malam. Bau wangi-wangian kemudian akan memenuhi Ruang Kudus ketika bau bakaran ukupan menyebar ke sekitar. Ini adalah benar-benar bau yang menakjubkan yang memungkinkan kita datang kepada Allah(Jahweh) dengan berani. Ukupan ini juga memiliki efek menutupi kekurangan kita di hadapan Allah(Jahweh). Contohnya, Imam Besar harus membuat Ruang Maha Kudus penuh dengan ukupan sebelum dia memasukinya sekali setahun, memastikan bahwa asap ukupan akan menutupi tutup pendamaian di atas tabur perjanjian, atau kalau tidak dia dapat mati (Imamat 16:12-13).
Rekan-rekan seiman saya, kapanpun kita mendekati Allah(Jahweh), kita harus memiliki penuh keberanian atas fakta bahwa kita telah menerima pengampunan dosa, bahwa Allah(Jahweh) sekarang Allah(Jahweh) kita, dan bahwa Dia akan memberikan karunia-Nya atas kita kapanpun kita berdoa kepada-Nya. Ketika kita karena itu datang ke hadirat Allah(Jahweh) dengan iman yang tidak goyah dan berdiri dengan teguh dihadapan tahta kasih karunia-Nya, kita tidak hanya tidak akan menghadapi penghukuman, tetapi kita akan memakai karunia-Nya. Allah(Jahweh) adalah Allah(Jahweh) murah hati yang karunia berlimpah-limpah diberikan kepada kita semua.
 

Gelang-Gelang Didempetkan ke Mezbah Pembakaran Ukupan Yang Juga Terbuat Dari Emas
 
Mezbah Pembakaran Ukupan di tempat kudus Allah(Jahweh) adalah persegi parallelepiped (polyhedron dengan 56 sisi) berukuran sekitar 50 cm panjang dan lebarnya dan 100 cm tingginya, dan dua pasang gelang emas terikat di kedua sisi mezbah. Dua kayu pengusung dimasukkan melalui gelang-gelang emas ini. Kayu pengusung ini juga terbuat dari kayu penaga dan dilapisi dengan emas. Karena Mezbah Pembakaran Ukupan panjang dan lebarnya hanya sekitar 50 cm dan tingginya 100 cm, itu dapat dengan mudah diangkat dan dibawa oleh satu orang, tetapi seperti semua perabotan Kemah Suci itu tidak pernah dibiarkan. Ini menyiratkan bahwa kita orang-orang benar harus berdoa kepada Allah(Jahweh) dalam kesatuan seperti Tuhan Yesus katakan “Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga” (Matius 18:19). 
Kayu pengusung Mezbah Pembakaran Ukupan ini juga menunjukkan bahwa kita yang dilahirkan kembali harus melayani Allah(Jahweh) dengan doa-doa kita. Doa-doa iman kita juga sebuah cara untuk kita untuk melayani Tuhan. Sekarang bahwa kita telah dilahirkan kembali dari segala dosa kita, kita bisa melayani Allah(Jahweh) dan Gereja-Nya dengan berbagai cara, apakah itu dengan berdoa atau sukarela pelayanan kita. Ketika kita berdoa kepada Allah(Jahweh), kita tidak berdoa hanya kepada diri kita, tetapi kita berdoa untuk pekerjaan Allah(Jahweh), Gereja-Nya, anggotanya, dan khususnya pekabaran Injil. Dalam kata lain, doa-doa kita tidak hanya membiarkan kita untuk berdiri dihadapan tahta kasih karunia Allah(Jahweh) dan menemukan belaskasihan-Nya, tetapi mereka juga membiarkan kita untuk melayani pelayanan kebenaran Allah(Jahweh). Adalah dengan berdoa dalam kesatuanbahwa kita bisa melayani Kerajaan Allah(Jahweh). Ketika kita berdoa untuk saudara dan saudari kita, untuk Gereja, untuk jiwa-jiwa yang hilang, untuk perluasan Kerajaan Allah(Jahweh), dan untuk pelayanan kebenaran Allah(Jahweh), kita melakukannya untuk melayani Allah(Jahweh). Itulah sebabnya adalah begitu penting untuk kita untuk memahami maksud imam-imam melayani Allah(Jahweh) di Mezbah Pembakaran Ukupan di Ruang Kudus. Kita harus berdoa kepada Allah(Jahweh) dengan kerinduan oleh iman ini. Sama seperti kita menyebarkan Firman Allah(Jahweh) untuk melayani Allah(Jahweh) dan umat-Nya, maka kita juga berdoa kepada Allah(Jahweh) untuk melayani-Nya dan umat-Nya. Kita semua memiliki tugas ini untuk melayani Allah(Jahweh) dalam setiap kemungkinan.
Hal yang paling penting yang anda perlukan untuk menjalankan kehidupan Kristen yang saleh dan melayani kehendak Allah(Jahweh) adalah iman di dalam Allah(Jahweh) dan kebenaran-Nya. Adalah dengan iman semata bahwa anda dapat mengabarkan Firman Allah(Jahweh), berdoa kepada-Nya, dan menyebarkan Injil air dan Roh, dan melayani Allah(Jahweh) dan kebenaran-Nya. Segala sesuatu yang kita lakukan untuk melayani Allah(Jahweh) dilakukan dengan iman. Anda tidak pernah bisa menjalani kehidupan iman yang saleh kecuali anda menerima kehendak Allah(Jahweh). Saya tidak bisa cukup menekankan betapa penting kita berdoa untuk melayani Allah(Jahweh). Kapan pun orang-orang kudus berkumpul bersama di gereja masing-masing, dari saudara sampai saudari dan bahkan anak-anak kita di sekolah Minggu, mereka semua harus melayani Allah(Jahweh) pertama-tama. Kita harus berkumpul bersama untuk berbagi roti Firman Allah(Jahweh). Dan kita harus melayani kebenaran Allah(Jahweh) juga. Doa-doa kita naik kepada Allah(Jahweh) seperti bau wangi-wangian ketika kita yang dilahirkan kembali berdoa kepada-Nya dengan kesatuan, berkata, “Tuhan, pegang teguh dan berkati Gereja-Mu, hamba-hamba-Mu, dan orang-orang kudus-Mu di Gereja di seluruh dunia. Berkatilah jiwa dan hari mereka, dan beri mereka berkat iman. Selamatkan semua jiwa yang masih hilang.” Menikmati bau wangi-wangian doa, Allah(Jahweh) kemudian menjawab kita dan memberkati kita. Dia menjawab segala sesuatu yang kita minta kepada-Nya di dalam doa-doa kita. Inilah yang dimaksud melayani Allah(Jahweh) dengan doa, dan saya menasehatkan anda semua untuk mengingat pekerjaan Allah(Jahweh) di dalam doa-doa anda daripada hanya berdoa untuk kebutuhan anda.
Sementara semua orang kudus di Gereja harus berdoa, jika anda bisa memberikan lebih waktu daripada setiap orang lain untuk apapun alasannya, apakah karena anda pensiun atau karena anda sakit, anda harus berdoa bahkan lebih kepada Gereja Allah(Jahweh), hamba-hamba-Nya, dan orang-orang kudus-Nya. Ini terutama sekali lebih penting untuk ibu rumah tangga. Tidaklah karena kurang uang maka kita tidak bisa melayani Tuhan. Anda lebih dari mampu untuk melayani Tuhan tanpa uang. Anda dapat melayani Injil air dan Roh sebanyak yang anda mau dengan iman anda. Sama seperti dua kayu pengusung dimasukkan ke dalam gelang-gelang mezbah ukuran untuk dibawa oleh dua laki-laki di bahu mereka, mereka yang miskin tetap bisa melayani Tuhan dengan doa-doa iman mereka hanya jika mereka bersatu dengan Gereja Allah(Jahweh). Meeka yang kaya juga bisa demikian melayani Tuhan dengan milik materi mereka. Jangan hanya berkata, “Saya terlalu sibuk dengan pekerjaan saya untuk meluangkan waktu untuk melayani Tuhan. Saya hanya tidak memiliki waktu.” Setiap orang kudus yang benar bisa melayani Tuhan dan kehendak-Nya dengan iman, apakah dengan persembah, doa-doa, dan pemberitaan injilnya. Kita semua lebih dari mampu untuk melayani kehendak Tuhan hanya jika kita rindu melakukannya. Dan kita yang dilahirkan kembali bisa semua menerima berkat-berkat Allah(Jahweh) hanya jika kita rindu mereka.
 

Allah Memberkati Kita Semua Yang Percaya Injil Air dan Roh
 
Tuhan adalah Gembala kita. Hubungan kita dengan Tuhan adalah sangat dekat bahwa tidak apapun dan tidak seorang pun yang pernah bisa memisahkan kita dari-Nya.
Mari kita beralih ke Matius 26:26-28 disini: “Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: “Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku.” Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: “Minumlah, kamu semua, dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.”
Nama “Yesus” berarti Juruselamat atau Mesias, dan kita memanggil-Nya Tuhan kita untuk menunjukkan bahwa Dia adalah Allah(Jahweh) kita dan Tuan kita. Tuhan kita Yesus datang ke bumi ini sebagai Juruselamat kita sendiri untuk membebaskan kita semua. Allah(Jahweh) Sendiri telah datang ke bumi ini menjelma dalam daging manusia. Dan tepat sebelum mati di kayu Salib, Tuhan kita mempersiapkan Perjamuan Terakhir, berkumpul bersama murid-murid-Nya, dan memberi mereka roti dan anggur, berkata kepada mereka, “Ambillah roti ini dan makanlah; inilah tubuh-Ku. Ambillah cawan ini dan minumlah. Inilah darah perjanjian-Ku, yang ditumpahkan untuk banyak orang untuk pengampunan dosa.” Ini berarti bahwa Allah(Jahweh) telah menyelamatkan kita dengan datang ke bumi ini sebagai Juruselamat kita dan secara pribadi menggenapi Firman-Nya seperti yang dijanjikan melalui air dan Roh tepat seperti yang dinubuatkan di dalam Perjanjian Lama. Setelah karena itu datang ke bumi ini sebagai Juruselamat kita, Tuhan kita menerima semua dosa dunia ini dengan dibabtiskan oleh Yohanes Pembabtis di Sungai Yordan. Dia kemudian menyerahkan tubuh-Nya di kayu Salib, dan dengan demikian menanggung segala penghukuman semua orang di dunia ini. Dan Dia telah memberikan kita hidup baru dengan bangkit dari kematian lagi.
Bahwa darah binatang korban dibubuhkan di Mezbah Pembakaran Ukupan menunjuk kepada kematia fisik Yesus Kristus. Dengan cara yang sama, setelah menanggung segala dosa melalui babtisan-Nya, Yesus Kristus mengorbankan diri-Nya dan mencurahkan darah-Nya sendiri di kayu Salib untuk kita. Berterimakasih untuk pengorbanan ini bahwa kita telah diselamatkan. Adalah dengan catatan iman kita di dalam Injil air dan Roh bahwa kita memperoleh keselamatan kita. Itu bukan dengan iman buta dan berubah-ubah bahwa kita telah diselamatkan dari segala dosa kita, tetapi adalah hanya karena Yesus, Allah(Jahweh) Sendiri, datang ke bumi ini sebagai Juruselamat kita, menanggung segala dosa kita ke atas tubuh-Nya sendiri dengan dibabtiskan, dan mencurahkan darah-Nya yang berharga untuk kita semua.
Begitulah cara Allah(Jahweh) telah menggenapi keselamatan kita, yang tersirat di dalam kain biru, kain ungu, kain kirmizi dan kain lenan halus yang dipintal benangnya di tirai pintu Kemah Suci. Warna ungu disini menunjukkan bahwa Raja segala Raja telah menjadi Manusia. Ini mengajarkan kita bahwa Yesus menerima segala dosa kita dengan dibabtiskan oleh Yohanes Pembabtis dan membayar semua upah dosa-dosa kita dengan mencurahkan darah-Nya menggantikan kita. Inilah bagaimana Tuhan menjadi Juruselamat kita sendiri. Iman di dalam Injil air dan Roh adalah iman yang memungkinkan kita untuk mengambil bagian di dalam Perjamuan Kudus. Ketika Yesus mempersiapkan Perjamuan Terakhir, Dia tidak hanya mempersiapkan roti tetapi juga anggur; dan Dia memberitahu murid-murid-Nya untuk meminum dan memakan keduanya. Roti disini menunjuk kepada tubuh Yesus, menyiratkan bahwa Allah(Jahweh) Sendiri menjadi Manusia untuk menyelamatkan kita orang berdosa. Roti juga menyiratkan bahwa dengan dibabtis di Sungan Yordan, Yesus menanggung segala dosa di atas tubuh-Nya sendiri. Anggur, di sisi lain, menunjuk kepada darah kehidupan dan keselamatan yang Yesus curahkan di atas kayu Salib menggantikan kita.
Karena itu, kapan pun kita berpartisipasi di Perjamuan Kudus, adalah sama sekali sangat perlu untuk kita semua untuk memiliki iman yang tidak tegoyahkan ini bahwa Allah(Jahweh) Sendiri datang ke bumi ini menjelma dalam daging manusia untuk menyelamatkan kita, bahwa Dia menanggung segala dosa-dosa kita di atas tubuh-Nya sendiri dengan dibabtiskan, bahwa Dia dihukum di kayu Salib menggantikan kita, dan Dia sudah dengan demikian menyelamatkan kita dan menjadi Juruselamat pribadi kita. Namun, sayangnya, kebanyakan orang Kristen tidak tahu alasan yang tepat mengapa Yesus Kristus telah menetapkan upacara Perjamuan Kudus ini dan menyuruh kita untuk menjalankannya sampai kedatangan-Nya. Anda harus tidak pernah menganggap kehidupan iman anda terlalu ringan. Jika anda masih tidak yakin bahwa Yesus adalah Juruselamat anda, maka anda harus berpikir panjang dan keras tentang iman anda sebelum mengambil roti dan anggur Yesus dalam Perjamuan Kudus. Daripada menjadi emosional, pikirkan dengan hati-hati dan tanyakan pada diri anda dengan sungguh-sungguh apakah Tuhan benar-benar Tuhan anda atau bukan.
Allah(Jahweh) adalah Allah(Jahweh) anda dan saya. Dia menjadikan nenek moyanga anda dan saya. Dan Dia membiarkan kita untuk dilahirkan di bumi ini. Allah(Jahweh) ini tidak lain dari Yesus. Dan Yesus, Allah(Jahweh) Sendiri, datang ke bumi ini sebagai Juruselamat kita sendiri. Setelah datang ke bumi ini sebagai Juruselamat kita untuk menyelamatkan kita, Dia menanggung segala dosa ke tubuh-Nya melalui babtisan-Nya. Dia kemudian dengan setia mengambil semua dosa kita ini ke kayu Salib, tidak pernah menghindari diri-Nya dari mereka, dan menanggung penghukuman di kayu Salib yang hanya ditanggung oleh orang-orang yang terkutuk, sehingga kita tidak akan dihukum untuk dosa-dosa kita. Inilah bagaimana Tuhan telah menyelamatkan kita dari segala hukuman kita.
Anda dapat dengan mudah memahami Kebenaran keselamatan ini jika anda hanya memikirkan Injil air dan Roh bahkan untuk sesaat. Untuk diselamatkan dari segala dosa dunia adalah menerima Injil air dan Roh ke dalam hati anda. Saya percaya bahwa Tuhan telah menyelamatkan saya dari segala dosa saya melalui air dan darah-Nya. Tidak ada apapun yang saya sendiri telah lakukan untuk keselamatan saya. Ketika Yesus datang ke bumi ini, ketika Dia lahir di kandang domba yang kecil di Betlehem, saya tidak disana, atau menghalangi dalam berbagai bentuk, apalagi saya meminta Allah(Jahweh) untuk menyelamatkan saya. Tetapi Tuhan telah datang ke bumi ini menjelma dalam daging manusia tanpa tergantung dengan maksud saya, semua untuk menyelamatkan saya. Saya sama sekali yakin bahwa adalah untuk menyelamatkan saya bahwa Yesus telah datang ke bumi ini, dibabtiskan, dan mencurahkan darah-Nya di atas kayu Salib.
Allah(Jahweh) Bapa begitu mengasihi dunia sehingga Dia memberikan Anak-Nya yang tunggal, Allah(Jahweh) sendiri datang ke bumi ini untuk menyelamatkan setiap manusia. Dan Dia telah sesungguhnya menyelamatkan anda dan saya dari segala dosa kita, dan Dia telah menjadi Juruselamat anda dan saya. Yang harus kita lakukan untuk mencapai keselamatan kita adalah untuk percaya di dalam Yesus Kristus, yang adalah Allah(Jahweh) sendiri, dan menerima ke dalam hati kita pekerjaann keselamatan yang Dia telah lakukan untuk kita. Hanya mereka yang sepenuhnya Lelah atas kekuatan mereka sendiri, yang telah menyerah usah mereka sendiri menyadari kegagalannya, dan yang telah mempercayakan pengampunan dosa mereka dan keselamatan mereka dengan sepenuhnya kepada Allah(Jahweh)—orang demikian sendiri bisa menemukan anugerah dari Allah(Jahweh). Meskipun ini mungkin terlihat tidak dapat dimengerti kepada anda di pikiran anda, Allah(Jahweh) Sendiri telah sebenarnya memenuhi keselamatan kita dengan sempurna untuk membebaskann kita semua. Ada karena itu tidak ada yang lain untuk kita untuk dilakukan tetapi percaya di dalam pekerjaan keselamatan Allah(Jahweh).
 

Percayakan Diri Anda kepada Allah Sepenuhnya
 
Adalah sama sekali perintah untuk anda untuk mempercayakan diri anda kepada Allah(Jahweh). Pikirkan tentang apa yang Allah(Jahweh) telah lakukan untuk anda. Allah(Jahweh) sendiri telah menjadi seorang manusia. Dan Allah(Jahweh) melakukan ini untuk menyelamatkan anda dan saya. Lebih jauh, Yesus, yang adalah Allah(Jahweh) Sendiri, dibabtiskan untuk kita untuk menanggung segala dosa kita dan untuk menghapuskan mereka semuanya. Yesus adalah juga disalibkan sampai mati, mencurahkan darah-Nya yang berharga untuk kita di atas kayu Salib. Dia karena itu dihukum menggantikan kita, semua untuk membayar setiap dosa kita, untuk membebaskan kita dari penghukuman kita, dan membuatnya mungkin untuk kita untuk keluar dari penghakiman kita. Dia kemudian bangkit dari kematian lagi dalam tiga hari untuk membawa kembali hidup baru dan kekal.
Dan sekarang, Dia duduk di sebelah kanan tahta Allah(Jahweh) Bapa dan mengawasi kita semua. Dia mengawasi untuk melihat siapa yang hendak mempercayakan segala sesuatinya kepada-Nya, Allah(Jahweh) Sendiri dan Juruselamat, dan siapa yang percaya kepada-Nya dengan sepenuh hati. Mereka yang sudah menerima Yesus adalah mereka yang telah mempercayakan segala sesuatu mereka kepada Allah(Jahweh). Mereka percaya bahwa Tuhan telah menyelamatkan mereka dengan sempurna. Mereka tahu bahwa mereka telah melakukan tidak apapun di sisi mereka untuk keselamatan mereka. Mereka yakin bahwa hanya dari kasih-Nya bahwa Allah(Jahweh) telah menyelamatkan mereka melalui Kebenaran keselamatan yang dinyatakan di dalam kain biru, kain ungu, dan kain kirmizi pintu Kemah Suci. Dan untuk semua orang demikian yang telah mempercayakan diri mereka kepada Allah(Jahweh) sepenuhnya, dan yang telah menerima Allah(Jahweh) dan Firman-Nya ke dalam hati mereka, Allah(Jahweh) telah memberikan hak untuk menjadi anak-anak-Nya sendiri.
Jadi saya meminta anda semua untuk memiliki pemahaman yang jelas Kebenaran keselamatan ini sebelum anda mengambil bagian di Perjamuan Kudus. Babtisan yang Yesus terima adalah untuk menanggung segala dosa kita dan membuat pendamaian untuk mereka. Kematian fisik bahwa Yesus menderita adalah untuk menyelamatkan anda dan saya dari segala dosa kita. Karena itu setelah membawa segala dosa kita, Yesus disalibkan sampai mati, mencurahkan semua darah-Nya menggantikan kita, dan dihukum seperti ini untuk membebaskan kita dari penghakiman dosa dan membuat kita orang benar.
Untuk kita semua berdiam dan berdoa do Ruang Kudus, Allah(Jahweh) telah memberikan Mezbah Pembakaran Ukupan untuk memakaikan kita rahmat-Nya. Inilah dimana kita bisa menemukan rahmat dari Allah(Jahweh). Jadi saya menasehati semua orang dari anda untuk sepenuhnya mempercayakan diri anda kepada Tuhan.
Haluluya!