Khotbah-Khotbah

Pokok 11: Kemah Suci

[11-27] (Keluaran 25:10-22) Tutup Pendamaian

(Keluaran 25:10-22)
“Haruslah mereka membuat tabut dari kayu penaga, dua setengah hasta panjangnya, satu setengah hasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya. Haruslah engkau menyalutnya dengan emas murni; dari dalam dan dari luar engkau harus menyalutnya dan di atasnya harus kaubuat bingkai emas sekelilingnya. Haruslah engkau menuang empat gelang emas untuk tabut itu dan pasanglah gelang itu pada keempat penjurunya, yaitu dua gelang pada rusuknya yang satu dan dua gelang pada rusuknya yang kedua. Engkau harus membuat kayu pengusung dari kayu penaga dan menyalutnya dengan emas. Haruslah engkau memasukkan kayu pengusung itu ke dalam gelang yang ada pada rusuk tabut itu, supaya dengan itu tabut dapat diangkut. Kayu pengusung itu haruslah tetap tinggal dalam gelang itu, tidak boleh dicabut dari dalamnya. Dalam tabut itu haruslah kautaruh loh hukum, yang akan Kuberikan kepadamu. Juga engkau harus membuat tutup pendamaian dari emas murni, dua setengah hasta panjangnya dan satu setengah hasta lebarnya. Dan haruslah kaubuat dua kerub dari emas, kaubuatlah itu dari emas tempaan, pada kedua ujung tutup pendamaian itu. Buatlah satu kerub pada ujung sebelah sini dan satu kerub pada ujung sebelah sana; seiras dengan tutup pendamaian itu kamu buatlah kerub itu di atas kedua ujungnya. Kerub-kerub itu harus mengembangkan kedua sayapnya ke atas, sedang sayap-sayapnya menudungi tutup pendamaian itu dan mukanya menghadap kepada masing-masing; kepada tutup pendamaian itulah harus menghadap muka kerub-kerub itu. Haruslah kauletakkan tutup pendamaian itu di atas tabut dan dalam tabut itu engkau harus menaruh loh hukum, yang akan Kuberikan kepadamu. Dan di sanalah Aku akan bertemu dengan engkau dan dari atas tutup pendamaian itu, dari antara kedua kerub yang di atas tabut hukum itu, Aku akan berbicara dengan engkau tentang segala sesuatu yang akan Kuperintahkan kepadamu untuk disampaikan kepada orang Israel.”
 

Di dalam Kemah Suci dibagi ke dalam dua bagian utama: Ruang Kudus dan Ruang Maha Kudus. Tabir yang menggantung di antara mereka sebagai pembagi, dan Tabut Perjanjian yang ditempatkan dibelakang tabir di dalam Ruang Maha Kudus. Penutup Tabut juga dikenal sebagai tutup pendamaian.
 

Tutup Pendamaian Panjangnya 2.5 Hasta
 
Di dalam Alkitab, sehasta adalah panjang dari ujung tangan sampai siku. Jadi, sehasta di dalam Perjanjian Lama adalah secara umum dipertimbangkan sekitar 500 mm dalam satuan ukuran hari ini. Lalu, dua setengah hasta, panjang tutup pendamaian sekitar 1.0 m ukuran hari ini; lebar dan tingginya, masing-masing satu setengah hasta, sekitar 750 mm. Di bawah tutup pendamaian adalah Tabut Perjanjian, dan Tabut juga terbuat dari kayu penaga dan disalut dengan emas murni. Di kedua ujung tutup pendamaian, ada dua kerubim mengembangkan sayap mereka ke atas, menutupi tutup pendamaian dengan sayap mereka, dan wajah mereka menuju tutup pendamaian yang menghadap satu sama lain.Tutup pendamaian, seperti namanya, adalah dimana Allah(Jahweh) memberikan berkatnya.
Allah(Jahweh) berkata kepada kita bahwa Dia dapat bertemu kita disini di atas tutup pendamaian. Di dalam Tabut Perjanjian, dimana tongkat Harun bertunas, buli-buli emas berisi manna, dan dua loh batu yang diukir Sepuluh Perintah Allah(Jahweh). DI keempat sudut tutup pendamaian, empat gelang dimasukkan sehingga Tabut Perjanjian dapat dibawa. Dua kayu pengusung terbuat dari kayu penaga dan disalut dengan emas, dan kayu penaga ini dapat dimasukkan melalui gelang-gelang untuk membawa tabut.
Sekali setahun, Imam Besar membawa darah binatang korban ke dalam Ruang Maha Kudus dan memercikkannya di atas tutup pendamaian. Dia melakukan ini karena melalui penumpangan tangannya, segala dosa tahunan orang Israel ditanggungkan ke atas binatang korban. Itulah mengapa Tuhan kita berkata, “Dan di sanalah Aku akan bertemu dengan engkau dan dari atas tutup pendamaian itu, dari antara kedua kerub yang di atas tabut hukum itu, Aku akan berbicara dengan engkau tentang segala sesuatu yang akan Kuperintahkan kepadamu untuk disampaikan kepada orang Israel” (Keluaran 25:22). Ini adalah janji Allah(Jahweh) bahwa Dia membawa pengampunan dosa kepada semua manusia. Jadi, ketika kita mengaku percaya kepada Injil air dan Roh, adalah sangat penting untuk kita untuk memiliki pengetahuan terperinci sistem korban Perjanjian Lama.
Allah(Jahweh) memerintahkan bahwa kapan pun para imam memindahkan Tabut Perjanjian, mereka harus mengangkatnya dengan kayu pengusung di kedua sisi tabut. Apa artinya ini? Ini menyiratkan bahwa Allah(Jahweh) ingin kita melayani dan memberitakan Kebenaran keselamatan-Nya dengan segenap tubuh dan hati kita. Ini juga menyiratkan bahwa Allah(Jahweh) ingin kita melayani Tuhan dalam kesatuan daripada secara pribadi. Itulah sebabnya Allah(Jahweh) memerintahkan bahwa tidak hanya tutup pendamaian, tetapi juga meja roti sajian dan Mezbah Pembakaran Ukupan harus dibawa dengan kayu pengusung ini yang dimasukkan melalui gelang-gelang di kedua sisinya. Ini berarti bahwa kita harus mengabdikan seluruh tubuh dan hati kita untuk memberitakan Injil Allah(Jahweh). Dalam kata lain, Allah(Jahweh) memerintahkan kita disini untuk mengabdikan tubuh dan hati kita untuk memberitakan Kebenaran keselamatan, memberitakan kepada setiap orang bahwa Tuhan kita telah menanggungkan segala dosa kita dengan Injil air dan Roh dan membuat kita sepenuhnya benar. Inilah sebabnya Allah(Jahweh) memerintahkan orang Israel untuk membawa Tabut Perjanjian dengan kayu pengusung ini.
Kita telah menerima pengampunan dosa ke dalam hati kita dengan percaya Injil air dan Roh. Di dalam Tabut Perjanjian terdapat buli-buli emas yang berisi manna. Berbicara secara rohani, manna ini berarti Firman Allah(Jahweh). Tabut juga memiliki tongkat Harun yang bertunas. Tongkat Harun ini menyiratkan kebangkitan Yesus, Tuhan kehidupan. Terakhir, Tabut yang berisi dua loh perjanjian diukir dengan Sepuluh Perintah Allah(Jahweh). Ini menunjukkan kepada kita bahwa kita harus melayani Allah(Jahweh) dengan sepenuh hati dengan percaya Firman-Nya dengan segenap hati kita.
 

Tuhan Berkata Bahwa Dia Akan Bertemu dengan Kita di Tutup Pendamaian
 
Berbicara secara rohani, tutup pendamaian menunjukkan Injil air dan Roh, dimana Tuhan bertemu dengan kita. Melihat kebawah dari antara kerubim di atas tutup pendamaian, Tuhan sedang berbicara kepada kita tentang Injil air dan Roh. Tutup pendamaian ini memberitahu kita secara rohani tentang pengampunan dosa-dosa. Tuhan telah menyelamatkan kita dari segaa dosa kita dengan dibabtiskan oleh Yohanes Pembabtis dan mencurahkan darah-Nya. Itulah sebabnya kita bisa menyebut tutup pendamaian sebagai tempat dimana Allah(Jahweh) kita memberikan rahmat keselamatan-Nya atas kita. Dalam kata lain, tutup pendamaian menyiratkan pendamaian kita, menunjukkan kita bahwa Tuhan kita telah menghapuskan segala dosa-dosa kita sekali dan untuk selamaya dengan Injil air dan Roh.
Bagaimana dengan orang Israel kemudian? Bagaimana Tuhan menghapuskan dosa-dosa mereka? Dia melakukannya dengan darah yang dipercikkan di atas tutup pendamaian, karena itu depercikkan oleh binatang korban yang menanggung segala dosa tahunan orang Israel. Pada Hari Pendamaian, Imam Besar menumpangkan tangannya ke atas kepala binatang korban untuk menanggungkan dosa-dosa tahunan orang Israel, dan hanya dengan demikian dia memotong lehernya untuk mengambil darahnya. Kemudian darah ini dipercikkan di atas tutup pendamaian untuk mendamaikan dosa-dosa seluruh orang Israel yang telah lakukan selama setahun. Sistem korban ini yang dilakukan selama masa Perjanjian Lama berbicara tentang kebenaran Allah(Jahweh) yang digenapai Injil air dan Roh di masa Perjanjian Baru. Sebagai Imam Besar surgawi, Yesus Kristus telah menyelamatkan kita dari segala dosa-dosa kita dengan mempersembahkan tubuhnya sendiri sebagai pendamaian untuk semua unat manusia.
Tirai pintu Kemah Suci juga terbuat dari kain biru, kain ungu, kain kirmizi dan kain lenan halus yang dipintal benangnya, sama seperti gerbang pelataran Kemah Suci. Makna rohani kain biru yang digunakan disini adalah bahwa Yesus menanggung segala dosa anda dan saya dengan dibabtiskan oleh Yohanes Pembabtis. Dengan kata lain, Adalah karena Yesus Kristus menerima segala dosa dunia melalui babtisannya bahwa dia dapat disalibkan dan dihukum untuk semua dosa umat manusia. Inilah rahasia kebenaran yang tersembunyi di dalam pintu Kemah Suci. Tuhan kita menanggung segala dosa kita melalui babtisannya dan menanggung segala hukumannya di kayu Salib. Karena itu, Allah(Jahweh) Bapa sekarang ingin semua orang dengan sepenuh hati percaya Kebenaran ini bahwa Anak-Nya Yesus telah menghapuskan segala dosa dunia dengan dibabtis oleh Yohanes Pembabtis. Allah(Jahweh) ingin semua orang-orang kudus yang sudah menjadi umat-Nya sendiri untuk melayani Injil air dan Roh. Kita seharusnya karena itu menyadari kehendak Allah(Jahweh) kita dan berjalan sesuai dengan itu. Sekarang bahwa kita telah menjadi orang benar, kita harus menyadari apa yang Allah(Jahweh) inginkan dari kita semua.
 

Kain Ungu Yang Digunakan untuk Pintu Kemah Suci Menyiratkan Bahwa Yesus Adalah Raja segala Raja
 
Yesus Kristus adalah Allah(Jahweh) Sendiri dan Tuhan atas hidup yang kekal (1 Yohanes 5:20). Dalam kata lain, Allah(Jahweh) Sendiri dilahirkan sebagai Manusia untuk membebaskan kita dari segala dosa dunia. Allah(Jahweh) menjanjikan ini kepada kita melalui Nabi Yesaya, berkata “‘Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel’ — yang berarti: Allah(Jahweh) menyertai kita” (Matius 1:23, Yesaya 7:14). Untuk menyelamatkan kita semua orang berdosa dari segala dosa kita, Yesus Kristus meninggalkan tahta kemuliaan di Sorga dan datang ke bumi ini melalui tubuh Anak Dara Maria, sama seperti yang Allah(Jahweh) telah janjikan kepada Nabi Yesaya lebih 700 tahun sebelum Tuhan benar-benar lahir di bumi ini. Ketika Allah(Jahweh) menjadi Manusia seperti ini dan menanggung segala dosa semua orang berdosa dengan dibabtiskan, Dia telah memakaikan kebenaran-Nya kita semua yang percaya Kebenaran ini.
 

Kain Kirmizi Digunakan untuk Pintu Kemah Suci Menunjuk kepada Hidup Baru Yang Yesus Telah Bawa kepada Kita melalui Pengorbanan-Nya
 
Setelah menanggung segala dosa umat manusia sekali dan untuk selamanya dengan dibabtiskan oleh Yohanes Pembabtis, Yesus disalibkan untuk kita. Dia dipaku baik tangan dan kaki-Nya, dan penghukuman ini yang Tuhan derita adalah penghukuman yang setiap orang berdosa seperti anda dan saya seharusnya tanggung. Dalam kata lain, Tuhan Sendiri disalibkan bukannya kita dan dengan itu menanggung penghukuman segala dosa kita menggantikan kita. Meskipun tiga pelayanan keselamatan yang dibayangkan oleh kain biru, kain ungu, dan kain kirmizi di dalam pintu Kemah Suci, kita semua bisa mengerti pekerjaan keselamatan sejati dengan benar. Kita bisa melihat dengan jelas bahwa sebagai pekerja keselamatan-Nya, Yesus menanggung segala dosa umat manusia sekali dan untuk selamanya, dan bahwa Dia juga dihukum untuk segala dosa ini. Inilah sebabnya Tuhan memerintahkan kita memberitakan Injil air dan Roh yang indah ini kepada setiap orang di seluruh dunia. Dia meminta kita untuk melayani Injil ini.
Tabut Perjanjian di Kemah Suci ditutupi dengan tutup pendamaian. Siapakah Allah(Jahweh) kemudian temui di atas tutup pendamaian yang menutupi Tabut Perjanjian? Dia bertemu dengan hanya mereka yang percaya bahwa segala dosa mereka ditanggungkan kepada Yesus Anak Domba Allah(Jahweh) dan bahwa Dia dihukum untuk segala dosa mereka. Berbicara secara rohani, dalam kata lain, Allah(Jahweh) menemui hanya orang-orang yang percaya di dalam Injil air dan Roh. Ketika Hari raya Pendamaian, Imam Besar menanggungkan segala dosa tahunan seluruh orang Israel keatas yang pertama dari dua kambing jantan dengan menumpangkan tangannya di atas kepalanya dan mengakui segala dosa orang Israel. Setelah menanggungkan segala dosa tahunan semua orang Israel ke kambing jantan korban dengan menumpangkan tangannya di atas kepalanya, Imam Besar kemudian mengambil darahnya, mengambil darah ini ke Ruang Maha Kudus, dan memercikkannya tujuh kali di atas Tabut Perjanjian Allah(Jahweh).
Inilah cara Allah(Jahweh) bertemu orang Israel selama masa Perjanjian Lama. Hari ini Allah(Jahweh) bertemu orang-orang percaya di dalam Injil air dan Roh, yang menegaskan bahwa Yesus telah menanggung segala dosa kita dengan dibabtiskan oleh Yohanes Pembabtis untuk kita. Tuhan karena itu berkata kepada orang-orang percaya di dalam Injil air dan Roh, “Engkau tidak memiliki dosa. Aku telah menanggung segala dosamu. Aku sudah menyelamatkanmu dari setiap dosamu.” Dengan kata lain, Tuhan memberikan anugerah Allah(Jahweh) atas mereka yang percaya di dalam kebenaran Allah(Jahweh). Anugerah Allah(Jahweh) menunjuk kepada karunia-Nya. Ini menunjuk kepada fakta bahwa Allah(Jahweh) Bapa telah menggenapi kebenaran-Nya dengan menanggungkan segala dosa semua orang di dunia ini ke atas Anak-Nya sendiri. Ini berarti bahwa seperti Yesus disalibkan sementara menanggung semua dosa dunia ini, Dia menanggung segala penghukuman dosa-dosa kita menggantikan kita. Ini adalah kasih Allah(Jahweh) yang dinyatakan di tutup pendamaian.
Tuhan kita, Anak Allah(Jahweh), datang ke bumi ini menjelma dalam daging manusia, menerima segala dosa dunia melalui babtisan-Nya, mati di kayu Salib menggantikan kita, bangkit dari kematian dalam tiga gari, dan naik ke Surga untuk duduk di sebelah kanan tahta Allah(Jahweh) Bapa. Kebenaran Allah(Jahweh) adalah bahwa Dia telah menyelamatkan kita dari segala dosa-dosa dunia, dan anugerah Allah(Jahweh) diberikan atas mereka yang percaya di dalam kebenaran-Nya, “Engkau adalah Umat-Ku. Engkau tidak lagi orang berdosa. Aku telah menyelamatkan kamu semua. Kasih-Ku untukmu adalah begitu besar sehingga Aku telah menyelamatkan-Mu tanpa syarat oleh kemauan-Ku sendiri. Tidak hanya Aku mengasihi kamu, tetapi saya sudah benar-benar menunjukkan hidup-Ku untukmu. Ini adalah bukti kasih-Ku, dan Aku telah menunjukkannya untuk kamu semua.”
 

Apa Yang Allah Telah Tunjukkan Kepada Kita Melalui Firman-Nya?
 
Ketika kita memperhatika Firman Allah(Jahweh), kita bisa melihat bahwa meskipun Allah(Jahweh) berbicara tentang dosa-dosa kita, Dia juga berbicara bahkan lebih tentang bagaimana Dia telah menyelamatkan kita dari segala dosa dunia melalui Injil air dan Roh. Setelah menjanjikan kita keselamatan kita, Allah(Jahweh) sudah sesungguhnya menanggung segala dosa kita sekali dan untuk selamanya dengan tepat sesuai janji-Nya, dan penggenapan ini tidak lain dari Injil air dan Roh. Injil air dan Roh ini adalah bukti keselamatan kita yang tertulis di Alkitab. Ini adalah catatan iman kita di dalam Injil air dan Roh yang tercatat di dalam Firman Allah(Jahweh) bahwa kita bisa diselamatkan dari segala dosa kita. Karena itu, kapan pun kita datang ke hadirat Tuhan kita yang kudus, kita bisa bertemu Dia melalui Injil air dan Roh, dengan percaya di dalam keselamatan-Nya yang dinyatakan di dalam kain biru, kain ungu, kain kirmizi dan kain lenan halus yang dipintal benangnya di pintu Kemah Suci.
Injil air dan Roh adalah karunia untuk kita, dan sepanjang kita percaya di dalam Injil sejati ini, Tuhan kita akan bertemu dengan kita. Ini berarti bahwa Tuhan bertemu dengan hanya mereka yang percaya bahwa Dia datang ke bumi ini untuk menyelamatkan mereka dari segala dosa dunia, bahwa Dia dihukum di atas kayu Salib menggantikan mereka, dan bahwa Dia bangkit dari kematian untuk memberikan mereka hidup yang kekal. Allah(Jahweh) karena itu memberikan anugerah-Nya hanya atas mereka yang percaya di dalam kebenaran-Nya. Allah(Jahweh) sedang berkata kepada kita, “Meskipun kamu ciptaan semata-mata, Aku telah mengangkat kamu semua sebagai anak-anak-Ku laki-laki dan perempuan. Kamu sekarang anak-anak-Ku sendiri. Kamu tidak lagi anak-anak Iblis, atau kamu tidak lagi ciptaan belaka. Kamu adalah umat-Ku sendiri. Aku telah membebaskan segala dosamu melalui kebenaran Anak-Ku. Aku telah karena itu mengangkat kamu menjadi keluarga-Ku sendiri, dan berdasarkan catatan imanmu di dalam-Ku, kamu sudah sekarang semua menjadi anak-anak-Ku sendiri.” Seperti ini, Allah(Jahweh) telah memberikan anugerah keselamatan-Nya atas kita semua.
 
 
Kayu Pengusung Yang Dimasukkan ke Gelang-Gelang Tutup Pendamaian Seharusnya Tidak Dikeluarkan
 
Adalah sangat penting untuk kita untuk mengingat bahwa tutup pendamaian memiliki dua kayu pengusung di sisinya untuk dibawa. Dan mereka harus tidak dicabut dari Tabut di setiap saat. Ini menyiratkan bahwa setiap orang percaya harus memeliharan imannya di dalam Injil air dan Roh sementara melayaninya dengan seluruh tubuh dan hatinya. Namun, masalahnya adalah banya orang Kristen hari ini tidak hanya menolak untuk melayani Injil air dan Roh dengan seluruh tubuh dan hati mereka tetapi mereka tidak bahkan percaya di dalam Injil sejati ini. Bahkan meski tak terhitung orang Kristen mengaku percaya Yesus dan banyak diantara mereka mengaku telah dilahirkan kembali, mereka menganggap diri mereka begitu pintar sehingga mereka tidak ingin percaya Injil air dan Roh. Allah(Jahweh) menegur semua orang-orang Kristen seperti itu untuk percaya Injil air dan Roh.
Keluaran 25:15 berkata, “Kayu pengusung itu haruslah tetap tinggal dalam gelang itu, tidak boleh dicabut dari dalamnya.” Bagian ini mengajarkan kita bahwa kita harus memberitakan Injil air dan Roh sebagaimana adanya. Dalam kata lain, kita harus memberitakan kepada setiap orang berdosa rahasia kain biru, kain ungu, dan kain kirmizi di pintu Kemah Suci yang dinyatakan di dalam Injil air dan Roh yang telah menyelamatkan kita dari segala dosa dunia. Allah(Jahweh) memerintahkan Musa untuk membangun Kemah Suci dengan tepat seperti yang ditunjukkan kepadanya, dan ini menyiratkan bahwa kita harus percaya di dalam Yesus dengan tepat seperti ditunjukkan di dalam Firman Allah(Jahweh). Meskipun demikian, bagaimanapun, begitu banyak orang Kristen sekarang mengaku percaya Yesus di dalam cara mereka sendiri, meninggalkan babtisan-Nya dari iman mereka.
Pintu Kemah Suci terbuat dari kain biru, kain ungu, kain kirmizi dan kain lenan halus yang dipintal benangnya. Pintu ini menunjuk kepada pintu keselamatan yang dipersiapkan oleh Tuhan, dan kita semua harus memasukinya hanya dengan percaya Injil air dan Roh. Kain lenan halus yang dipintal benangnya disini menunjuk kepada Firman Allah(Jahweh). Firman Allah(Jahweh) dibicarakan kepada sekitar 40 hamba-Nya. Allah(Jahweh) telah memberikan nubuatan Firman-Nya kepada hamba-Nya selama lebih dari 1.500 tahun, dan Dia telah menggenapi setiap nubuatan dengan tubuh-Nya sendiri pada waktu-Nya, Dalam kata lain, Tuhan telah menggenapi keselamatan kita sekali dan untuk selamanya melalui Injil air dan Roh.
Namun, sayangnya, ada terlalu banyak orang Kristen di dunia ini yang tidak percaya di dalam Firman Allah(Jahweh) ataupun memberitakannya sebagaimana adanya. Bagaimana dengan anda kemudian? Sudahkah anda menerima pengampunan dosa-dosa dengan percaya Injil air dan Roh? Jika anda sudah sesungguhnya menerima pengampunan dosa-dosa dengan percaya Injil air dan Roh, kemudian anda harus memberitakan Injil ini dengan tepat sebagaimana tertulis di dalam Firman Allah(Jahweh).
 

Karunia Keselamatan Yang Tuhan Kita Telah Berikan kepada Kita Adalah Lebih Besar dari Segala Pelanggaran Kita
 
Alkitab berkata bahwa seperti banyak menjadi orang berdosa karena pelanggaran satu orang, demikian pula banyak yang menjadi orang benar berterimakasih kepada kebenaran satu orang Manusia, Yesus Kristus Tuhan kita. Adalah karena pelanggaran satu orang, Adam, bahwa anda menjadi orang berdosa. Dalam kata lain, anda menjadi orang berdosa secara otomatis karena anda dilahirkan sebagai keturunan Adam. Karena Adam dan Hawa berdosa terhadap Allah(Jahweh), kita semua menjadi orang berdosa pada dasarnya.
Namun, karunia Allah(Jahweh) yang Yesus Kristus telah memberikan ke atas kita jauh lebih besar dari segala pelanggaran kita. Bahkan meski kita telah melakukan tidak terhitung dosa di atas bumi ini dan akan terus melalukannya sampai hari kita mati, Tuhan telah sepenuhnya menghapuskan bahkan semua dosa ini sekali dan untuk selamanya dengan kebenaran Allah(Jahweh) yang Dia genapi. Dengan meninggalkan tahta kemuliaan di Surga, Tuhan kita datang ke bumi inimenjelma dalam daging manusia; Dia menanggung segala dosa dunia ini sekali dan untuk selamanya melalui babtisan yang Dia terima dari Yohanes Pembabtis; Dia mencurahkan darah-Nya sendiri di atas kayu Salib menggantikan kita; da melalui pekerjaan keselamatan ini, Tuhan kita telah menghapuskan segala dosa-dosa yang kita pernah lakukan dan akan lakukan. Dia telah menghapuskan setiap dosa yang dapat dibayangkan, bahkan dosa-dosa mereka yang masih belum lahir di dunia ini dan tak terhitung dosa yang belum dilakukan. Dengan datang ke bumi ini, Tuhan kita telah membuat kita sempurna dengan menyucikan segala dosa kita dengan keselamatan-Nya yang dinyatakan di dalam biru, ungu, dan kain kirmizi di pintu Kemah Suci. Karena itu, keselamatan ini bahwa Yesus Kristus yang telah bawa kepada kita dengan menghapuskan segala dosa kita di bumi ini jauh lebih besar dari segala dosa dan pelanggaran kita yang kita lakukan dan akan kita lakukan karena pelanggaran satu orang. Inilah sebabnya kita telah menjadi orang benar dengan percaya Injil air dan Roh. Kita telah menjadi sepenuhnya tanpa dosa melalui iman kita di dalam Injil air dan Roh.
 

Allah Berjanji untuk Bertemu Kita di atas Tutup Pendamaian
 
Tabut Perjanjian yang terletak di dalam Ruang Maha Kudus memiliki dua malaikat dengan sayap mereka mengembang dan menghadap tutup pendamaian. Apa yang bisa kita lihat disana? Kita bisa melihat darah. Darah siapakah ini? Di jaman Perjanjian Lama, itu adalah darah pendamaian binatang korban. Di jaman Perjanjian Baru, itu adalah darah Yesus Kristus. Dengan kata lain, darah yang kita lihat di tutup pendamaian adalah darah Anak Allah(Jahweh) Bapa. Ini adalah darah pengorbanan yang Yesus curahkan di atas kayu Salibsetelah menanggung segala dosa kita melalui babtisan-Nya. Dan karena pengorbanan ini, siapa pun yang percaya di dalam babtisan Anak Allah(Jahweh) dan darah-Nya bisa menerima pengampunan dosa-dosa. Allah(Jahweh) bisa menyatakan bahwa semua yang mengerti dan percaya di dalam Injil air dan Roh tidak memiliki dosa. Dia juga bisa membuat mereka umat-Nya sendiri. Inilah kebenaran yang dinyatakan di tutup pendamaian.
Kapan pun kita memberitakan Injil air dan Roh, kita harus memberitakannya dengan tepat sesuai yang tertulis di Alkitab. Tidak ada di antara kita seharusnya memberitakan atau melayani Injil air dan Roh Allah(Jahweh) dalam cara yang buruk. Setiap orang bisa diselamatkan jika mereka hanya mendengar Injil air dan Roh yang kita beritakan dan percaya di dalamnya dengan hati mereka. Meskipun demikian, bagaimanapun, beberapa orang Kristen mengejek kita, mengatakan bahwa setiap orang yang percaya di dalam Yesus adalah tidak berdosa tanpa memperhatikan bagaimana mereka percaya. Jadi, mereka mengaku bahwa tidak ada benar-benar perlu tahu dan percaya Injil air dan Roh.
Tetapi apakah siapa pun benar-benar menjadi tidak berdosa dengan percaya dalam nama Yesus entah bagaimana? Apakah dosa-dosa anda benar-benar lenyap hanya dengan percaya dengan buta bahwa Yesus disalibkan dan dihukum sampai mati menggantikan anda? Tidak, tentu tidak! Tetapi terlalu banyak orang Kristen hari ini percaya di dalam Yesus dengan buta seperti ini, sebagaimana mereka senang mendengar bahwa mereka telah menjadi tidak berdosa bahkan meski fakta ini tidak benar. Adalah dapat dimengerti mengapa begitu banyak orang Kristen ditarik pada rasa aman yang salah ini; lagi pula, jika anda di penjara dan pemerintah memberi anda pengampunan, anda juga akan sangat senang. Masalahnya, tentu saja, adalah bahwa pengampunan ini tidak benar.
Alkitab berkata dengan jelas, “Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu” (Yohanes 8:32). Apakah cara untuk dosa-dosa manusia diperdamaikan? Bagaimana mereka bisa menerima hidup yang kekal? Mereka bisa menerima pengampunan dosa-dosa dan memperoleh hidup yang kekal hanya dengan percaya di dalam Kebenaran keselamatan yang dinyatakan di dalam kain biru, kain ungu, dan kain kirmizi pintu Kemah Suci, yaitu, Injil air dan Roh. Hanya mereka yang percaya di dalam Injil sejati ini bisa menjadi anak-anak Allah(Jahweh).
Injil air dan Roh adalah Injil Allah(Jahweh), dan kita semua memiliki tugas untuk mengabarkan dan menyebarkan Injil sejati ini oleh iman. Sekarang kita telah menjadi orang Israel rohani dengan percaya di dalam Injil air dan Roh. Injil air dan Roh ini harus dilayani oleh setidaknya dua orang atau lebih dalam kesatuan yang lengkap. Kapanpun kita memberitakan Injil air dan Roh, kita harus memberitakan Kebenaran keselamatan yang dinyatakan di dalam kain biru, kain ungu, dan kain kirmizi pintu Kemah Suci. Tuhan telah menggenapi Kebenaran Allah(Jahweh) dengan tepat seperti yang Dia telah janjiikan kepada kita. Kebenaran ini adalah fakta bahwa Yesus telah menghapuskan segala dosa kita dan menyelamatkan kita orang-orang percaya-Nya dengan datang ke bumi ini, dibabtiskan oleh Yohanes Pembabtis, mati di atas kayu Salib, bangkit dari kematian, dan naik ke Surga. Kita harus memberitakan Injil air dan Roh ini sebagaimana adanya, dan mereka yang mendengar Injil ini harus percaya di dalamnya sebagaimana adanya untuk mencapai keselamatan mereka. Saya tidak bisa cukup menekankan betapa pentingnya untuk kita semua untuk mengabarkan Injil air dan Roh. Adalah ketika kita memberitakan Injil sejati ini bahwa Roh Kudus bekerja untuk membawa keselamatan kepada pendengar-pendengar kita.
Injil air dan Roh adalah keselamatan kita. Itu adalah pendamaian kita. Adalah dengan Injil air dan Roh bahwa Allah(Jahweh) menghapuskan segala dosa kita sekaligus. Setiap dosa kita ditanggungkan kepada Yesus melalui babtisan yang Dia terima dari Yohanes Pembabtis, dan inilah cara pendamaian dibuat untuk semua dosa-dosa kita. Lebih jauh, tidak hanya Tuhan kita menanggung segala dosa kita, tetapi Dia juga disalibkan sampai mati menggantikan kita, mencurahkan darah-Nya dan menanggung kutuk yang kita seharusnya curahkan dan tanggung. Inilah bagaimana Yesus telah menyelamatkan kita dari dosa-dosa dan kutuk kita. Ini adalah keselamatan yang Allah(Jahweh) bawa kepada kita, dan ini adalah kasih-Nya. Anda harus karena itu percaya di dalam Kebenaran keselamatan ini dengan tepat sebagaimana adanya dan memberitakannya dengan iman.
Tuhan kita adalah Juruselamat semua orang yang percaya kebenaran-Nya. Adalah dengan iman kita di dalam Injil air dan Roh bahwa kita harus datang ke hadirat Allah(Jahweh). Ketika kita berdiri di hadapan tabut perjanjian dan memberikan darah korban Tuhan kita kepada Allah(Jahweh), kita harus mendekati-Nya dengan iman, mengatakan kepada Dia, “Allah(Jahweh), darah Anak-Mu Yesus Kristus talah menyelamatkanku dari segala dosaku.” Hanya dengan itu Allah(Jahweh) berkata, “Ya, Aku memang sudah menyelamatkan kamu. Kasih-Ku untukmu begitu besar sehingga Aku Sendiri menyelamatkan kamu.” Tuhan adalah Juruselamat kita. Di atelah mengakui pendengar-Nya kepada semua yang mendekati-Nya dengan iman mereka di dalam kebenaran Allah(Jahweh). Dan Dia telah memberikan hak untuk menjadi anak-anak Allah(Jahweh) untuk kita dan kepada mereka yang menerima Injil air dan Roh ke hati mereka juga. Allah(Jahweh) telah membebaskan kita dari segala kutuk kita, segala penghakiman kita, dan segala kebinasaan kita. Dia telah menjadikan kita orang-orang percaya-Nya sepenuhnya tidak berdosa. Dia telah memberikan kita kebahagiaan kekal. Dan ini adalah karunia Allah(Jahweh) yang dinyatakan di atas tutup pendamaian.
Adalah dari tutup pendamaian Allah(Jahweh) telah memberikan rahmat keselamatan-Nya atas kita. Kita semua harus karena itu datang ke tahta karunia dengan mempercayai kebenaran Allah(Jahweh). Tidak peduli betapa berdosa dan buruk mungkin anda, anda masih bisa menerima pengampunan segala doa dengan percaya Kebenaran keselamatan yang dinyatakan di dalam kain biru, kain ungu, dan kain kirmizi pintu Kemah Suci—yaitu, babtisan Yesus, darah-Nya, dan kebangkitan-Nya. Anda harus datang ke hadirat Allah(Jahweh) dengan iman seperti ini, tepatnya sesuai hukum keselamatan yang Allah(Jahweh) telah tentukan dengan Injil air dan Roh. Anda harus datang kepada Allah(Jahweh) dengan percaya kebenaran-Nya. Anda harus percaya bahwa Tuhan datang ke bumi ini untuk menyelamatkan semua orang berdosa, bahwa Dia menganggung segala dosa umat manusia sekali dan untuk selamanya dengan dibabtiskan oleh Yohanes Pembabtis, dan bahwa Dia dihukum untuk segala dosa anda dengan mati di atas kayu Salib menggantikan anda. Anda harus percaya bahwa Tuhan menanggung semua dosa anda sekali dan untuk selamanya dengan percaya di dalam babtisan-Nya oleh Yohanes Pembabtis, dengan berkata kepada Tuhan, “Tuhan, saya percaya di dalam segala sesuatu yang Engkau telah lakukan untukku unruk menyelamatkanku dari segala dosaku!” Hanya ketika anda datang kepada Allah(Jahweh) dengan iman ini anda bisa mencapai keselamatan anda.
Jika anda ingin percaya di dalam kebenaran Tuhan menerima keselamatan dosa-dosa, maka anda harus percaya di dalam Kebenaran keselamatan kain biru, kain ungu, kain kirmizi dan kain lenan halus yang dipintal benangnya dari pintu Kemah Suci. Itu karena pengampunan dosa-dosa diperoleh hanya jika anda tahu dan percaya Injil air dan Roh dengan benar. Jika anda ingin bertemu Tuhan dan menerima berkat-berkat-Nya, jika anda ingin benar-benar bahagia, dan jika anda ingin kembali kepada Allah(Jahweh) dan hidup dengan-Nya sebagai cipataan-Nya yang terkasih, maka anda harus percaya bahwa untuk menyelamatkan anda dari segala dosa dunia, Tuhan menerima setiap dosa seluruh umat manusia dengan dibabtiskan oleh Yohanes Pembabtis, bahwa Dia disalibkan sampai mati ketika menanggung segala dosa dunia ini, dan bahwa Dia sudah karena itu membebaskan anda dari segala dosa anda. Jika anda memiliki iman di dalam Kebenaran keselamatan ini dan menerima keselamatan Allah(Jahweh), maka anda akan pasti dibebaskan. Adalah mutlak penting untuk kita mengingat titik ini kapan pun kita memberitakan Injil air dan Roh.
Allah(Jahweh) memberitahu kita Injil air dan Roh adalah satu-satunya Injil tertulis di Alkitab. Perhatikan meja roti sajian di Kemah Suci. Meja roti sajian menunjuk kepada Firman Allah(Jahweh). Seperti ini, hanya ketika hati anda memiliki iman di dalam Injil air dan Roh yang tertulis di dalam Firman Allah(Jahweh), anda bisa menerima pengampunan dosa-dosa.
Meskipun demikian, mereka yang dipanggil “penginjil terkenal” hari ini mengajar tentang keselamatan? Mereka mengaku bahwa setiap orang bisa diselamatkan jika dia hanya percaya di dalam Yesus sebagai Juruselamatnya entah bagaimana. Dan mereka berkata bahwa semua yang percaya di dalam darah Yesus di kayu Salib diselamatkan. Namun, jika anda percaya di dalam Yesus dengan buta seperti ini, maka tidak ada dosa yang telah anda lakukan di dalam hidup anda sesungguhnya lenyap. Sangat banyak orang Kristen hari ini memiliki segala dosa mereka masih lengkap di hati mereka. Karena orang-orang Kristen salah ini percaya di dalam Yesus dengan buta ketika meninggalkan babtisan Yesus yang Dia terima dari Yohanes Pembabtis, adalah mustahil untuk hati mereka untuk sepenuhnya tanpa dosa. Itu karena mereka tidak pernah menanggungkan dosa-dosa mereka kepada Yesus Kristus. Tidak peduli betapa sangat rajin mereka percaya di dalam Yesus, mereka hanya tidak bisa menanggungkan dosa-dosa hati mereka. Bahkan meskipun mereka semua mengaku percaya di dalam darah Yesus di kayu Salib, keadaan rohani mereka tetap sama seperti sebelumnya, karena mereka tidak tahu Kebenaran keselamatan di dalam kain biru di pintu Kemah Suci. Dalam kata lain, karena orang-orang Kristen yang salah arah lupa arti babtisan Yesus yang diterima dari Yohanes Pembabtis, dosa-dosa mereka tetap ada di hati mereka, dan mereka sendiri tetap terus menjadi orang berdosa.
Allah(Jahweh) sudah sepenuhnya menanggungkan segala dosa kita dengan air, darah, dan Roh (1 Yohanes 5:6-8). Dengan menggenapi Firman janji Allah(Jahweh) dengan Kebenaran Firman-Nya yang murni, Yesus telah menyelamatkan kita tanpa salah dan tidak dapat dipermasalahkan. Dengan kata lain, Yesus telah menyelamatkan kita dari semua dosa kita sekaligus melalui air-Nya, darah-Nya, dan Roh yang dinyatakan di dalam kain biru, kain ungu, dan kain kirmizi di pintu Kemah Suci. Roh Kudus adalah Allah(Jahweh) kita. Apa yang Roh Kudus saksikan adalah Yesus Allah(Jahweh) sejati menjadi seorang Manusia, menerima babtisan-Nya dari Yohanes Pembabtis, dan mencurahkan darah-Nya sendiri di atas kayu Salib untuk dihukum untuk dosa-dosa kita menggantikan kita. Dia telah menyelamatkan kita semua seperti ini. Namun, meskipun fakta Yesus telah menyelamatkan kita dari segala dosa kita melalui Injil air dan Roh, tidak terhitung orang Kristen masih tetap berdosa tidak peduli betapa sangat rajin mereka percaya di dalam Yesus sebagai Juruselamat mereka, semua karena mereka percaya di dalam Tuhan dengan buta sementara meninggalkan babtisan yang Dia terima dari Yohanes Pembabtis.
Adalah karena itu sangat diperlukan untuk semua kita untuk tidak hanya percaya di dalam Yesus Kristus sesuai Injil air dan Roh, tetapi juga memberitakannya sebagaimana tertulis di Kitab Suci untuk setiap orang dengan iman, sama seperti Rasul Paulus lakukan. Paulus berkata dalam 1 Korintus 15:3-4: “Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci.” Ketika Paulus menyebutkan, “Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci,” kata “Kitab Suci” disebutkan disini menunjuk kepada Perjanjian Lama karena Perjanjian Baru tidak secara menyeluruh diberikan pada waktu itu. Lalu, Paulus berkata bahwa Yesus Kristus telah mendamaikan segala dosa dunia dengan tepat sesuai ritual korban Perjanjian Lama. Adalah karena Yesus dibabtiskan oleh Yohanes bahwa Dia mencurahkan darah-Nya sampai mati di atas kayu Salib.
Adalah karena Tuhan menaggung segala dosa kita melalui babtisan-Nya sehingga Dia disalibkan sampai mati, dan kematian ini di atas kayu Salib adalah menanggung segala pelanggaran kita. Inilah bagaimana Yesus Kristus menjadi Juruselamat kita dengan datang ke bumi ini. Pengampunan dosa dari Allah(Jahweh) akan karena itu turun atas siapa pun yang percaya Injil air dan Roh. Keselamatan kekal ini sudah datang kepada semua orang yang percaya Injil air dan Roh.
Haleluya!